<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berakhir Damai &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/berakhir-damai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 May 2026 14:42:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Berakhir Damai &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sempat Viral di Medsos, Konsumen dan Operator SPBU Cimaja Berakhir Damai</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sempat-viral-di-medsos-konsumen-dan-operator-spbu-cimaja-berakhir-damai/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sempat-viral-di-medsos-konsumen-dan-operator-spbu-cimaja-berakhir-damai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 14:40:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Berakhir Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Konsumen SPBU]]></category>
		<category><![CDATA[Operator SPBU]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Gunungguruh]]></category>
		<category><![CDATA[Sempat Viral]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU Cimaja]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Pernyataan Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Viral di Medsos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=66328</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sempat-viral-di-medsos-konsumen-dan-operator-spbu-cimaja-berakhir-damai/" title="Sempat Viral di Medsos, Konsumen dan Operator SPBU Cimaja Berakhir Damai" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kesalahpahaman antara operator SPBU Cimaja, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, dengan seorang konsumen yang sempat viral di media sosial Facebook akhirnya berujung damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara musyawarah dan kekeluargaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perwakilan SPBU Cimaja Surade, Erlan Alamayah mengatakan, bahwa proses Mediasi berlangsung di Polsek Gunungguruh, pada Jumat ( 29/5/2026 ) malam dan disaksikan banyak pihak termasuk aparat kepolisian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah telah dilakukan mediasi di Polaek Gunungguruh,&#8221; singkat Erlan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perdamaian itu dituangkan dalam sebuah “Surat Pernyataan Bersama” yang dibuat pada Jumat malam (29/5/2026), terkait insiden yang sebelumnya terjadi di SPBU Cimaja pada Selasa (26/5/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam surat tersebut disebutkan, pihak pertama bernama Budiansyah (28), warga Kampung Pangkalan RT 18 RW 19, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Sedangkan pihak kedua adalah Nursania Findi Widianati (29), warga Kampung Mangkalaya RT 03 RW 04, Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kedua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara musyawarah pada Jumat, 29 Mei 2026 sekitar pukul 20.15 WIB. Dalam isi surat disebutkan bahwa persoalan yang terjadi di SPBU Cimaja diselesaikan secara kekeluargaan dengan sejumlah poin kesepakatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu poin utama dalam kesepakatan tersebut yakni kedua belah pihak saling memaafkan atas kejadian yang telah terjadi. Selain itu, pihak pertama juga meminta kepada pihak kedua untuk membantu melakukan klarifikasi di media sosial terkait unggahan yang sebelumnya sempat dibuat dan viral.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak hanya itu, kedua pihak juga bersepakat untuk tidak saling menyudutkan maupun memperpanjang persoalan yang telah terjadi. Bahkan dalam poin lainnya disebutkan, apabila di kemudian hari ada pihak ketiga yang mencoba memperpanjang masalah tersebut, maka kedua belah pihak memilih untuk tidak menanggapinya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Surat pernyataan bersama itu ditutup dengan penegasan bahwa dokumen dibuat secara sadar tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Dokumen tersebut juga dilengkapi tanda tangan kedua belah pihak beserta para saksi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sempat-viral-di-medsos-konsumen-dan-operator-spbu-cimaja-berakhir-damai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Perseteruan Warga Cibuaya, Tempuh Jalan Damai</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kasus-perseteruan-warga-cibuaya-tempuh-jalan-damai/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kasus-perseteruan-warga-cibuaya-tempuh-jalan-damai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Apr 2025 06:16:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Berakhir Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Ciracap]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Ciracap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=51733</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kasus-perseteruan-warga-cibuaya-tempuh-jalan-damai/" title="Kasus Perseteruan Warga Cibuaya, Tempuh Jalan Damai" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Insiden perseteruan dua warga bertetangga di Kampung Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, yang berujung terjadinya pembacokan. Bahkan kejadian itu sempat menggemparkan warga setempat. Namun kini berahir dengan perdamaian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Atas kejadian itu pelaku berinisial A, setelah diamankan, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai melalui musyawarah di Kantor Polsek Ciracap, pada Sabtu ( 26/4/2025 ) sekira pukul 15.30 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kapolsek Ciracap, Iptu Taopick Hadian, saat dikonfirmasi menuturkan, bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk menyelesaikan kasus tersebut melalui musyawarah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kedua belah pihak sudah melakukan musyawarah dengan kesepakatan tidak akan menuntut. Penyelesaian secara kekeluargaan ini atas permintaan kedua belah pihak dan tanpa unsur paksaan,&#8221; ujar Kapolsek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, pada Selasa ( 22/4/2025 ), sekira pukul 12.30 WIB, terjadi percekcokan antara Alex dengan Noneng Ocos ( 55 ), keduanya warga Kampung Jaringao, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibat percekcokan itu berujung perkelahian, dan menyebabkan telinga kiri Noneng Ocos terluka akibat terkena sabetan senjata tajam jenis golok. Ahirnya kasus ini diselesaikan melalui cara kekeluargaan, dan keduanya sepakat untuk saling memaafkan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kasus-perseteruan-warga-cibuaya-tempuh-jalan-damai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Pemukulan Wartawan di Sukabumi Berakhir Damai</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kasus-pemukulan-wartawan-di-sukabumi-berakhir-damai/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kasus-pemukulan-wartawan-di-sukabumi-berakhir-damai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 05:12:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Berakhir Damai]]></category>
		<category><![CDATA[Curugkembar Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pemukulan]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiayaan Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Curugkembar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=45556</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kasus-pemukulan-wartawan-di-sukabumi-berakhir-damai/" title="Kasus Pemukulan Wartawan di Sukabumi Berakhir Damai" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kasus pemukulan terhadap salah satu wartawan yang bertugas di wilayah Selatan Sukabumi Jawa Barat, pada beberapa hari lalu berakhir islah (damai).</p>
<p>Berawal saudara Iwan (40) salah satu wartawan media online Metropol News, sempat menjadi korban penganiayaan di Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumii. Kedua belah pihak menempuh jalur damai pada Kamis (31/10/24 ) kemarin sekira pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Diketahui, Iwan mengalami penganiayaan saat akan meliput kegiatan olah raga di Kecamatan Curugkembar, pada Senin (28/10/2024 ). Iwan sempat melaporkan kejadian itu ke Polsek Curugkembar sesaat setelah kejadian.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Curugkembar Aipda Cecep Pendi R membenarkan adanya musyawarah antara pelaku dengan korban. Terkait dengan itu, Pihak kepolisian, kata dia, tentunya kembali kepada pihak korban yang inisiatif sendiri memaafkankan atas tindakan pelaku kepadanya.</p>
<p>&#8220;Kami dari pihak kepolisian menangani serius kejadian tersebut, namun benar terlah terjadi upaya damai melalui musyawarah antara kedua belah pihak dan saling memaafkan atas peristiwa tersebut,&#8221; jelas Cecep.</p>
<p>Dikatakan Iwan, benar telah dilaksanakan musyawarah serta kesepakatan damai pada 31 Oktober 2024 antara dirinya dan pelaku AL, didampingi pimpinan redaksi, Dalam pertemuan ini, pelaku meminta maaf atas tindakan kekerasan yang dilakukannya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.</p>
<p>Kemudian dirinya pun memaafkan pelaku, dengan sepenuh hati, menyatakan bahwa tidak akan menuntut hukum lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Benar pada 31 Oktober 2024 telah dilakukan pertemuan dengan pelaku, bahkan pimpinan redaksi pun hadir falam pertemuan itu. Pelaku meminta maaf atas tindakan kekerasan yang dilakukannya dan kamipun saling memaafkan,&#8221; kata Iwan.</p>
<p>Lantas kata Iwan, dirinya menerangkan bahwa pelaporan insiden tersebut telah di cabut. Dirinya berterimakasih kepada pihak kepolisian Polsek Curugkembar yang telah memediasi kasus tersebut.**</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kasus-pemukulan-wartawan-di-sukabumi-berakhir-damai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
