Polisi Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Kota Sukabumi, Ini Asal Korban

Petugas gabungan saat mengevakuasi kersngka manusia di Jalan Lingsel Kecamatan Baros Kota Sukabumi | Istimewa

LINGKARPENA.ID | Pihak Kepolisian Resort Sukabumi Kota akhirnya bisa mengungkap identitas mayat yang sudah menjadi kerangka tengkorak di Jalan Jalur Lingkar Selatan Kota Sukabumi, beberapa hari kemarin yang sempat geger.

Diketahui kerangka manusia tersebut ditemukan warga tepatnya di Kampung Sudajaya RT 04/01 Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, pada Kamis 1 Februari 2024 kemarin, sekira pukul 09.30 WIB.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan, bahwa terungkapnya identitas kerangka tengkorak tubuh manusia itu setelah ada orang yang datang dan mengaku sebagai keluarganya.

Baca juga:  Momen Idul Adha 1443 H, Polres Sukabumi Kota Sembelih 8 Sapi dan 22 Kambing

“Jasad kerangka itu sudah ada orang yang mengaku sebagai keluarganya. Setelah dicocokkan dengan identitasnya baik kartu keluarga maupun KTP nya cocok,” kata Ari kepada awak media Minggu (4/02/2024).

“Tapi kami akan mengecek kembali kecocokan itu. Memang sudah ada keterangan dari pihak yang mengaku keluarganya bahwa yang bersangkutan sudah hampir 6 tahun meninggalkan rumah,” sambung Ari.

Baca juga:  Jalin Sinergitas, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Silaturahmi Bersama Wartawan

Berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) lanjut Ari, diduga kerangka manusia yang ditemukan di wilayah Kelurahan Jayamekar Baros itu berinisial Z. Jasad kerangka yang ditemukan beberapa hari kemarin diketahui berdasarkan kecocokan data yang diakui oleh pihak keluarganya merupakan warga Bogor.

“Ya, korban merupakan warga Bogor dengan Inisial Z kelahiran 1971, (53 tahun). Itu terungkap setelah dicocokkan dengan dokumen KK dari keluarga korban bahwa dia mengakui itu adalah saudaranya,” ungkapnya.

Baca juga:  Pergerakan Tanah Terjadi di Purabaya Sukabumi, 25 KK Terancam

Meskipun demikian sambung Ari, pihaknya akan tetap mendalami penyebab tewasnya Z. Terlebih terkait pengakuan keluarga, pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kerangka tersebut.

“Jasad atau kerangka itu sudah ada di rumah sakit. Ya nanti akan kami cek lagi bersama dokter forencik, sudah berapa lama kematiannya, kita akan dalami. Jadi nanti kira-kira sudah meninggal berapa lama korban ini,” pungksnya.

Pos terkait