Hari Tani Nasional di Sukabumi, Danrem Panen Padi Kering 76,22 Ton di Lahan Perkotaan

Danrem 061 Surya Kencana Brigjen Rudy Saladin untuk melakukan panen raya di Kampung Parigi RT 04/04, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Sabtu (24/9/22). | Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID |  Peringati Hari Tani Nasional, Komandan Resort Militer (Danrem) 061 Surya Kencana, Brigadir Jenderal (Brigjen) Rudy Saladin melakukan panen raya di Kampung Parigi RT 04/04, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi pada Sabtu (24/9/2022).

Sebanyak 76,22 ton padi kering hasil panen raya tersebut, diambil dari sawah seluas 7 hektar yang merupakan bagian dari Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Selain itu dalam acara tersebut diisi dengan bazaar murah hasil pertanian.

Penyerahan Polist AUTP seluas 500 ha untuk pertanian di Kota Sukabumi | Ist

“Ternyata lahan LP2B juga masih banyak yang dikelola oleh pemda. Ini hal yang perlu kita apresiasi, karena tidak semua kota masih menyiapkan ruang untuk pengembangan pertanian di wilayahnya. Saya secara pribadi sangat mengapresiasi upaya dari pak wali dengan seluruh forkopimda dan stakeholder terkait, sehubungan dengan penyediaan lahan LP2B ini,” ujar Rudy.

Baca juga:  Raih Terbaik Audit Penurunan Stunting di Jabar, Kota Sukabumi Jadi Percontohan

Lebih lanjut Rudy mengatakan, untuk membantu mewujudkan ketahanan pangan di Kota Sukabumi, Kodim 0607 bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam melakukan pendampingan dari hulu ke hilir sehingga upaya mewujudkan ketahan pangan bisa terwujud.

“Ini program dari angkatan darat kita pasca pandemi covid-19. Bagaimana teritorial membantu pemda dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Bekerjasama tentunya dengan pemerintah daerah, dinas-dinas terkait, untuk pengadaan pupuk, bibit sampai dengan hasil panen,” ujar Rudy.

Baca juga:  Habiskan Akhir Pekan dengan Camping Ceria di Kota Sukabumi

Sementara itu Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, sangat bersyukur kegiatan Hari Tani Nasional ini bisa secara langsung dihadiri oleh Danrem, Dandim dan Kapolres. Hal ini juga meneguhkan TNI menjadi garda terdepan dalam proses menjaga ketahanan pangan di Indonesia.

“Mudah-mudahan pak Danrem bisa menyemangati warga untuk terus menjaga Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), baik mandiri maupun yang dikelola untuk pemerintah,” ujar Fahmi.

Baca juga:  Perkara Penganiayaan Sang Nenek yang Dilaporkan Ke Polisi, Begini Kata Kapolres Sukabumi Kota

Menurut Fahmi, ketersediaan pangan di Kota Sukabumi secara umum aman. Meskipun hasil pertanian lokal belum bisa mencukupi untuk seluruh warga kota. “Jadi kita masih dipasok beras dari luar karena belum bisa terpenuhi seutuhnya,” ujarnya.

Pos terkait