<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Nyalindung &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/kecamatan-nyalindung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 06:07:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Kecamatan Nyalindung &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Santri MDTA Hidayatul Athfal Berprestasi di Porsadin Tingkat Kecamatan Nyalindung</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dua-santri-mdta-hidayatul-athfal-berprestasi-di-porsadin-tingkat-kecamatan-nyalindung/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dua-santri-mdta-hidayatul-athfal-berprestasi-di-porsadin-tingkat-kecamatan-nyalindung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 06:07:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RELIGI]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Santri]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Porsadin]]></category>
		<category><![CDATA[MDTA Hidayatul Athfal]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Membanggakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65336</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dua-santri-mdta-hidayatul-athfal-berprestasi-di-porsadin-tingkat-kecamatan-nyalindung/" title="Dua Santri MDTA Hidayatul Athfal Berprestasi di Porsadin Tingkat Kecamatan Nyalindung" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Prestasi membanggakan diraih santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Hidayatul Athfal, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung. Dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) tingkat kecamatan, dua peserta didiknya berhasil meraih juara pada cabang berbeda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>M. Fahri Hamzah sukses menyabet Juara 1 cabang Tahfidz, sementara Muhammad Arsan Al Farogi meraih Juara 3 cabang Murottal. Keduanya merupakan santri asal Kampung Salagombong yang dibina oleh para pembimbing di lingkungan MDTA Hidayatul Athfal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fahri, putra dari Rizal Awaludin dan Euis Mulyani, dibimbing oleh Ulfah Nurfaidah. Sementara Arsan, putra dari Ujang Sunarya dan Ernawati, mendapat pendampingan dari Rizki Maulana, S.Pd.I.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ajang Porsadin tingkat kecamatan ini diikuti oleh peserta didik dari seluruh Madrasah Diniyah (MDTU) se-Kecamatan Nyalindung. Kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan bakat sekaligus syiar pendidikan keagamaan di kalangan santri. Perwakilan madrasah menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bersama. Terima kasih kepada anak-anak yang telah berjuang, juga kepada para orang tua yang selalu memberikan dukungan penuh,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya itu, pihak madrasah juga menegaskan kesiapan untuk melangkah ke jenjang berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami siap mendampingi para juara untuk melaju ke tingkat kabupaten dan memberikan pembinaan maksimal agar bisa kembali meraih prestasi,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rencananya, Porsadin tingkat Kabupaten Sukabumi akan digelar di Jampangkulon, dengan pembukaan pada Jumat sore, 24 Juli 2026, dan pelaksanaan lomba pada Sabtu hingga Minggu pagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan hasil ini, MDTA Hidayatul Athfal optimistis mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi dan terus melahirkan generasi Qurani yang berprestasi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dua-santri-mdta-hidayatul-athfal-berprestasi-di-porsadin-tingkat-kecamatan-nyalindung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Rusak di Nyalindung Viral, Warga Luapkan Kekesalan: “Harus Koprol Dulu Baru Diperbaiki”</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jalan-rusak-di-nyalindung-viral-warga-luapkan-kekesalan-harus-koprol-dulu-baru-diperbaiki/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/jalan-rusak-di-nyalindung-viral-warga-luapkan-kekesalan-harus-koprol-dulu-baru-diperbaiki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 03:23:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABAR DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Luapan Kekesalan]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Kesal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64618</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jalan-rusak-di-nyalindung-viral-warga-luapkan-kekesalan-harus-koprol-dulu-baru-diperbaiki/" title="Jalan Rusak di Nyalindung Viral, Warga Luapkan Kekesalan: “Harus Koprol Dulu Baru Diperbaiki”" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Hujan yang turun beberapa waktu terakhir seolah mempertegas luka lama di ruas jalan penghubung empat desa di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Lumpur menggenang, batu-batu tajam mencuat dari permukaan, dan sisa-sisa aspal yang terkelupas menjadi saksi bisu betapa jalan itu telah lama terabaikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kondisi tersebut mendadak menjadi sorotan publik setelah sebuah video berdurasi 1 menit 22 detik viral di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang perempuan yang tengah mengendarai sepeda motor tak mampu lagi menahan kekesalannya. Ia berhenti di tengah jalan rusak, lalu meluapkan unek-unek yang selama ini dipendam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan nada kesal bercampur lelah, ia menyampaikan bahwa upaya untuk menyuarakan kondisi jalan tersebut sudah dilakukan berkali-kali, namun tak kunjung mendapat perhatian luas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Aneh, sudah beberapa kali diviralkan tapi tidak pernah viral. Masa harus sewa artis dulu?” ujarnya dalam video.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jalan yang dikeluhkan itu bukan sekadar akses biasa. Ia menjadi penghubung penting bagi empat desa sekaligus, yakni Desa Cijangkar, Bojongkalong, Bojongsari, dan Sukamaju. Namun alih-alih menjadi jalur mobilitas yang layak, jalan tersebut justru berubah menjadi lintasan yang menyulitkan, terutama saat musim hujan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Perempuan itu bahkan menyindir kondisi yang dianggap tak masuk akal. Dengan bahasa yang lugas dan penuh emosi, ia mempertanyakan sampai kapan warga harus bertahan dalam kondisi seperti itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami harus bagaimana? Jalan ini dari zaman Marwan Hamami belum juga diperbaiki. Apa harus merangkak? Harus telanjang sambil koprol? Kami sudah lelah,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keluhan itu tak berhenti di situ. Ia juga menyinggung kewajiban warga yang tetap berjalan, termasuk dalam hal pembayaran pajak. Baginya, ada ketimpangan antara kewajiban yang dipenuhi masyarakat dengan hak yang belum dirasakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Padahal warga aktif bayar pajak, kenapa jalannya seperti ini?” keluhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Suara dalam video tersebut rupanya mewakili keresahan banyak warga lainnya. A. Ahmad, salah seorang warga setempat, membenarkan bahwa kondisi jalan di wilayah itu memang sudah sangat memprihatinkan. Bahkan, menurutnya, kerusakan terjadi hampir di sepanjang ruas jalan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia mengaku kesulitan mengidentifikasi titik lokasi yang muncul dalam video viral tersebut, karena hampir seluruh bagian jalan memiliki kondisi yang serupa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8221; Saya kurang hafal titik pastinya, karena hampir semuanya rusak. Jalannya seperti sungai yang tidak ada airnya,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi warga, jalan bukan hanya soal infrastruktur, melainkan urat nadi kehidupan. Dari jalan itulah aktivitas ekonomi bergerak, anak-anak pergi ke sekolah, hingga akses menuju layanan kesehatan bergantung. Ketika jalan rusak, maka seluruh sendi kehidupan ikut tersendat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kini, video tersebut telah menyebar luas dan menuai beragam tanggapan dari warganet. Sebagian besar menyuarakan keprihatinan sekaligus mendesak adanya perhatian serius dari pihak berwenang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah derasnya arus informasi digital, suara warga dari pelosok Nyalindung akhirnya menemukan jalannya. Namun pertanyaannya, apakah kali ini keluhan itu benar-benar akan sampai dan berujung pada perubahan nyata, atau kembali tenggelam seperti sebelumnya</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/jalan-rusak-di-nyalindung-viral-warga-luapkan-kekesalan-harus-koprol-dulu-baru-diperbaiki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hangatnya Halalbihalal di Neglasari Nyalindung, Ruang Silaturahmi yang Menguatkan Kebersamaan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/hangatnya-halalbihalal-di-neglasari-nyalindung-ruang-silaturahmi-yang-menguatkan-kebersamaan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/hangatnya-halalbihalal-di-neglasari-nyalindung-ruang-silaturahmi-yang-menguatkan-kebersamaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 12:39:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Acara Halalbihalal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Neglasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Nurul Mu'minin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64594</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/hangatnya-halalbihalal-di-neglasari-nyalindung-ruang-silaturahmi-yang-menguatkan-kebersamaan/" title="Hangatnya Halalbihalal di Neglasari Nyalindung, Ruang Silaturahmi yang Menguatkan Kebersamaan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Masjid Jami Nurul Muminin, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/04/2026). Pemerintah Desa Neglasari menggelar Syahriahan dan Halal Bihalal bersama unsur Forkopimcam Nyalindung, Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), serta tokoh masyarakat.</p>
<p>Sejak pagi, warga tampak berdatangan dengan senyum dan sapaan akrab. Momen ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi ruang pertemuan batin setelah sebulan penuh menjalani ibadah Ramadhan. Saling berjabat tangan, berpelukan, dan bertukar doa menjadi pemandangan yang mendominasi jalannya acara.</p>
<p>Kepala Desa Neglasari, Iyan Sopian, menegaskan pentingnya menjaga tradisi halal bihalal sebagai bagian dari kearifan lokal yang memperkuat persatuan masyarakat. Menurutnya, momentum ini menjadi waktu terbaik untuk merajut kembali hubungan yang mungkin sempat renggang.</p>
<p>“Halal bihalal ini jadi momentum mempererat silaturahmi dan saling memaafkan agar kebersamaan tetap terjaga,” ujarnya dengan singkat.</p>
<p>Acara tersebut turut dihadiri Camat Nyalindung, Kapolsek Nyalindung, dan Danramil Nyalindung yang menunjukkan sinergitas antara pemerintah desa dengan unsur Forkopimcam. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun wilayah.</p>
<p>Selain sambutan, kegiatan juga diisi dengan tausiah keagamaan yang mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat keimanan pasca-Ramadhan.</p>
<p>Di tengah arus kehidupan yang semakin dinamis, tradisi seperti halal bihalal di Desa Neglasari menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah desa tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada eratnya ikatan sosial warganya.</p>
<p>Melalui momen sederhana namun sarat makna ini, Desa Neglasari kembali meneguhkan diri sebagai komunitas yang menjunjung tinggi persaudaraan, kebersamaan, dan nilai-nilai gotong royong.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/hangatnya-halalbihalal-di-neglasari-nyalindung-ruang-silaturahmi-yang-menguatkan-kebersamaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ruas Jalan Nyalindung Sukabumi Tertimbun Lumpur, Lalulintas Sempat Lumpuh</title>
		<link>https://lingkarpena.id/ruas-jalan-nyalindung-sukabumi-tertimbun-lumpur-lalulintas-sempat-lumpuh/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/ruas-jalan-nyalindung-sukabumi-tertimbun-lumpur-lalulintas-sempat-lumpuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 12:29:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Guyuran Hujan Deras]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Lalulintas Lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[Tertimbun Lumpur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64528</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/ruas-jalan-nyalindung-sukabumi-tertimbun-lumpur-lalulintas-sempat-lumpuh/" title="Ruas Jalan Nyalindung Sukabumi Tertimbun Lumpur, Lalulintas Sempat Lumpuh" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Sukabumi sejak siang hingga sore hari, Selasa (14/4/2026), memicu bencana longsor dan banjir bandang di Kecamatan Nyalindung. Material lumpur dan batu turun dari perbukitan, menutup ruas jalan provinsi yang menghubungkan Sukabumi–Sagaranten, membuat arus lalu lintas sempat tersendat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Kampung Legokareuy, Desa Cijangkar, jalur provinsi tertutup material longsor yang cukup tebal. Sementara di Desa Kertaangsana, tepatnya di Kampung Liung Gunung, kondisi serupa terjadi. Jalan utama yang menjadi akses vital warga tertimbun lumpur akibat banjir bandang, memaksa petugas memberlakukan sistem buka-tutup arus kendaraan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Suasana di lokasi sempat mencekam. Air bercampur lumpur mengalir deras membawa material dari lereng, meninggalkan jejak genangan dan timbunan tanah di badan jalan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, peristiwa ini tetap menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas dari berbagai unsur bergerak cepat. Alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum diterjunkan untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan. Proses pembersihan masih berlangsung hingga sore hari, di tengah kondisi cuaca yang masih diguyur hujan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, A. Ahmad, mengatakan bahwa bencana ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam durasi yang cukup lama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama mengakibatkan banjir bandang yang membawa material hingga menutup ruas jalan provinsi Sukabumi–Sagaranten,” ujar A. Ahmad kepada wartawan, Selasa (14/4).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, begitu menerima laporan dari masyarakat dan perangkat desa, tim langsung bergerak melakukan asesmen ke lokasi. Koordinasi pun dilakukan dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, TNI-Polri, hingga relawan kebencanaan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain penanganan darurat, pihaknya juga terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lereng dan aliran sungai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8221; Kami mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat hujan masih berlangsung. Potensi longsor susulan dan banjir masih bisa terjadi,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga laporan ini disusun, belum ada data pasti terkait kerusakan rumah warga, fasilitas umum, maupun kerugian materiil lainnya. Pendataan masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di balik kejadian ini, terselip pesan penting tentang kesiapsiagaan. Alam kembali mengingatkan, bahwa wilayah dengan kontur perbukitan seperti Nyalindung memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi. Saat hujan turun tanpa jeda, kewaspadaan menjadi benteng pertama yang harus dimiliki setiap warga.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/ruas-jalan-nyalindung-sukabumi-tertimbun-lumpur-lalulintas-sempat-lumpuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ambulans Desa Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Nyalindung, Tidak Ada Korban Jiwa</title>
		<link>https://lingkarpena.id/ambulans-desa-ringsek-tertimpa-pohon-tumbang-di-nyalindung-tidak-ada-korban-jiwa/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/ambulans-desa-ringsek-tertimpa-pohon-tumbang-di-nyalindung-tidak-ada-korban-jiwa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 12:08:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulans Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulans Ringsek]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Mekarsari]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[tertimpa pohon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=61474</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/ambulans-desa-ringsek-tertimpa-pohon-tumbang-di-nyalindung-tidak-ada-korban-jiwa/" title="Ambulans Desa Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Nyalindung, Tidak Ada Korban Jiwa" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah mobil ambulans milik Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalur jalan provinsi Kampung Cicalobak, RT 06 RW 003, Desa Cijangkar, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 13.42 WIB.</p>
<p>Diketahui, peristiwa tersebut dipicu adanya cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah di mana Ambulans berada.</p>
<p>Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, kejadian terjadi saat ambulans baru saja menjemput pasien dari RS Secapa dan sedang dalam perjalanan kembali. Di dalam ambulans terdapat delapan orang termasuk sopir.</p>
<p>“Mobil ambulans Pemdes Mekarsari tertimpa pohon jengjeng yang tumbang secara tiba-tiba saat melintas di lokasi. Saat itu hujan deras disertai angin kencang,” ujar P2BK Nyalindung, A. Ahmad, kepada lingkarpena.id Rabu (21/01/2026).</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun beberapa penumpang mengalami benturan ringan. Di antaranya Wahyudin (48), warga Kampung Pasirkadu, mengalami benturan di bagian belakang kepala. Ani Suhayat (52), warga Desa Mekarsari, mengalami benturan di bahu dan kepala. Sementara penumpang lainnya, termasuk pasien bernama Nurhasanah (47), dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa luka serius.</p>
<p>A. Ahmad menjelaskan, setelah menerima laporan, pihaknya bersama unsur Forkopimcam Nyalindung yang terdiri dari Camat, Kapolsek, Koramil, serta Pemerintah Desa Cijangkar langsung melakukan asesmen dan penanganan di lokasi kejadian.</p>
<p>“Pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi, sehingga arus lalu lintas kembali normal. Sementara mobil ambulans telah dibawa ke Kantor Desa Mekarsari untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.</p>
<p>Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.</p>
<p>“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap hujan disertai angin kencang dan petir, khususnya saat melintas di jalur-jalur rawan pohon tumbang,” pungkas A. Ahmad.</p>
<p>Sumber informasi kejadian ini diperoleh dari masyarakat sekitar lokasi dan tenaga kesehatan Puskesmas setempat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/ambulans-desa-ringsek-tertimpa-pohon-tumbang-di-nyalindung-tidak-ada-korban-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Medan Terjal dan Cuaca Ekstrem Tak Surutkan Langkah PLN Pulihkan Listrik Nyalindung</title>
		<link>https://lingkarpena.id/medan-terjal-dan-cuaca-ekstrem-tak-surutkan-langkah-pln-pulihkan-listrik-nyalindung/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/medan-terjal-dan-cuaca-ekstrem-tak-surutkan-langkah-pln-pulihkan-listrik-nyalindung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 13:49:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Pascabencana Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[PLN UPL Cikembar]]></category>
		<category><![CDATA[PT PLN Persero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=60795</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/medan-terjal-dan-cuaca-ekstrem-tak-surutkan-langkah-pln-pulihkan-listrik-nyalindung/" title="Medan Terjal dan Cuaca Ekstrem Tak Surutkan Langkah PLN Pulihkan Listrik Nyalindung" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Pascabencana longsor yang melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, PT PLN (Persero) ULP Cikembar UP3 Sukabumi bergerak cepat memulihkan pasokan listrik yang sempat terhenti di sejumlah kecamatan, yakni Nyalindung, Purabaya, Sagaranten, dan Pabuaran, Selasa (30/12/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gangguan kelistrikan terjadi akibat longsor di kawasan perbukitan sekitar Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, yang merusak infrastruktur jaringan listrik. Dua tiang listrik utama dilaporkan terbawa material longsoran tanah sehingga memutus jalur suplai listrik ke wilayah terdampak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski dihadapkan pada kondisi medan yang berat dan cuaca yang tidak menentu, tim PLN ULP Cikembar tetap melakukan upaya maksimal. Akses menuju titik kerusakan berada di area perbukitan dengan jarak sekitar 1,5 kilometer dari jalan yang dapat dilalui kendaraan roda empat. Akibatnya, seluruh peralatan dan material harus diangkut dengan berjalan kaki.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas PLN, Eka, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa jalur yang mengalami kerusakan merupakan jalur suplai utama untuk Kecamatan Nyalindung. Oleh karena itu, perbaikan harus dilakukan secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dua tiang listrik yang rusak berada di lokasi yang cukup ekstrem. Untuk mencapainya, tim harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 1,5 kilometer karena tidak memungkinkan dilalui kendaraan,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak hanya itu, proses pemasangan tiang listrik juga dilakukan secara manual. Dua tiang dengan estimasi berat sekitar 300 kilogram harus ditarik menggunakan tali tambang menuju puncak bukit. Proses tersebut menuntut tenaga ekstra dan koordinasi yang baik antarpetugas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Eka menambahkan, tantangan di lapangan semakin berat karena kondisi cuaca yang berubah-ubah dan cenderung ekstrem. Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat petugas untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Selain medan yang terjal, kami juga harus berpacu dengan cuaca. Namun alhamdulillah, perbaikan dapat diselesaikan,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, PLN memastikan perbaikan jaringan telah rampung dan pasokan listrik di wilayah terdampak kembali normal. PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta segera melaporkan apabila menemukan gangguan kelistrikan di lingkungan masing-masing.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/medan-terjal-dan-cuaca-ekstrem-tak-surutkan-langkah-pln-pulihkan-listrik-nyalindung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Si Jago Merah Luluh Lantakan Rumah di Nyalindung Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/si-jago-merah-luluh-lantakan-rumah-di-nyalindung-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/si-jago-merah-luluh-lantakan-rumah-di-nyalindung-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 13:02:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bojongsari]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Luluh Lantak]]></category>
		<category><![CDATA[P2BK Nyalindung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=56978</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/si-jago-merah-luluh-lantakan-rumah-di-nyalindung-sukabumi/" title="Si Jago Merah Luluh Lantakan Rumah di Nyalindung Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kebakaran dahsyat melanda sebuah rumah sederhana milik warga bernama Ade Habsoh di Kampung Karikil RT 003/001, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (27/9/2025) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.</p>
<p>Insiden ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat, meskipun untungnya tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.</p>
<p>Akibat kobaran api yang cepat menjalar, seluruh bangunan rumah yang terbuat dari kayu dan anyaman bambu hangus terbakar. Pemilik rumah, Ade Habsoh, terpaksa dievakuasi ke tempat aman oleh warga sekitar untuk menghindari bahaya lebih lanjut.</p>
<p>Menurut keterangan tertulis dari A. Ahmad, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan mendalam.</p>
<p>&#8220;Kami belum dapat menentukan penyebabnya secara pasti,&#8221; ujar Ahmad secara singkat kepada lingkarpena.id Sabtu (27/9).</p>
<p>Ahmad menambahkan bahwa tantangan utama dalam penanganan kebakaran ini adalah akses lokasi yang sulit dilalui kendaraan roda empat serta jarak yang jauh dari sumber air terdekat. Akibatnya, upaya pemadaman dilakukan secara manual oleh warga menggunakan air dari toren milik penduduk setempat.</p>
<p>Kondisi ini memungkinkan api merambat dengan cepat, sehingga seluruh struktur rumah tidak dapat diselamatkan.</p>
<p>Berbagai pihak segera merespons kejadian tersebut, termasuk tim P2BK, Babinsa, Babinmas, pemerintah desa (Pemdes), Satpol PP, Karang Taruna, serta relawan yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan awal.</p>
<p>Pihak berwenang kini fokus pada investigasi lebih lanjut guna mencegah kejadian serupa di masa depan, terutama di wilayah pedesaan dengan infrastruktur terbatas.Jika ada perkembangan terbaru, informasi lebih lanjut akan disampaikan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/si-jago-merah-luluh-lantakan-rumah-di-nyalindung-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Longsor di Ruas Jalan Provinsi di Kecamatan Nyalindung Sempat Hambat Lalulintas</title>
		<link>https://lingkarpena.id/longsor-di-ruas-jalan-provinsi-di-kecamatan-nyalindung-sempat-hambat-lalulintas/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/longsor-di-ruas-jalan-provinsi-di-kecamatan-nyalindung-sempat-hambat-lalulintas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 13:54:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Hambat Lalulintas]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[P2BK Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Ruas Jalan Provinsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=52306</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/longsor-di-ruas-jalan-provinsi-di-kecamatan-nyalindung-sempat-hambat-lalulintas/" title="Longsor di Ruas Jalan Provinsi di Kecamatan Nyalindung Sempat Hambat Lalulintas" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Guyuran hujan berintensitas tinggi terjadi beberapa daerah di Kabupaten Sukabumi. Seperti di Kecamatan Nyalindung pada Rabu (14/5/2025) teah terjadi longsor.</p>
<p>Bencana longsor yang terjadi sekira pukul 15.30 WIB, sempat menghambat lalulintas di ruas jalan provinsi. Longsor terjadi tepatnya di Kampung Legokareuy RT 04/04, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Dalam keterangan tertulisnya yang diterima lingkarpena.id melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, A. Ahmad menyebutkan, akibat longsor yang terjadi dibeberapa titik sempat menghambat lalu lintas kendaraan.</p>
<p>&#8220;Kami bersama formopimcam, pemdes dan dinas PU serta masyarakat setempat segera melakukan asessment ke lapangan dan melakukan penangan dengan bantuan alat berat dari PU. Alhamdulilah lalu lintas kendaraan bisa diatasi meskipun sistem buka tutup,&#8221; ujar Ahmad.</p>
<p>Forkopincam menghimbau pengguna jalan yang melintas diharap berhati hati dan kepada masyarakat dihimbau pula untuk tetap waspada dengan cuaca ekstrim saat ini.</p>
<p>&#8220;Longsor dapat diatasi dengan bantuan dari Dinas PU. Lalulintas sudah kembali normal. Namun kami imbau para pengendara meski berhati-hati mengingat cuaca masih ekstrem,&#8221; singkatnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/longsor-di-ruas-jalan-provinsi-di-kecamatan-nyalindung-sempat-hambat-lalulintas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisata Goa Buniayu Nyalindung Perlu Perawatan Intensif Puluhan Wisatawan Roda Empat Putar Balik   </title>
		<link>https://lingkarpena.id/wisata-goa-buniayu-nyalindung-perlu-perawatan-intensif-puluhan-wisatawan-roda-empat-putar-balik/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/wisata-goa-buniayu-nyalindung-perlu-perawatan-intensif-puluhan-wisatawan-roda-empat-putar-balik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Awbs]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2025 12:42:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata Alam Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian KLHK]]></category>
		<category><![CDATA[KPH Perhutani Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[WisataGoa Buniayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=50827</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/wisata-goa-buniayu-nyalindung-perlu-perawatan-intensif-puluhan-wisatawan-roda-empat-putar-balik/" title="Wisata Goa Buniayu Nyalindung Perlu Perawatan Intensif Puluhan Wisatawan Roda Empat Putar Balik   " itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong>LINGKARPENA.ID</strong></span> | Wisata Goa Buniayu milik Perhutani  yang terletak di Wilayah  Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Biasanya paska hari raya lebaran banyak di kunjungi wisatawan. Namun kali ini banyak pengunjung putar balik akibat akses jalan  menuju lokasi Goa tidak nyaman</p>
<p>Ryaningsih, salah satu Wisatawan asal Sukabumi menyayangkan, akibat akses jalan yang terjal ia bersama rombongan tidak jadi menuju lokasi wisata karena berkaitan dengan keselamatan.</p>
<p>&#8220;Saya berharap pihak Perhutani Supaya bisa memperbaiki akses jalan dan fasilitas penunjang lainnya,&#8221; pinta Ryaningsih, Minggu, 6 April 2025 di lokasi wisata.</p>
<p>&#8220;Padahal lokasi dan tempat Wisata Goa Buniayu sangatlah indah dengan pesona alamnya yang menyajikan dan menyejukan dengan hembusan oksigen alami,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Saat ditanya rombongan Ryaningsih mengatakan, ia datang ke lokasi wisata Goa Buniayu tersebut bersama rombongan kurang lebih 12 orang.</p>
<p>&#8220;Kami datang menggunakan mobil. Tapi setelah chek jalan ternyata bergelombang takut mobil nyangkut-nyakut akhirnya urungkan untuk sampai ke tempat tujuan akhir wisata lalu putar balik,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Ya, harapan kami semoga pihak Pengelola terutama Perun perhutani bisa secepatnya melakukan perbaikan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/wisata-goa-buniayu-nyalindung-perlu-perawatan-intensif-puluhan-wisatawan-roda-empat-putar-balik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wabup Sukabumi Hadiri Muhibah Ramadhan di Kecamatan Nyalindung</title>
		<link>https://lingkarpena.id/wabup-sukabumi-hadiri-muhibah-ramadhan-di-kecamatan-nyalindung/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/wabup-sukabumi-hadiri-muhibah-ramadhan-di-kecamatan-nyalindung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 21:18:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADVERTORIAL]]></category>
		<category><![CDATA[RELIGI]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Nyalindung]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Darul Hajj]]></category>
		<category><![CDATA[Muhibah Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup H Andreas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=50020</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/wabup-sukabumi-hadiri-muhibah-ramadhan-di-kecamatan-nyalindung/" title="Wabup Sukabumi Hadiri Muhibah Ramadhan di Kecamatan Nyalindung" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Muhibah Ramadhan 1446 H/2025 M Tingkat Kabupaten Sukabumi kali ini berlangsung di Kecamatan Nyalindung, tepatnya di Masjid Darul Hajj, di Kampung Haji, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kamis (13/2/2025).</p>
<p>Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, dalam sambutannya mengatakan bahwa Muhibah Ramadhan adalah agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka mempererat jalinan silaturahmi antara Ulama, Umaro dan Masyarakat.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah kita sekarang berkesempatan bisa bertemu langsung dengan ketua DKM Darul Hajj beserta jajaran, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda,&#8221; ungkap Wabup.</p>
<p>Wabup meminta Muhibah Ramadhan ini menjadi bagian dari tradisi yang harus di jaga bersama, sebab Muhibah ini diyakini dapat menjadi momentum untuk menebar kebaikan terhadap sesama.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini selaras dengan visi Kabupaten Sukabumi yaitu Terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarokah, sukabumi dari maju ,unggul berbudaya dan berkah &#8216;ujarnya</p>
<p>DiketahuiKecamatan Nyalindung sendiri merupakan lokasi yang ke lima pelaksanaan Muhibah Ramadhan tahun ini</p>
<p>Pada akhir acara Muhibah Ramdhan turut dilaksanakan khatam Alquran, gerakan pasar murah hingga berbagai santunan kepada warga kurang mampu.**</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/wabup-sukabumi-hadiri-muhibah-ramadhan-di-kecamatan-nyalindung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
