DLH Kota Sukabumi Minta Warga Tidak Mengotori Sungai dengan Sampah

Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (P2KL) DLH Kota Sukabumi, Us Us B. Halian.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Dinas Lingkungan Hidup DLH Kota Sukabumi meminta warga masyarakat untuk tidak mengotori sungai dengan cara membuang sampah sembarangan.

Hasil pengujian baku mutu air pada 28 lokasi di 16 sungai dari wilayah hulu ke hilir yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menunjukkan satu sungai lulus uji mutu dengan kualitas sangat baik dan sisanya mengalami pencemaran ringan.

Melalui Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (P2KL) DLH Kota Sukabumi, Us Us B. Halian menyebutkan, tingkat pencemaran ringan di 15 sungai masih dibawah batas maksimal, sehingga air sungai masih bisa digunakan oleh masyarakat salah satunya untuk budidaya ikan.

Baca juga:  Kodim 0607 Bareng PMI Kota Sukabumi, Laksanakan Bhakti Sosial Donor Darah

“Pencemaran ringan itu juga ada kualifikasi angka, kita masih dibawah angka maksimal. Masih bisa dipergunakan untuk budidaya ikan, dan kebutuhan masyarakat,” ujar Us Us kepada wartawan Selasa (29/8/2023) kemarin.

Dirinya menjelaskan, penyebab pencemaran ringan ditengarai diantaranya adalah limbah rumah tangga seperti sampah yang dibuang ke sungai. Dalam upaya pengendalian pencemaran pihak DLH pun telah membentuk Satuan Tugas khusus selain melakukan sosialisasi dan pengawasan baik ke masyarakat maupun sektor industri.

Baca juga:  Sampah Tercecer di 3 Lokasi Pingir Jalan Raya Jampangtengah

“Jadi pencemaran ringan itu dimungkinkan dari beberapa aspek yang lebih dominan biasanya dari sampah warga. Kami sudah membentuk satuan tugas untuk pengendalian pencemaran, disamping sosialisasi kita juga ada monitoring ke lapangan,” jelasnya.

Diakhir pembicaraanya ia pun mengajak masyarakat untuk bersinergi menjaga kualitas lingkungan di Kota Sukabumi.

“Mari kita sama-sama agar Kota Sukabumi menjadi kota yang bersih, udara yang kita hirup sejuk, masyarakat juga tidak membuang sampah ke sungai, dan harapan besarnya adalah semua pihak bersinergi agar sungai, kualitas tanah dan udara terjaga untuk anak cucu kita,” pungkasnya.**

Baca juga:  Kader PB HIMASI Cipatakan Robot Arduino

Pos terkait