1700 Sapi Siap Ikut Lebaran 2021

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Sukabumi – Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi saat ini telah mengantisipasi terjadinya lonjakan kebutuhan daging sapi dan ayam saat memasuki bulan puasa dan Lebaran Idul Fitri 2021.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan pada Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Asep Kurnadi saat melakukan monitoring ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Cibadak (28/04/2021) mengungkapkan bahwa kebutuhan akan bahan pangan daging biasanya meningkat pada saat Ramadhan dan Idul Fitri.

“Memang frekuensinya meningkat saat memasuki Ramadhan dan Idul Fitri, karena permintaan masyarakat yang cukup banyak,” ujar Asep Kurnadi.

Baca juga:   Inilah Daftar Harga Kebutuhan Pokok yang Mengalami Naik, Stabil atau Turun di Kabupaten Sukabumi

Ia menambahkan kalau hari-hari biasa apalagi dimasa pandemi Covid-19 pasokan daging hanya mencapai 30 ton per hari.

Lebih lanjut Asep Kurnadi mengatakan meski akan mengalami lonjakan, pihaknya memastikan ketersedian daging sapi dan ayam menjelang idul fitri sangat aman.

Berdasarkan pemantauan hari ini Rabu (28/04/2021) di Pasar Cibadak, harga daging sapi mulai mengalami kenaikan sebesar 8,33 % dibandingkan harga minggu lalu yaitu Rp 120.000.

“Adanya indikasi peningkatan harga, pihaknya telah mengantisipasi tingginya permintaan daging sapi menjelang Idul Fitri, kami dan peternak sudah menyiapkan 1.700 ekor sapi untuk menjamin stok ketersediaan daging di RPH Bojongkokosan dan Nagrak” tambahnya.

Bahkan RPH Binaan yang ada di Citanglar, menjelang Idul Fitri sudah disiapkan 200 Ekor Sapi.

Baca juga:   Bupati Instruksikan Jajarannya Jaga Stabilitas Harga dan Komoditas Strategis

Daden Suhendi selaku anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah saat dimintai keterangannya menyampaikan bahwa memang betul ada kenaikan harga daging Sapi di Pasar Cibadak dibandingkan dengan harga minggu lalu.

Tapi Ia meminta masyarakat jangan panik karena Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi sudah mengantisipasinya.

“Saya berharap media dapat menyampaikan informasi ini kepada masyarakat sehingga dapat mencegah tindakan spekulatif dan harga tetap stabil,” pungkasnya.

 

 

Redaktur:   Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan