Kabar Gembira Test GeNose 19 Sekarang Tersedia di Kota Sukabumi, Gratis!

KOTA SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Sukabumi – Untuk mencegah penularan Covid-19 seiring tingginya mobilitas masyarakat menjelang Labaran 2021, pengelola Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi menerapkan pemeriksaan menggunakan GeNose C19 dengan gratis.

Kepala Terminal Yuky Rahmat Yunus mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk mendeteksi akan adanya Covid-19 pada penumpang, awak armada dan crew, sebelum pergi ke luar kota.

Baca juga:   PWI Peduli dan PLN Peduli Adakan Berbagi Berkah Ramadhan 1442 H

“Sebetulnya begini, test GeNose C19 ini bukan hanya untuk penumpang saja tetapi untuk sopir, crew, pengurus, maupun warga Kota Sukabumi yang berkunjung ke terminal dapat dilakukan test GeNose 19,” terangnya.

Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi alat test Genose saat ini baru tersedia 1 unit yang berasal dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jendral Perhubungan Darat.

Yuky menambahkan pelayanan test GeNose 19 di terminal ini dimulai dari jam 09.00-12.00 WIB dengan jumlah 10 orang perhari dengan tidak dipungut biaya karena masih bersifat sampling.

Ketersedian kantong plastik untuk test GeNose 19 ini kita hanya dikasih 300 kantong plastik, jadi ini dilakukan selama tiga puluh hari kedepan terhitung dari lima hari yang lalu, mungkin untuk kedepannya terus dilanjutkan dengan menambah kantong plastiknya.

Baca juga:   GPK dan Poskab Sapu Jagat Kolaborasi Berbagi Kebaikan

“Nantinya kalau ada yang positif selanjutnya ditangani oleh petugas kesehatan. Saya sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan  Puskesmas Baros karena  kawasan Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi ini berada di Kecamatan Baros,” ujarnya.

Selama pandemi Covid-19 di Terminal KH Ahmad Sanusi menerapkan pengetatan protokol kesehatan, kedatangan maupun keberangkatan penumpang di Terminal Tipe A Sukabumi ini wajib memakai masker, di lingkungan terminal disediakan tempat cuci tangan portable,  hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh dan rutin penyemprotan disinfektan.

Reporter:   Eka Lesmana
Redaktur:   Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan