Pemerintah Larang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, Wakil Ketua DPR Minta Kaji Ulang

LINGKARPENA.ID – Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, pemerintah memperketat penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan pelaksanaan protokol kesehatan, terutama di tempat-tempat yang biasa terjadi kerumunan masyarakat.

Aturan terkait larangan perayaan Tahun Baru 2022 daat ini tengah disusun lembaga negara terkait, namun hingga kini belum dapat dipastikan jenis kegiatan apa dan lokasi mana saja yang akan dibatasi pemerintah saat perayaan tahun baru.

Baca juga:  Banyak Kejanggalan, PMII Desak DPRD Bentuk Pansus Covid-19

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pemerintah akan melarang perayaan tahun baru 2022 agar tidak terkadi kerumunan masyarakat dalam jumlah besar.

“Pemerintah berencana untuk melarang perayaan-perayaan tahun baru yang sifatnya dapat menimbulkan kerumunan masyarakat dalam jumlah yang besar,” ujarnya dalam press release, Senin (15/11/2021).

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah agar melakukan kajian yang mendalam terkait rencana pelarangan perayaan tahun baru 2022 supaya tidak ada kegaduhan ditengah masyarakat.

Baca juga:  Uu Ruzhanul Sosialisasi Pembentukan Kampung Santri di Cirebon

Menurutnya kajian secara komprehensif sangat perlu dilakukan pemerintah agar aturan yang dibuat dapat diimplementasikan dengan sebaik mungkin di lapangan.

Pos terkait