Tim pemadam kebakaran Kota Sukabumi saat menjinakkan api di Ponpes Attohiriyah, Kelurahan Cibereum Hilir, Rabu (13/10/2021). [Foto: Ist]

Kebakaran Hanguskan Dapur Pesantren dan Sebagian Rumah di Ciandam Kota Sukabumi

PERISTIWA
Spread the love

Lingkarpena.id, SUKABUMI KOTA – Kebakaran menghanguskan bangunan dapur pesantren dan sebagian rumah di jalan Parahita, Kelurahan Cibereum Hilir, Kecamatan Cibereum, Kota Sukabumi, Rabu (13/10/2021) sore.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16:40 WIB. Kebakaran diduga dari sisa pembakaran sampah yang berada di dekat dapur Pesantren lalu merembet dan membakar dapur hingga ludes.

Dapur yang terbakar dengan luas area 20×10 meter merupakan milik Pesantren Attohiriyah milik Aa Komar di Jalan Parahita RT 04/02 Kelurahan Cibereum Hilir. Selain dapur pesantren api juga membakar sebagian rumah milik Dede Miftah, yang dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK).

Baca juga:
Diduga Powerbank Meledak, Rumah di Cidolog Ludes Terbakar

“Kami mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 16:40 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 16:55 WIB. Selesai pemadaman diperkirakan jam 17:13 menit, api sudah padam,” kata Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Kota Sukabumi Sudrajat, kepada awak media.

Sedikitnya 3 unit kendaraan pemadam kebakaran diluncurkan guna memadamkan api yang membakar dapur pesantren dan rumah yang ada di dekat lokasi kebakaran tersebut. Alhasil tim Regu Bravo, Regu Alpha, Regu Charlie, dibantu pihak BPBD, PMI, serta Petugas dari aparat setempat dapat menjinakkan api dengan cepat.

“Beruntung sebelumnya ada yang melihat kejadian kebakaran sehingga api dapat diketahui dengan cepat dan dikendalikan oleh masyarakat melalui pemadaman dengan alat seadanya,” terang Sudrajat dalam keterangannya.

Baca juga:
Mess Perkebunan Karet PTPN Cijaksi Kebakaran, Damkar Surade Terjunkan 2 Unit Pemadam

Atas kebakaran Pesantren mengalami kerugian material yang cukup besar. Namun, bersyukur aset senilai 127 juta masih terselamatkan dari amukan api.

“Nilai aset kerugian yang dialami terbakarnya dapur pesantren sekitar 30 juta rupiah dan untuk rumah Dede Miftah, di angka 3 jutaan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu,” terang Sudrajat.

 

Redaksi: lingkarpena.id
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan