FSKSS Bersama Perumda BPR Sukabumi, Tandatangani MoU Penataan dan Penertiban Dana Abadi FSDS

FSKSS dan Perumda BPR Sukabumi saat memperlihatkan nota kesepahaman.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) membuat perjanjian kerjasama (MoU) dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukabumi.

Diketahui Perjanjian yang ditandatangani Ketua FSKSS Hj. Yani Jatnika Marwan bersama Direktur Utama BPR Sukabumi H. Engkos Rosidin ini, berkaitan penataan dan penertiban dana abadi Forum Silaturahmi Desa Sehat (FSDS). Proses penandatanganan MoU nya sendiri, dilaksanakan di kantor Perumda BPR Sukabumi, belum lama ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lima klausul yang disepakati. Hal itu meliputi penataan dan penertiban rekening dana abadi, mekanisme deposito berjangka dana abadi, pencairan bunga deposito dana abadi, pengawasan, monitoring dan evaluasi pengelolaan dana abadi, dan informasi data perkembangan dana abadi secara berkala.

Baca juga:  Pencuri HP Todong dengan Sebilah Golok di Cibadak Diringkus Polisi

Ketua FSKSS Hj. Yani Jatnika Marwan mengatakan, dana abadi merupakan stimulan dari Pemkab Sukabumi untuk berbagai program desa. Dana tersebut, disalurkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi melalui berbagai program desa dalam bentuk deposito sejak 2006 silam.

“Setiap desa memiliki dana abadi yang tersimpan di deposito BPR Sukabumi secara bervariatif. Sebab, ada yang bersumber dari program desa sehat (DS), kontak ibu (KI), masyarakat mandiri kesehatan (MMK) serta pemberdayaan kesehatan lainnya sejak 2006,” kata Yani Jatnika Marwan kepada wartawan Sabtu (24/06/2023).

Baca juga:  Banjir Putus Aktivitas Warga Sagaranten dan Pabuaran

Menurutnya, dana abadi itu tidak boleh dicairkan. Desa hanya diperbolehkan mencairkan bagi hasil pengembangan deposito.

“Proses pencairan hasil bunga deposito ini pun, harus ada rekomendasi dari Ketua FSKS (Forum Silaturahmi Kecamatan Sehat) yang diketahui dan disetujui camat serta kepala puskesmas,” bebernya.

Apalagi bunga deposito dana abadi ini, sambung dia digunakan untuk menunjang kegiatan di bidang kesehatan, operasional FSDS serta FSKS.

Baca juga:  Didampingi Kepala Terminal dan Kadishub Sekda Monitor Arus Mudik Lebaran

“Termasuk untuk mendukung penyelenggaraan KKS (Kabupaten Kota Sehat),” tandasnya.

Sementara itu Direktur Utama BPR Sukabumi H. Engkos Rosidin menyambut baik upaya penataan dan penertiban dana abadi yang di depositokan tersebut. Dirinya pun berterima kasih atas kepercayaan mendepositokan dana abadi di BPR Sukabumi.

“Semoga kerjasama ini terlaksana dengan baik. Selain itu, dana abadi yang didepositokan pun bisa mendukung dan mewujudkan Kabupaten Sukabumi nan lebih baik. Terutama di bidang kesehatan,” pungkasnya. (*)

Pos terkait