Animal Rescue BPBD Kota Sukabumi Tangkap Ular Sanca yang Panjangnya 2,5 m

KOTA SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Sukabumi – Ular Sanca sepanjang 2,5 meter yang bersarang di pemukiman warga, tepatnya di perumahan Sakinah Nangela Baros Kota Sukabumi berhasil ditangkap dan dijinakkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Animal Rescue dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi, Sabtu (22/05/2021).

“Alhamdulillah berkat kesigapan tim BPBD Animal Rescue dan Damkar Kota Sukabumi, kurang dari satu menit ular sanca dengan panjang 2,5 meter, berhasil dijinakkan,” ujar KH Suganda Nawawi, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Baca juga:   Ular Sanca Batik Berukuran Besar Gegerkan Warga Cibadak

Ia menambahkan bahwa lokasi di Perum Sakinah itu memang kondisinya seperti tidak terawat. Dengan rumput yang tinggi terkesan kumuh kelihatannya. Jadi sangat wajar, jika dijadikan sarang ular” ungkapnya.

Ular jenis sanca ini bersarang di saluran sungai kecil di Perum Sakinah Residence Jalan Durin Blok A RT 01/08 Kampung Nangela Kelurahan/Kecamatan Baros Kota Sukabumi.

Informasi yang dihimpun dari Tim evakuasi Damkar dilapangan, Ular sanca yang dievakuasi diperkirakan memiliki panjang kurang lebih 2,5 meter dengan jenis kelamin betina.

M Chandra Wibiksana Tim Evakuasi Damkar Kota Sukabumi, mengatakan pihaknya mendapat informasi sekitar pukul 21.50 WIB, adanya seekor ular di saluran sungai kecil yang berada di depan rumah warga Perum Sakinah Residence.

Baca juga:   Babinsa Koramil Baros Sigap Bantu Rumah Warga yang Ambruk

“Fenomena ini terjadi dikarenakan cuaca atau ruang kehidupan ular ini terganggu. Karena itu pergerakannya bisa saja muncul seperti yang dievakuasi di Perum Sakinah,” terang Chandra.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat bila ada tanda-tanda ancaman seekor ular, segera untuk melaporkan dan usahakan tidak mengevakuasi sendiri.

“Untuk mengantisipasi bisa menggunakan bensin di siramkan di tempat-tempat yang dicurigai keberadaan ular. Apalagi cuaca musim hujan biasanya ular jenis sanca sering keluar dari lubang persembunyiannya,” pungkasnya.

 

 

Reporter: Eka Lesmana

Redaktur: Dharmawan Hadi

Tinggalkan Balasan