Kisah Pilu Kakek Ali, Jika Hujan Turun Tak Bisa Tidur

LINGKARPENA.ID | Di usianya ke 79 tahun kakek Ali masih sanggup melakukan aktivitas memasak meskipun dengan tangannya yang gemetaran.

Hari itu tak banyak yang ia masak. Hanya merebus mentimun yang diakuinya untuk teman makan sebagai lauknya. Semenjak Istrinya meninggal duapuluh tahun silam Ali hidup dalam kesendirian.

Itulah sepenggal kisah hidup kakek Ali warga Kampung Kadaleman 2 RT010/007, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi yang kini hidup dalam keterbatasan, termasuk keterbatasan indera pendengarannya.

Baca juga:  Cegah Macet dan Kecelakaan, Polsek Nagrak "Tambal" Kubangan Jalan Alternatif 

Menurut anaknya, Dodoh (30), ia bukannya tidak ingin merawat ayahnya, namun karena keterbatasan yang dimiliki Dodoh akhirnya mereka hidup sendiri sendiri.

Semasa muda Ali adalah pekerja keras. Ia dikenal warga sekampung sebagai tukang kayu, warga disana menyebutnya tukang bas.

Kakek Ali kini tinggal menempati rumah ukuran 7 x 6 meter. Kini kondisi rumahnya mulai rusak. Apalagi pada bagian langit langit rumahnya yang benar benar hancur. Jika hujan turun terutama dimalam hari, kakek Ali harus berpindah pindah tempat untuk tidur, karena terlalu banyak bocoran diatas rumahnya.

Baca juga:  Komunitas Anak Rantau Singkawang Kalbar, Peduli Gempa Cianjur

“Kasihan kalau pas malam hari turun hujan, Ki Ali pasti pilih pilih tempat untuk tidur, soalnya bagian atas rumahnya benar benar memprihatinkan,” kata Tutus, selaku pengurus DKM setempat.

Nandang Saiful Mikdar,S.sos, Kepala Desa Pasiripis yang diwawancarai lingkarpena.id menuturkan, pihak pemdes Pasiripis telah beberapa mengajukan agar rumah Ki Ali mendapat bantuan rehab dari program rutilahu.

Baca juga:  PWI Peduli Kabupaten Sukabumi Bantu Penyaluran Logistik Komunitas Anak Rantau Singkawang di Cianjur

“Betul kami sudah mengupayakan agar rumah bapak Ali masuk di program rutilahu, tapi sampai sekarang belum terealisir,” kata Nandang.

ketua DKM setempat Tutus mengatakan, jika ada rejekinya Kakek Ali berkeinginan
Untuk memperbaiki rumahnya, terutama bagian dalamnya.

“Kami memohon kepada pemerintah untuk memberikan perhatian kepada Ki Ali. Beliau benar benar sangat membutuhkan tempat tinggal yang layak walaupun kecil,” ucap Tutus.

Pos terkait