Kapolsek Curugkembar IPDA Muslih, didampingi anggota saat memberikan bantuan Kemenko Marves kepada masyarakat. [Foto: Ist]

Sinergitas Forkopimcam Curugkembar, Distribusikan Bansos Kemenko Marves

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, KABUPATEN SUKABUMI – Kapolsek Curugkembar Ipda Muslih, bersama jajaran anggota beserta Camat Curugkembar kembali mendistribusikan bantuan sosial (Bansos) Kementerian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Maves) RI di PPKM Level 4 di wilayah hukum Mapolsek Curugkembar Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/08/2021).

Kegiatan pendistribusian bantuan sosial berbentuk beras tersebut dimulai dari, pukul, 17:00 WIB sampai dengan selesai. Bantuan berupa beras tersebut dengan seberat 5 kilogram per kantong. Pemberian bantuan dimulai dari wilayah sekitar Mako Polsek Curugkembar.

Baca juga:
DKP Jabar Berikan 2 Ton Beras Korban Bencana Pergeseran Tanah di Nyalindung Sukabumi, Dalam Waktu Dekat

Kriteria penerima bantuan sendiri yang menjadi sasaran merupakan warga yang belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah lainnya. Diantaranya warga penerima manfaat bansos Kemenko Maves warga Lanjut usia (Lansia) Jompo, orang yang sedang sakit serta yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).

“Sumber bantuan ini berasal dari Kemenko Marves RI. Jenis bantuan merupakan beras dengan berat 5 kilogram,” ucap Kapolsek Curugkembar, IPDA Muslih, kepada lingkarpena.id Rabu (25/08/2021) sore.

Dikatakan Muslih, dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu warga masyarakat Curugkembar, bisa mengurangi beban ekonomi khususnya bidang pangan. Selain itu, bantuan diberikan kepada warga yang tidak mendapatkan bantuan dari jenis bantuan Pemerintah seperti BPUM, BST, PKH, BPNT dan jenis bantuan lainnya.

Baca juga:
Desa Datarnangka Sagaranten, Terima Bantuan Beras BSP 3,4 Ton

Disamping itu kata Muslih, dalam pelaksanaan pihaknya menghimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan Imendagri Nomor: 36 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ini. Jadi, diharapkan agar warga selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M maksimal 5M.

“Dengan adanya bantuan ini kami harap warga yang sudah mendapat bantuan Pemerintah lainnya tidak merasa termarjinalkan. Bantuan kita berikan secara door to door kepada penerima. Selama kegiatan situasi aman dan kondusif,” pungkasnya.

 

Redaksi: lingkarpena.id
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan