<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Apel Siaga Bencana &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/apel-siaga-bencana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Nov 2025 04:28:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Apel Siaga Bencana &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Hadiri Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana di Palabuhanratu</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bupati-hadiri-apel-kesiapsiagaan-tanggap-darurat-bencana-di-palabuhanratu/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bupati-hadiri-apel-kesiapsiagaan-tanggap-darurat-bencana-di-palabuhanratu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 04:28:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMERINTAHAN]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Siaga Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=58442</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bupati-hadiri-apel-kesiapsiagaan-tanggap-darurat-bencana-di-palabuhanratu/" title="Bupati Hadiri Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana di Palabuhanratu" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Polres Sukabumi menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Alun-Alun Palabuhanratu, Rabu (5/11/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, hingga para relawan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP Samian dan turut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi. Pada kesempatan itu, Bupati bersama Kapolres melakukan pemeriksaan pasukan guna memastikan kesiapan personel di lapangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan pesan Kapolri bahwa apel kesiapsiagaan ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana alam yang mungkin terjadi di berbagai wilayah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Seluruh personel dan stakeholder yang terlibat harus mampu bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana demi menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat,” tegas Kapolres.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga 19 Oktober 2025 tercatat 2.606 kejadian bencana di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1.289 di antaranya merupakan banjir, 544 cuaca ekstrem, 511 kebakaran hutan dan lahan, 189 tanah longsor, 22 gempa bumi, dan 4 erupsi gunung berapi. Akibatnya, 361 orang meninggal dunia, 37 orang hilang, 615 orang luka-luka, dan lebih dari 5,2 juta warga mengungsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, sebanyak 31.496 rumah dan 887 fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, BMKG memperingatkan bahwa sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncaknya diperkirakan terjadi antara November 2025 hingga Januari 2026. Kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga gelombang tinggi di sejumlah daerah, termasuk Jawa Barat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>BMKG juga memprediksi kemunculan fenomena La Niña pada November 2025 hingga Februari 2026. Meski tergolong lemah, fenomena ini tetap perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan curah hujan di atas normal, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Papua.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menghadapi kondisi tersebut, Bupati Sukabumi menekankan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh elemen.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kecepatan dan ketepatan respons menjadi faktor utama dalam penanganan bencana. Semua pihak, baik pemerintah, TNI-Polri, maupun masyarakat, harus siap siaga,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sinergi lintas sektor antara TNI-Polri, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, serta instansi pemerintah diharapkan dapat memperkuat sistem quick response terhadap setiap situasi darurat, guna meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bupati-hadiri-apel-kesiapsiagaan-tanggap-darurat-bencana-di-palabuhanratu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekda Hadiri Apel Siaga Bencana di Sukabumi, Tekankan Kesiapsiagaan dan Kolaborasi Semua Pihak</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sekda-hadiri-apel-siaga-bencana-di-sukabumi-tekankan-kesiapsiagaan-dan-kolaborasi-semua-pihak/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sekda-hadiri-apel-siaga-bencana-di-sukabumi-tekankan-kesiapsiagaan-dan-kolaborasi-semua-pihak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2025 07:06:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Siaga Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Dekda Ade Suryaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Siapsiaga dan Kolaborasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=58409</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sekda-hadiri-apel-siaga-bencana-di-sukabumi-tekankan-kesiapsiagaan-dan-kolaborasi-semua-pihak/" title="Sekda Hadiri Apel Siaga Bencana di Sukabumi, Tekankan Kesiapsiagaan dan Kolaborasi Semua Pihak" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menghadiri Apel Siap Siaga Bencana Alam yang digelar dalam rangka mengantisipasi potensi bencana di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, Selasa (4/11/2025), bertempat di Alun-alun Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan ini diikuti jajaran TNI, Polri, BPBD, Damkar, Basarnas, PMI, serta sejumlah unsur pemerintah daerah dan relawan kebencanaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rita Suwadi, SH., SIK., MM., dalam amanatnya menyampaikan bahwa perubahan iklim global yang tengah terjadi perlu mendapat perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saat ini curah hujan tinggi disertai angin kencang berpotensi menimbulkan berbagai bencana. Berdasarkan data BMKG, wilayah Jawa Barat, khususnya Sukabumi, berada pada level siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung,” ujar Kapolres.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menegaskan, kondisi tersebut menuntut kesiapan semua pihak—baik aparat keamanan, pemerintah daerah, maupun masyarakat—untuk melakukan mitigasi, pencegahan, dan penanganan bencana secara cepat, tanggap, serta terkoordinasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Apel siaga ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Koordinasi antar stakeholder dan dukungan masyarakat menjadi kunci agar dampak bencana dapat diminimalkan,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kapolres juga mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada serta aktif berkoordinasi dengan aparat pemerintah dan relawan bila terjadi keadaan darurat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Sekda Sukabumi Ade Suryaman mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menghadapi potensi bencana di daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Melalui apel siaga ini, kita berharap penanganan bencana di Sukabumi dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kuncinya adalah kesiapsiagaan serta kerja sama semua stakeholder dan masyarakat. Namun demikian, kita tetap berdoa semoga tidak ada bencana yang terjadi,” tuturnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai penutup kegiatan, dilaksanakan simulasi penanganan bencana di wilayah Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, yang melibatkan berbagai unsur dan personel gabungan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sekda-hadiri-apel-siaga-bencana-di-sukabumi-tekankan-kesiapsiagaan-dan-kolaborasi-semua-pihak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bersama Plt Gubernur, Kodim 0622 Sukabumi Gelar Apel Siaga Bencana di Wilayah Kodam III Siliwangi, Begini Pesannya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bersama-plt-gubernur-kodim-0622-sukabumi-gelar-apel-siaga-bencana-di-wilayah-kodam-iii-siliwangi-begini-pesannya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bersama-plt-gubernur-kodim-0622-sukabumi-gelar-apel-siaga-bencana-di-wilayah-kodam-iii-siliwangi-begini-pesannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 08:31:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Siaga Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kodam III sILIWANGI]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Siaga Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=36643</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bersama-plt-gubernur-kodim-0622-sukabumi-gelar-apel-siaga-bencana-di-wilayah-kodam-iii-siliwangi-begini-pesannya/" title="Bersama Plt Gubernur, Kodim 0622 Sukabumi Gelar Apel Siaga Bencana di Wilayah Kodam III Siliwangi, Begini Pesannya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Kodim 0622 melaksanakan gelar apel siaga dalam rangka mitigasi bencana di wilayah Kodam III siliwangi, Jumat, 8 Desember 2023. Apel gelar pasukan yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, Dishub, Dinkes, Basarnas, Tagana Kabupaten Sukabumi, dilakukan Lapangan Sudirman Kodim 0622/Kab. Sukabumi dan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0622/Kab. Sukabumi Letkol Infanteri Anjar Ari Wibowo S.Sos,M.Si.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan tiap &#8211; tiap Instansi kewilayahan yang ada di Kabupaten Sukabumi baik dari unsur TNI, Polres Sukabumi, DPRD, Kejari, Basarnas, Tagana dan Dinas terkait di Pemkab Sukabumi.</p>
<p>Apel siaga kali ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Jajaran Kodam III/Slw dan disiarkan langsung secara virtual bersama Plt Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dengan mengambil Tema &#8220;Ael Siaga Dalam Rangka Menghadapi Bencana Alam di Wilayah KODAM III/SLW&#8221;.</p>
<p>Adapun beberapa penekananan yang disampaikan</p>
<p>Plt Gubernur Jabar Bey Machmudin dalam mengambil apel secara serentak dan disiarkan langsung secara virtual itu menyampaikan beberapa hal penting dan penekanan yang disampaikan.</p>
<p>&#8220;Untuk semua jajaran agar selalu siap siaga dalam rangka menghadapi bencana alam terutama &#8220;bencal&#8221; banjir dan longsor karena memasuki musim hujan. Perlu diketahui juga Sukabumi secara Geografis masuk Zona rawan bencana,&#8221; terangnya.</p>
<p>Terlepas dari yang disampaikan Plt Gubernur Jabar Bey Machmudin, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Infanteri Anjar Ari Wibowo S.Sos,M.Si, secara tegas menyampaikan, apel siaga bencana merupakan suatu forum kegiatan antar lembaga pemerintah, non pemerintah dan masyarakat untuk kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Selain itu juga bagaimana menguji kemampuan dan ketrampilan dalam memobilitasi sumber daya serta pengoperasian sarana dan prasarana penanggulangan bencana.</p>
<p>Dirinya berharap, apel siaga bencana ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka. Akan tetapi merupakan manifestasi kesiapan Pemerintah Daerah, TNI, Polri maupun berbagai komponen masyarakat dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana.</p>
<p>&#8220;Kita semua menyadari, bahwa bencana alam memang tidak dapat ditolak. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana upaya kita semua untuk dapat meminimalisir dampak yang mungkin terjadi akibat bencana tersebut atau yang biasa disebut dengan mitigasi bencana,&#8221; katanya.</p>
<p>Apalagi hasil koordinasi kami dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa puncak musim hujan khususnya di Kabupaten Sukabumi diprediksi terjadi pada periode bulan Desember 2023 sampai dengan Februari 2024.</p>
<p>Oleh karena itu, lanjut Dandim, hendaknya pihak-pihak terkait dapat memberikan berbagai informasi kepada warga, khususnya masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana. Sehingga masyarakat akan memahami apa-apa yang harus dilakukan, apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.</p>
<p>Dandim melanjutkan, wilayah Kabupaten Sukabumi secara geografis dan sesuai hasil kajian resiko bencana alam BPBD Kabupaten Sukabumi serta hasil mitigasi bencana oleh Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, rata rata tiap tahun titik lokasi bencal terutama banjir dan longsor terjadi di tempat itu saja.</p>
<p>&#8220;Maka dari itu masing &#8211; masing Instansi saya harapkan berkomitmen dan bersungguh sungguh dalam menanggulangi bencana. Perlu kebersamaan dalam mengantisipasi hal tersebut, baik perorangan maupun Alkap kita harus siapkan atau siagakan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Meskipun demikian bencana tersebut tidak diharapkan, namun perlu untuk tetap siap siaga dan selalu waspada apabila sewaktu-waktu hal itu terjadi.</p>
<p>&#8220;Untuk itu perlu saya tegaskan kembali bahwa penanggulangan bencana alam bukan hanya tugas Pemerintah Daerah, TNI, Polri, SAR maupun instansi terkait semata. Namun kita semua harus menyadari, bahwa tanggap bencana merupakan panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama selaku masyarakat Kabupaten Kab. Sukabumi,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Lebih jauh Dandim menjelaskan, Mitigasi bencana yang sudah dilakukan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi membuat peta wilayah rawan bencana, melaksanakan pembersihan sungai, parit, selokan untuk mencegah banjir dan melaksanakan penanaman pohon dilahan kritis rawan longsor serta memberikan penyuluhan dan meningkatkan kesadaran masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.</p>
<p>Pada akhir penyampaian, Dandim mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit dan Instansi terkait karena sudah banyak membantu dan berkontribusi dalam hal penanggulangan bencana khususnya di Kabupaten Sukabumi.**</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bersama-plt-gubernur-kodim-0622-sukabumi-gelar-apel-siaga-bencana-di-wilayah-kodam-iii-siliwangi-begini-pesannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
