Kedua oknum pelaku yang mengaku-ngaku anggota Polisi nyaris babak belur dihajar masa, kini diamankan di Polsek Ciemas. [Foto: Ist]

Dua Pemuda Babak Belur di Ciemas, Ini Penjelasan Sekjen DPD B3DIL

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Dua orang babak belur dihajar masa di Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (05/09/2021) malam. Sebelumnya diketahui kedua pemuda tersebut mengaku sebagai anggota Kepolisian dan melakukan penangkapan kendaraan bermotor terhadap warga setempat.

Akibat perbuatannya, kedua pemuda mendapatkan ganjaran setelah diketahui warga bahwa keduanya merupakan bukan anggota polisi resmi dan merupakan oknum yang mengaku-ngaku anggota dari kepolisian. Kedua pemuda digelandang ke Mapolsek Ciemas guna penyelidikan pihak kepolisian.

Baca juga:
Pencuri HP Todong dengan Sebilah Golok di Cibadak Diringkus Polisi

Diketahui, kedua pemuda merupakan AI (45) dan AMR (20) asal warga Kampung Kebonjati RT 003/001 Desa Bojonglongok Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Kedua pelaku yang mengaku anggota tersebut menggunakan kendaraan jenis Suzuki APV dengan nomor polisi B-105*-BK* sudah diamankan pihak petugas.

Selain itu, kedua pemuda juga mengaku sebagai anggota Komunitas Bersatu Erat Dalam Ikatan Lingkungan (B3DIL) Kabupaten Sukabumi, serta memperlihatkan Kartu Tanda Anggota(KTA) yang dibawanya. Namun, hal itu dibantah oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komunitas DPD B3DIL Kabupaten Sukabumi, Teddy, melalui sambungan aplikasi Whatsapp nya.

“Kedua pemuda itu bukan anggota resmi Komunitas B3DIL. Jadi, yang menjadi anggota Komunitas B3DIL itu, Alm. Ayah dari salah satu oknum tersebut,” jelas Teddy, kepada lingkarpena.id Senin (06/09/221) malam.

Baca juga:
Begal Motor di Cisolok 24 Jam Berhasil Dibekuk Polisi Dikawasan Bogor

Dijelaskan Teddy, oknum pelaku menggunakan KTA orang tuanya dengan menempel KTA memakai photo miliknya. Teddy menambahkan, pada KTA Komunitas B3DIL sendiri tidak menggunakan background warna biru, melainkan warna merah itu yang terdapat pada KTA asli Komunitas B3DIL saat ini.

“Ya kami jelaskan bahwa kedua oknum tersebut bukan merupakan anggota resmi Komunitas B3DIL. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian sektor Ciemas, melalui Kanit Reskrim untuk mengamankan atribut dan KTA yang berhubungan dengan Komunitas B3DIL,” tegas Teddy.

 

 

 

Redaksi: lingkarpena.id
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan