Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi melalui Bidang rehabilitasi sosial melakukan sosialisasi di wilayah Kecamatan Cimanggu, Rabu (22/9/2021). [Foto: Ist]

Kabid Rehabilitasi Sosial Sukabumi, Minta Masyarakat Peka Mengenai PMKS

KABUPATEN SUKABUMI
Spread the love

Lingkarpena.id, SUKABUMI – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Rehabilitasi Sosial melakukan kegiatan sosial di dua desa di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/9/2021).

Kegiatan yang digagas Dinas Sosial ini mengenai kepedulian masyarakat terkait Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Hal itu dilakukan guna mengembalikan keberfungsian sosial dalam mewujudkan kemandirian kehidupan masyarakat di wilayah.

Desa yang menjadi sasaran kegiatan antara lain, Desa Karang Mekar dan Desa Sukajadi Kecamatan Cimanggu Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:
Dinaskertrans: Pengangguran lulusan SMK di Sukabumi Capai 21 Persen Per Tahun 2019-2020

“Kegiatan hari ini merupakan sosialisasi bimbingan fisik, mental, spiritual, anak terlantar, gepeng, lanjut usia terlantar, penyandang disabilitas terlantar, pengemis diluar panti sosial khusus di Kabupaten Sukabumi,” terang Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Sukabumi, Amanudin, kepada awak media Rabu (22/9/2021).

Dikatakan Amanudin, maksud dan tujuan diadakannya kegiatan hari ini dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, tentang kepedulian masyarakat agar bisa peka mengenai PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial). Diharapkan masyarakat bisa membantu untuk menyampaikan ke dinas sosial melalui desa atau kecamatan.

“Jika berbicara tentang anak-anak terlantar, ketelantaran di sini bukan bicara tentang mereka yang selalu identik di jalanan. Akan tetapi ketelantaran disini diartikan ketika kebutuhan dasar hidup yang tidak terpenuhi,” jelas Amanudin.

Baca juga:
BPS Sukabumi, Sebut Belum Kantongi Data Angka Kemiskinan dan Pengangguran Tahun 2021

Aminudin mencontohkan, misal, semenjak anak dari kandungan hingga usia 18 tahun dan punya orang tua, namun kebutuhan untuk makan tidak tercukupi.

“Nah, kategori ini berarti sudah menujukkan ketelantaran. Ya, pada dasarnya semua bersumber dari kebutuhan ekonomi yang tidak terpenuhi,” terangnya. (*)

 

Redaktur: Akoy Khoerudin
Sumber: sdv

Tinggalkan Balasan