Pasutri korban laka laut sedang menerima layanan kesehatan dari Puskesmas Cisolok.

Selfie di Atas Batu Karanghawu, Pasutri Tenggelam Diterjang Ombak 

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Sukabumi – Kejadian kecelakaan tenggelam di laut terjadi pada pasangan suami istri (pasutri) terjadi di kawasan wisata pantai Karanghawu Cisolok Kabupaten Sukabumi, Senin (17/05/2021) pukul 14.30 WIB.

Pasutri Herni Minarmi (40) dan suaminya Nur Salim (50) warga Kampung Cijeruk RT 002/004 Desa Mangkalaya Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi ini nyaris kehilangan nyawa akibat tenggelam dan terbawa arus dari ombak pantai Karanghawu.

Baca juga:   Wisatawan Asal Jakarta Meninggal Akibat Terseret Ombak Palabuhanratu Sukabumi

Ketua Balawista Palabuhanratu Yanyan Nuryanto menuturkan bahwa awal kejadiannya ketika korban Herni sedang melakukan swafoto (selfie) di atas batu karang kawasan wisata pantai Karanghawu, secara tiba-tiba diterjang ombak besar yang menyebabkan dirinya jatuh ke laut.

“Suami korban Nur Salim yang pada saat itu berada dilokasi kejadian langsung berusaha berenang untuk menolong istrinya, namun karena kondisi air laut dan ombak sedang pasang (besar) sehingga kedua korban terbawa ombak dan tenggelam,” tambah Yayan.

Beruntung pada saat kejadian diketahui oleh Kapolsek Cisolok AKP Mariyadi bersama anggotanya. Jajaran kepolisian yang dibantu oleh petugas Balawista serta masyarakat sekitar langsung berusaha melakukan pertolongan dengan melakukan evakuasi terhadap kedua pasutri tersebut ke pinggir pantai dan membawanya ke Puskesmas yang terdekat dengan lokasi kejadian.

Baca juga:   Pengusaha Menilai Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Tebang Pilih dalam Membuat Kebijakan

Sementara itu Kepala Puskesmas Cisolok Heri Suherman menuturkan bahwa kondisi kesehatan Herni Minarmi sudah bisa ditangani dan berangsur baik, berbeda dengan suaminya kondisinya kesehatannya yang parah disbanding istrinya.

“Korban Nur Salim pada waktu kejadian juga mengeluarkan busa dari mulutnya, dan kami segera rujuk ke RSUD Palabuhanratu untuk perawatan intens,” pungkas Heri.

 

 

Redaktur: Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan