Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug, bersama tim relawan kemanusiaan saat meninjau lokasi saluran irigasi sungai Cibalong, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, pasca banjir, bandang. [Foto: Ist]

Banjir Bandang di Cicurug Sukabumi, 35 Hektar Sawah Dimungkinkan Gagal Panen

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, Kabupaten SukabumiBanjir bandang di Sungai Cigobang, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa 10 Agustus 2021 menyebabkan saluran irigasi jebol.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Cicurug pada pukul 15:30 WIB kemarin, menyebabkan saluran irigasi dengan ketinggian 3 meter dan panjang 15 meter tak tahan menahan derasnya air sungai Cibalong. akibat terjadinya bencana banjir bandang 35 hektar sawah dipastikan akan mengalami gagal panen.

Baca juga:
Banjir Rendam Rumah Warga di Dua Desa, di Kecamatan Parakansalak Sukabumi

Bencana banjir bandang tepatnya di Kampung Cisaat RT 05/01 Desa Cisaat Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. Petugas Penanggulangan Bencana Daerah (P2BK) Cicurug, bersama tim relawan melakukan upaya dan segera meninjau lokasi guna melakukan assessment akibat bencana yang ditimbulkan.

“Hujan deras yang terjadi pada Selasa kemarin memang cukup besar. Saluran irigasi sungai Cibalong tak kuat menahan derasnya air sehingga jebol,” kata P2BK Cicurug, Dody Firmansyah, kepada wartawan, Rabu (12/8/2021).

Baca juga:
Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik di Cicurug Sukabumi

Dikatakan Dody, akibat bencana banjir bandang sangat dimungkinkan sekitar 35 hektar sawah yang teraliri saluran irigasi sungai Cibalong bakal mengalami gagal panen. Pasalnya, tanggul irigasi yang mengaliri pesawahan jebol karena terjangan banjir bandang.

“Akibat bencana yang ditimbulkan oleh bencana banjir bandang, kerugian ditaksir mencapai sekitar 200 juta. Pihak P2BK menghimbau warga, masyarakat agar tetap waspada,” pungkasnya.

Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan