Ketua Persatuan Wartawan Indonesia PWI Kota Sukabumi, Mochammad Satiri. [ Foto: Ist ]

Liputan Dimasa Pandemi Covid-19, Ini Pesan Ketua PWI Kota Sukabumi

KOTA SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, KOTA SUKABUMI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi Mochammad Satiri, imbau para pewarta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas profesinya di lapangan. Terutama saat pandemi masih berlangsung protokol kesehatan musti ditingkatkan guna menghindari terpapar Covid-19.

Kota Sukabumi masih mengikuti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat berada pada posisi Level 4. Untuk itu, dirinya menghimbau khusus kepada anggota PWI Kota Sukabumi pada umumnya semua rekan wartawan agar bisa mengurangi kegiatan peliputan secara tatap muka. Hal tersebut guna menghindari para awak media terkontaminasi virus yang saat ini masih mewabah.

Baca juga:
Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat: Terpilih Kembali Secara Aklamasi

“Kebijakan soal PPKM itu urusan pusat penentuannya. Dan belum pasti diakhiri pada tanggal 23 Agustus hari ini. Jadi, mengingat di Kota Sukabumi sendiri masih berada pada zona orange kita tetap harus waspada dalam bekerja,” kata Mochammad Satiri, yang akrab disapa Riri, kepada wartawan, Senin (23/8/2021).

Dikatakan Riri, rutinitas kegiatan para wartawan ditengah-tengah masa pandemi ini memang sangat besar resikonya, apalagi ketika rekan wartawan melakukan peliputan secara langsung. Untuk itu kata ia, jika bisa peliputan secara tatap muka dibatasi dan disiasati maka cari cara lain supaya tidak beresiko tinggi.

“Ya dengan teknologi sudah semakin canggih, wawancara secara tatap muka bisa disiasati dengan cara lain saat ini. Yang terpenting kan, narasumber bisa dikonfirmasi sama wartawan,” terangnya.

Baca juga:
Momentum HUT RI Ke 76, PWI Kabupaten Sukabumi Untuk Berbagi

Riri menambahkan, resiko cukup tinggi bagi para jurnalis jika memaksakan kegiatan peliputan secara tatap muka dengan narasumber. Dia tekankan, jika memang bisa aktivitas dengan cara lain untuk bisa menghubungi narasumber, lakukan pekerjaan yang lebih aman jangan mengambil resiko tinggi.

“Saya cuma kasih saran saja pada kawan-kawan wartawan, bagaimana tetap beraktivitas tapi kita juga aman dari bahaya. Selalu jaga kesehatan, utamakan protokol kesehatan. Jurnalis merupakan garda terdepan dalam menyampaikan informasi, tapi perhatikan keselamatan diri dan keluarga,” pesannya.

 

Redaksi: lingkarpena.id
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan