Ini Sikap Permahi Sukabumi Jelang Putusan MK Terkait Sengketa Pemilu 2024

LINGKARPENA.ID | Mahasiswa yang tergabung di Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Cabang Sukabumi mengimbau agar mahasiswa agar menjaga marwah demokrasi menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pemilu 2024 pada esok hari.

Ketua Permahi Cabang Sukabumi Muh. Hernadi Mulyana mengatakan, polemik politik yang saat ini terjadi diharapkan tidak menimbulkan perpecahan di lingkungan masyarakat dan putusan yang akan diputuskan esok hari akan berjalan dengan damai sesuai dengan moto luber jurdil.

Menurutnya, mahasiswa sebaiknya tidak apatis dan hanya berdiam diri serta acuh tak acuh terhadap kontestasi pemilu di Indonesia namun, mahasiswa juga tidak perlu reaktif mengingat negara ini merupakan negara hukum sehingga harus sesuai koridor atau aturan yang ada apabila ingin mengkritisi.

Baca juga:  SMSI Pusat Desak Polisi Usut Kasus Penganiayaan Ketua SMSI Madina Terkait Pemberitaan

“Sebagai mahasiswa yang kritis, dalam menyikapi polemik politik yang terjadi, harus benar-benar jeli dalam melihat berbagai hal yang terjadi hari ini. Polarisasi yang dibangun untuk perpecahan dan membuat gaduh negara,” ujarnya kepada Lingkarpena.id, Minggu (21/04/2024).

“Jangan sampai kampus dan mahasiswa terbawa arus polarisasi sehingga mengakibatkan Pemilu 2024 ini menjadi gaduh dan kacau. Harus kita counter demi terjaga stabilitas negara kita,” lanjutnya.

Baca juga:  Mendagri akan Tegur Penjabat Kepala Daerah yang Tak Bisa Kendalikan Inflasi

Untuk itu, kata Hernadi, seluruh akademisi, mahasiswa dan masyarakat agar bergotong royong menjaga perdamaian dan ketertiban pada hasil putusan sidang MK.

Apapun hasil dari dari putusan MK besok kata dia, sebagai mahasiswa dan masyarakat harus memandang bahwa pemilu sudah selesai, kita harus menerima apa yang menjadi putusan MK.

Sebagai kaum intelektual harus objektif dalam menyikapi kondisi hari ini, yang paling penting adalah masyarakat harus tau bahwa putusan mahkamah konstitusi bersifat final dan mengikat, diharapkan mahasiswa mampu mensosialisasikan ini kepada masyarakat supaya negara kita aman, damai, tidak terjadi perpecahan.

Baca juga:  Ketua DPD RI: Minta Pemerintah Lindungi Hak dan Profesi Guru PAUD

“Hal ini, menjadi tugas kita (mahasiswa) hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas politik negara pada kontestasi Pemilu 2024,” pungkasnya.

Pos terkait