Kondisi jalan yang tertutup tanah akibat aktivitas pertambangan.

Sebagian Ruas Jalan Provinsi di Jampangtengah Tertutup Tanah dari Truk Pertambangan

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Sukabumi – Disinyalir akibat beberapa perusahaan yang tidak mematuhi standar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), jalan lintas provinsi dipenuhi tanah dampak keluar masuk kendaraan bermuatan olahan pasir batu cadas perusaahan tambang yang berada di lintasan Jalan Raya Jampangtengah.

“Pengalaman saya pada saat musim  hujan datang, pernah tergelincir akibat licin dan becek, pada saat itu sedang membawa anak menuju arah pulang ke Bojonglopang, beruntung masih selamat tidak sampai terjatuh,” ujar Deni, pengendara roda dua pengguna Jalan Raya Jampangtengah.

Baca juga:   Tambang Pasir di Bojong Nangka Jampangtengah Izin Usahanya Diragukan

Deni merasa sangat miris sekali, Ia mengatakan bahwa yang seharusnya jalan ini kelihatan hitam aspal namun kenyataannya berwarna coklat seperti jalan tanah.

Pada saat memasuki musim kemarau juga, jalan tersebut menggangu penglihatan dan penciuman akibat debu dari tanah yang bertebaran di jalan tertiup angin dari kendaraan yang lewat.

Baca juga:   18 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Jampangtengah

Asep warga Kampung Cilawang Kecamatan Jampang Tengah merasakan hal yang sama, kepada redaksi Ia mengatakan bahwa dirinya juga ingin berkendara dengan aman dan nyaman.

“Saya berharap pihak perusahaan turut serta menjaga jalan ini jangan sampai seperti sekarang, dan kepada pemerintah yang terkait, minimal ada pemberitahuan atau teguran terhadap pihak perusahaan  agar mematuhi peraturan yang sudah di tetapkan,” ujarnya, Selasa (27/04/21).

 

 

Reporter:   Eka Lesmana

Redaktur:   Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan