Siswa Penjual Gorengan Sukabumi Tuai Beragam Komentar

LINGKARPENA.ID | Dua anak kakak beradik, Apham (12) dan Muhdanil (9), putra dari pasangan Abuy Burhanudin dan Novah, warga Kampung Cicariu RT 08/03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan. Lantaran disela aktivitasnya sebagai pelajar, mereka punya kegiatan lain yakni sebagai penjual gorengan.

Aktivitas yang dilakukan kedua bocah tersebut setelah beredar diberbagai platform media sosial menuai beragam komentar.

Iman Suhud, guru kelas yang juga sebagai wali kelasnya menuturkan, ia mengaku sangat terharu melihat kegiatan dua anak didiknya tersebut.

“Saya bukan mendengar cerita orang, tapi saya melihat sendiri mereka benar benar melakukan kegiatan positif. Saya benar benar terharu dan bangga melihatnya,” tutur Iman kepada lingkarpena.id Selasa (23/4/24).

Baca juga:  Cerita Hanifah, Penjual Belalang Keliling di Pajampangan Sukabumi

Yandi Gunadi, Kepala SD Negeri 2 Cipeundeuy menuturkan, meskipun kedua siswanya sebelum berangkat sekolah selalu melakukan aktivitas lain, tetapi mereka tidak pernah kesiangan.

“Anaknya cerdas, disiplin dan selalu memperhatikan tugasnya sebagai seorang pelajar. Kami pihak sekolah bangga melihat kegigihan mereka,” katanya.

Ditemui di tempat lain, Kepala Desa Cipeundeuy Bakang As’adi menuturkan, pihaknya sangat apresiatif terhadap keuletan dan kegigihan kedua anak tersebut. Dan katanya, keluarga kedua anak tersebut sudah terdaftar sebagai penerima manfaat program bantuan sosial.

Baca juga:  Derita Sutarsih, Janda Renta di Surade Sukabumi

Lebih lanjut kata Bakang, dirinya sudah sepakat dengan istrinya jika orangtua kedua anak tersebut mengijinkan ia bersedia mengadopsinya.

“Saat ini saya sedang membangun mushola dan kebetulan orangtua anak tersebut seorang ustad, jika bersedia mereka akan saya tempatkan disini untuk mengelola mushola,” tuturnya.

Terpisah, Henda Pribadi seorang tokoh Pajampangan yang selalu memberi respon pada masalah sosial dan anak, angkat bicara. Katanya, potret seperti itu masih banyak ditemukan.

“Tentu saja kepedulian semua pihak sangat diharapkan agar dapat dicarikan solusinya atas setiap masalah,” tuturnya.

Baca juga:  Panwaslu Kabupaten Sukabumi Dilantik, ini Kata Wabup Iyos

Lanjut Henda, tanggungjawab kesejahteraan, perbaikan masa depan bangsa menjadi tanggungjawab pribadi, masyarakat dan pemerintah.

“Seandainya kedua anak tersebut berminat untuk mondok di Anjm (ponpes – red), saya sangat terbuka dan siap untuk menerima,” tuturnya.

Senada dengan itu, Camat Surade U Suryana mengapresiasi atas semangat juang yang ditunjukan kedua kakak beradik itu. Dirinya mengaku terharu dan katanya, kegiatan positif itu akan membentuk karakter mandiri pada anak tersebut kelak di kemudian hari, meskipun seusia itu tidak diharuskan untuk bekerja.

“InsyaAllah jika ada program terkait masalah tersebut saya akan memfasilitasinya,” singkatnya.

Pos terkait