<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bankemok &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/bankemok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Apr 2022 21:30:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>#bankemok &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kades Cikujang Tolak Bank Emok Beroperasi di Wilayahnya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kades-cikujang-tolak-bank-emok-beroperasi-di-wilayahnya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kades-cikujang-tolak-bank-emok-beroperasi-di-wilayahnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2022 17:10:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[#bankemok]]></category>
		<category><![CDATA[#BersihRentenir]]></category>
		<category><![CDATA[#desacikujang]]></category>
		<category><![CDATA[#GuritaRentenir]]></category>
		<category><![CDATA[#Penolakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=18240</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kades-cikujang-tolak-bank-emok-beroperasi-di-wilayahnya/" title="Kades Cikujang Tolak Bank Emok Beroperasi di Wilayahnya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID</strong> &#8211; Kepala Desa Cikujang, Heny Mulyani mengingatkan warganya untuk tidak lagi berurusan dengan Bank Emok yang membuat resah. Mamih Heny sapaan akrabnya ini menginginkan diwilayahnya bersih dari Bank Emok.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan saat dirinya sedang mengunjungi warga dalam rangka pembagian beras dari Baznas untuk warga prioritas kurang mampu pada Rabu, (20/04/2022).</p>
<p>Menurut Heny, kegiatan yang dilakukannya saat ini sekaligus menyapa dan memberikan secara langsung beras bantuan dari Baznas untuk warga yang berada disekitar Kantor Desa Cikujang.</p>
<p>“Kita langsung berikan kepada mereka yang membutuhkan dan diberikan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga yang berada disekitar Kantor Desa,sehingga dengan begitu selain kita dekat dengan warga dan mengetahui juga secara langsung keluhan serta keadaan warga kita di di wilayah,”ucap Heny kepada Lingkarpena.id yang ikut dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Terlihat, Kades Cikujang ini berjalan mendatangi warga sekitar, dengan langsung menyambangi pintu rumah warga yang tertutup pun turut diketuknya untuk mendapatkan haknya mendapatkan bantuan.</p>
<p>Sementara itu, disaat warga sedang mengambil bantuan, bagi warga yang pernah berurusan dengan Bank Emok sebagian warga ada yang harus menjual beras untuk dibayarkan guna menutupi pinjamannya ke Bank Emok.</p>
<p>Kades mengingatkan, beberapa warga untuk tidak lagi berhubungan dengan Bank Emok. Menurut Kepala Desa Cikujang, ia menginginkan kedepan warga bersih dari Bank Emok.</p>
<p>“Saya ingin Desa Cikujang bersih dari Bank Emok. Kenapa? karena saya seorang perempuan dan sangat sedih. Contohnya, kalo ke Bank Emok ada yang menjual beras untuk 1 bulannya. Dan itu untuk membayar Bank Emok. Coba bayangkan, Bank Emok ini tidak sopan, betul saya ngomong. Silahkan datang bagi yang mempunyai urusan dengan Bank Emok, yang merasa tersinggung, silahkan datang ke Kantor Desa Cikujang,” tegasnya.</p>
<p>Menurut Heny, Bank Emok ini, etika saat menagih kepada warga kadang hingga larut malam. Hal itulah yang disesalkan oleh Kades Cikujang.</p>
<p>“Bank Emok ini, magrib aja, jam 7 malam masih nagih yah,” ucap Heny sambil menanyakan hal itu kepada warganya. “Masih keliling-keling jam 7 itu,” tambahnya.</p>
<p>Mamih Heny menambahkan, guna mengantisipasi dan mengingatkan warga, dirinya sudah mencoba untuk melakukan berbagai upaya. Selain memasang plang, sosialisasi ke warga. Hal itu dilakukan agar warga tidak lagi berurusan dengan Bank Emok.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kades-cikujang-tolak-bank-emok-beroperasi-di-wilayahnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terjerat Bank Emok Pasutri Nyaris Pisah</title>
		<link>https://lingkarpena.id/terjerat-bank-emok-pasutri-nyaris-pisah/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/terjerat-bank-emok-pasutri-nyaris-pisah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Mar 2022 17:05:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[#]]></category>
		<category><![CDATA[#bankemok]]></category>
		<category><![CDATA[#pinjamanmudah]]></category>
		<category><![CDATA[#rumahtangganyarispecah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=16763</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/terjerat-bank-emok-pasutri-nyaris-pisah/" title="Terjerat Bank Emok Pasutri Nyaris Pisah" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID</strong> &#8211; dr Cecep Sutisna, salah satu Tokoh Masyarakat di Kampung Pabuaran, Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, prihatin maraknya Bank Emok yang berkembang ditengah lingkungan warga.</p>
<p>Menurutnya, maraknya pinjaman Bank Emok di daerah tersebut, penyebab utama merupakan faktor ekonomi masyarakat yang semakin sulit. Banyaknya warga yang terjerat dengan Bank Emok juga bukan solusi terbaik.</p>
<p>Hal itu terjadi karena gampangnya proses pinjaman dan pengucuran dana yang ditawarkan oleh Bank Emok, baik untuk yang legal maupun Ilegal.</p>
<p>&#8220;Saya turut perihatin melihat warga, beberapa dari mereka banyak yang terlilit hutang ke Bank Emok. Bahkan ada warga saya yang sampai ribut antara suami istri hingga menggugat untuk bercerai. Bahkan ada juga yang rumahnya di sita oleh Bank Emok karna tak mampu membayar cicilan,&#8221; ungkap dr Cecep Sutisna, di Cibadak, Sabtu, (12/03/2022).</p>
<p>Lebih jauh ia mengatakan, memang diakui selama ini pemerintah belum ada solusi terkait masalah bank emok ini. Menurutnya para tokoh masyarakat diwilayah itu sudah mulai resah dampak dari peredaran Bank Emok yang tumbuh pesat. Namun mereka belum mendapatkan jalan keluarnya.</p>
<p>Kendati demikian, kata dia, sebagai upaya kami bersama tokoh lainya mencoba untuk membatasi peredaran Bank Emok di wilayah lingkungan Kampung Pabuaran tersebut. pihaknya sepakat untuk memasang himbauan berupa spanduk yang bertuliskan &#8216;Bank Emok dan sejenisnya di larang masuk dan beroperasi diwilayah itu.</p>
<p>Menurutnya, mungkin dengan upaya ini dapat efektif untuk membatasi ruang gerak Bank Emok, apalagi dengan bunga yang cukup tinggi.</p>
<p>&#8220;Kami akan upayakan semampu kami untuk membatasi ruang gerak Bank Emok diwilayah ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ema (Nama samaran) salah satu warga yang memanfaatkan pinjaman dana dari Bank Emok mengatakan, sulitnya untuk mendapatkan pinjaman keuangan di saat membutuhkan biaya yang menjadi salah satu faktor warga untuk mendapatkan pinjaman secara mudah.</p>
<p>&#8220;Bank Emok itu prosesnya mudah dan tidak berbelit belit, hanya dengan bermodalkan KTP uang bisa segera cair. Ya walaupun bunganya cukup tinggi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, sistem Bank Emok memang mengunakan cara &#8220;Tanggung Renteng&#8221; secara bersama-sama dan hal itu tidak jadi masalah baginya yang sedang membutuhkan dana segar untuk memenuhi kebutuhannya.</p>
<p>&#8220;Ya, kalau ada solusi lain dari pemerintah untuk membantu kami dengan memberikan pinjaman dengan bunga rendah dan proses yang tidak berbelit belit, mungkin itu akan menjadi solusi. Ya agar kami bisa terlepas dari jeratan Bank Emok, di saat kami membutuhkan uang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lanjutnya, besar harapan mereka pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat bisa mencarikan solusi terbaik ditengah permasalah sulitnya ekonomi ini.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan saja ada jalan terbaik, karna kami tak ada pilihan di saat sulit untuk mendapatkan pinjaman,&#8221; harapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/terjerat-bank-emok-pasutri-nyaris-pisah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
