Hendak Kabur ke Bogor, Pelaku Pembunuh ‘Ceceu’ Berhasil Ditangkap Polisi

LINGKARPENA.ID | Terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan Ajo Sutarjo tewas bersimbah darah di kawasan Perumahan yang ada di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Sabtu (4/5) akhirnya berhasil dibekuk pihak kepolisian polres Sukabumi.

Terduga pelaku diketahui berinisial A (20) tahun. Pelaku diamankan saat tengah dalam pelarian di wilayah kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi. Saat itu pelaku sedang berada dalam bus jurusan Palabuhanratu – Bogor.

Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri mengatakan, sebelum melakukan penganiayaan dengan kekerasan terhadap korban, terduga pelaku sempat melakukan kontak dengan korban melalui Handpone. Awalnya pelaku berlasan ingin mencari kerja. Dimana si pelaku ini sebelumnya sempat kerja di sebuah salon di wilayah provinsi Banten.

“Karena saat ini ia sedang tidak bekerja lagi, jadi kesal. Jadi si terduga pelaku ini tanya sama korban, soal pekerjaan. Iya karena si korban ini dulu pernah maen ke tempat salonnya tempat pelaku bekerja,” kata Ali Jupri.

Baca juga:  7 Anggota Geng Motor Bawa Saja di Sukabumi Terancam 10 Tahun Penjara

“Kemudian karena pelaku tidak punya uang, lalu ia minta uang ke korban dan dikirim melalui transfer dana oleh korban,” sambung Ali Jupri.

Akhinya, kata Ali Jupri terduga pelaku pada Jumat, (3/5) sore hari datang ke rumah korban di kawasan desa Citepus. Sebelumnya si pelaku dijemput ke terminal Palabuhanratu oleh korban bahkan diajak makan terlebih dahulu.

Lanjut Ali Jupri pada sore harinya terduga pelaku dibawa ke rumah korban. Namun sekitar pukul tiga menjelang pagi, korban sudah dalam kondisi tidak menggunakan baju atau pakaian sama sekali. Saat itu korban langsung memeluk pelaku dari belakang, dengan niatnya ingin melakukan perbuatan tidak senonoh.

“Saat itu si korban membawa pisau dan menodong terduga pelaku, sambil bilang ayo main?. Karena si pelaku ini tidak mau dan tidak pernah melakukan seperti itu, si pelaku ini menolak,” jelas Ali seperti pengakuan si pelaku.

Baca juga:  Tangkap 17 Tersangka di Operasi Polres Sukabumi 2023, Ini Barang Buktinya

“Karena menolak, terduga pelaku yang ditodong pisau itu kemudian membalikan pisau, dia marah dan langsung menusuk dibagian leher korban. Setelah itu se pelaku melakukan perlawanan dan terjadi duel. Kemudian si korban ditusuk lagi, akhirnya si korban terjatuh dan bersimbah darah,” imbuhnya.

Ali Jupri menjelaskan, terduga pelaku setelah peristiwa itu, ia juga sempat bertemu warga, karena warga sendiri mengecek rumah yang dihuni korban karena terdengar gaduh. Malahan warga juga sempat menanyakan, ada apa terjadi keributan?.

Terdug pelaku sempat menjawab, bahwa suara berisik teriakan korban hanya bercanda dan terduga pelaku mengatakan kalau korban hendak melaksanakan salat malam.

“Warga percaya dan kembali ke rumahnya masing masing. Pelaku kemudian masuk lagi kedalam rumah, sambil mempersiapkan diri untuk kabur melewati tangga untuk melarikan diri,” ucapnya.

“Tidak berselang lama warga kembali pun mendatangi rumah korban karena penasaran. Dan saat berada di rumah itu mendapati korban sudah bersimbah darah,” terangnya.

Baca juga:  Empat Komplotan Genk Motor Pelaku Curas dengan Sajam di Gulung Sat Reskrim Polres Sukabumi 

Kemudian, ditegaskan Ali, pelaku berhasil kabur keluar rumah melalui atap rumah. Malah si pelaku tersebut jalan kaki keluar hingga melintasi jalan Sudirman atau jalam kompleks perkantoran Jajaway desa Citepus.

Lalu pelaku kembali jalan melewati jalan depan mako polres Sukabumi hingga simpang tiga lampu merah depan Damkar. Malah katanya pelaku ini sempat beristirahat di langgar atau mushola yang ada di sekitar tersebut.

“Setelah tiba di lampu merah jalan Siliwangi pudunan asem, pelaku ketemu Bus MGI. Dia langsung naik bus itu karena uang yang korban kasih sebelumnya masih ada sisa. Pelaku naik bus MGI yang rencanamya akan kembali ke bogor,” ujarnya.

“Pelaku ini ada keluarganya di Bogor dan KTP nya pun daerah bogor. Pelaku naik bus MGI ini tujuannya mau kabur. Namun berkat keterangan dari masyarakat pelaku berhasil ditemukan dan langsung dobekuk di wilayah Parungkuda,” tandasnya.

Pos terkait