Menelusuri Keberadaan istri Ato di Tegalbuleud Sukabumi

Wartawan dan petugas saat menelusuri keberadaan Istri Mang Ato bertempat tinggal. Petugas bertemu dengan keluarga L, Istri mang Ato.| Foto: Jajang S

LINGKARPENA.ID | Keberadaan nasib Ato (51), warga Kampung Mekarjaya Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, dalam seminggu terakhir ini menjadi buah bibir lantaran viral di media sosial.

Ato kini tinggal menghitung hari, karena ia akan segera memiliki rumah baru yang saat ini pembangunannya sedang dikerjakan. Sementara, sebelum rumahnya selesai dibangun, Ato tinggal di rumah Haji Isep Dadang Sukmana, Ketua Umum YFSBBP, di Jampangkulon, yang juga sebagai dermawan pemberi rumah.

Sesuai informasi, Ato hingga saat ini masih terikat perkawinan dengan L ( 35 ), warga Kampung Cilulut RT 03/04, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi.

Dari pernikahannya dengan L, Ato dikarunia dua anak, Sadiah (12) dan Andrian (9). Salah satu anaknya, Sadiah, mengalami keterbelakangan mental.

Diakui Ato, awal pertemuan dengan L ketika tahun 2008 ia berkunjung ke saudaranya di Kampung Cilulut, ia bertemu, kenalan dan langsung menikahinya. Waktu itu L sudah punya dua anak dari pernikahannya terdahulu.

Baca juga:  Jelang Hari Kemerdekaan Pers Dunia, SMSI Lakukan Kajian Rencana Perubahan UU ITE

Pada tahun 2016, karena faktor ekonomi dan niat ingin merubah hidup, istri Ato pergi ke Arab Saudi bekerja sebagai TKW.

Menurut Ato, selama ia ditinggalkan istrinya itu, belum pernah ada kontak meski beberapa cara pernah ia lakukan, termasuk meminta bantuan orang pintar.

Lima tahun sudah Ato ditinggalkan istrinya. Selama itu, pernah suatu ketika ada satu peristiwa yang membuatnya emosi. Ketika itu ia kedatangan kakak iparnya yang meminta Ato untuk menceraikan istrinya.

Hari hari tanpa sang istri dilalui Ato. Di Cikangkung Ato dan kedua anaknya tinggal di sebuah gubuk reyot tak layak huni. Pekerjaan Ato serabutan, kadang bertani diladang orang. Hingga suatu hari ada awak media yang meliputnya dan viral.

Baca juga:  Toleransi Beragama: INTI dan PC NU Kota Sukabumi Sinergi Pasang Billboard Ucapkan Selamat Natal

Pada Minggu 21 April 2024, lingkarpena mencoba menelusuri keberadaan L, istrinya Ato disebuah kampung kecil di Tegalbuleud. Atas informasi Kepala Desa Sumberjaya, Dudu, istri Ato tinggal di Kampung Cilulut RT 03/04 Desa Sumberjaya Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi.

“Saudari L Benar ia warga kami dan tinggal di Kampung Cilulut. Kalau mau kesana nanti pa Kadus akan mengantar,” jelas Dudu.

Perjalanan ke Kampung Cilulut lumayan melelahkan. Melalui jalan berbatu, turunan yang curam dan jalan menanjak, ahirnya tibalah ditempat yang dituju.

Sayang, orang yang kami cari tidak ada. Menurut Ipah ( 56 ), ibunya L, anaknya itu sudah lima tahun tak pernah menghubunginya. Bahkan Ipah sendiri hingga kini tidak tahu keberadaanya. Perginya L dari rumah orangtuanya sepulang ia dari Arab Saudi, tahun 2019.

Baca juga:  Pertama di Indonesia Asrama Mahasiswa Nusantara, Ditargetkan Rampung Mei 2022

“Enggak tahu alasannya kenapa si L tidak mau pulang. Waktu bapanua meninggal juga ia tidak datang. Sekarang dia tinggal di Bandung,” ucap Ipah yang sesegukan karena tangisnya.

Menurut keterangan Kepala Dususn Cilulut H. Encep Sulaeman, Ato dan L masih terikat suami istri.

“Awalnya saya tidak tahu, namun setelah viralnya masalah Ato ahirnya saya mencari tahu dan menelusuri ke keluarganya dan pihak lain. Ato dan L belum bercerai,” jelasnya.

Senada dengan penyataan Encep , Desy ( 30 ) tetangga L menuturkan, Ato dan L sepengetahuannya belum bercerai. Dan kata Desy, L kini tinggal di Bandung dengan suaminya bernama Deni.

“Sewaktu pulang dari Arab Saudi L datang ke sini sama laki laki bernama Deni. Kini mereka sudah menikah dan tinggal di Bandung,” ucap Desy yang rumahnya bersebelahan dengan rumah orangtua L.

Pos terkait