Puluhan Pelajar SMP Diamankan Polisi di Sukabumi

Para pelajar saat diberikan pembinaan di halaman Mapolsek Cicurug Polres Sukabumi.| Foto: Ndie

LINGKARPENA.ID | Puluhan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) diamankan oleh petugas Kepolisian Sektor Cicurug, Polres Sukabumi, pada Senin 6 November 2023 sore.

Menurut Kapolsek Cicurug, Kompol Mangapul Simangunsong mengatakan, pihaknya telah mengamankan sedikitnya 20 pelajar SMP dan SMA di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Para pelajar trsebut diduga hendak melakukan tawuran di Jalan Desa Tenjolaya, Kampung Cigadog RT 001/RW 003, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin sore, menjelang malam.

Baca juga:  Gebrakan Aa Dede, Jaring Puluhan Motor Berkenalpot Bising di Sukabumi

Mangapul menambahkan, para pelajar tersebut berasal dari wilayah Kecamatan Cicurug yang terdiri dari gabungan pelajar MTs dan SMP Swasta hendak melawan SMP Negeri, MTs, SMA dan SMK yang ada di wilayah Cicurug.

Namun, aksi para pelajar yang hendak melakukan tawuran itu berhasil digagalkan oleh pihak kepolisian dari Polsek Cicurug.

Mangapul menjelaskan, dari puluhan pelajar yang diamankan, dua pelajar diantaranya membawa senjata tajam dan tumpul jenis Celurit dan Stik Golf.

Baca juga:  Penghasilan Capai 500 Juta, 6 Penambang Liar di Sukabumi Ditetapkan jadi Tersangka

“Beawal kami menerima laporan dari masyarakat adanya segerombolan pelajar yang diduga hendak akan melakukan tawuran. Petugas langsung bergegas ke lokasi dan mengamankan para pelajar,” ujar Mangapul kepada wartawan, Selasa 7 November 2023 siang.

Para pelajar kemudian langsung diamankan ke Mapolsek Cicurug. Mereka (pelajar) diberikan pembinaan oleh Kapolsek Cicurug bersama Ketua MUI Kecamatan sebelum diserahkan kepada orang tua mereka.

Baca juga:  Bakti Religi, Polres dan Polsek Bersihkan Masjid di Sukabumi

“Selain itu, para pelajar juga diminta untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan serupa di masa depan,” jelasnya.

“Kami berharap pembinaan dan pengarahan tersebut dapat membuat para pelajar menyadari kesalahan mereka dan tidak mengulangi perbuatan yang sama,” tandasnya.

Pos terkait