<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kerecek Ager &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/kerecek-ager/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 12:24:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Kerecek Ager &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kerecek Ager, Oseng Rumput Laut Khas Pajampangan yang Kaya Manfaat dan Sarat Cerita Para Pemetik</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kerecek-ager-oseng-rumput-laut-khas-pajampangan-yang-kaya-manfaat-dan-sarat-cerita-para-pemetik/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kerecek-ager-oseng-rumput-laut-khas-pajampangan-yang-kaya-manfaat-dan-sarat-cerita-para-pemetik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 12:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[Kerecek Ager]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Khas Pajampangan]]></category>
		<category><![CDATA[Oseng Rumput Laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67755</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kerecek-ager-oseng-rumput-laut-khas-pajampangan-yang-kaya-manfaat-dan-sarat-cerita-para-pemetik/" title="Kerecek Ager, Oseng Rumput Laut Khas Pajampangan yang Kaya Manfaat dan Sarat Cerita Para Pemetik" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Di balik deretan kuliner khas Pajampangan, Sukabumi Selatan, tersimpan satu hidangan sederhana yang kini mulai jarang dikenal generasi muda. Namanya kerecek ager, sajian oseng rumput laut yang sejak lama menjadi lauk favorit masyarakat pesisir ketika musim panen rumput laut tiba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekilas tampilannya memang sederhana. Namun, di balik harganya yang murah, <em>kerecek ager</em> menyimpan cita rasa khas, kandungan gizi yang melimpah, sekaligus kisah perjuangan para pencari rumput laut yang mempertaruhkan keselamatan demi mendapatkan bahan bakunya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi masyarakat Pajampangan, rumput laut yang dijadikan bahan masakan ini lebih dikenal dengan sebutan ager. Setelah diolah dengan bumbu sederhana seperti cabai, tomat, kencur, gula merah, dan penyedap secukupnya, ager berubah menjadi lauk yang memiliki tekstur kenyal dengan sensasi rasa gurih yang unik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sri Juaningsih (62), warga asal Surade yang kini menetap di Palabuhanratu, mengaku kerecek ager selalu menghadirkan kenangan masa kecilnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saya lebih memilih kerecek ager sebagai teman makan nasi dibanding mi instan. Kalau cara mengolahnya benar, rasanya khas dan bikin ketagihan. Paling enak dimakan saat masih hangat karena kalau sudah dingin teksturnya akan menggumpal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Sri, selain memiliki cita rasa yang khas, rumput laut juga dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rumput laut diketahui mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin B12, vitamin C, zat besi, magnesium, mangan, zinc, kalsium, riboflavin, niasin, hingga tiamin. Kandungan tersebut membuat rumput laut menjadi salah satu bahan pangan yang baik dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mengolah kerecek ager ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Sebelum dimasak, rumput laut harus dibersihkan dari serpihan karang yang masih menempel, kemudian direndam selama sekitar satu jam agar kadar garamnya berkurang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah itu, bumbu ditumis hingga harum sebelum rumput laut dimasukkan dan dimasak sekitar sepuluh menit. Warga juga memiliki satu pantangan saat memasaknya, yakni tidak menambahkan garam karena rumput laut sudah mengandung kadar garam alami. Selain itu, proses memasak tidak boleh terlalu lama agar teksturnya tetap kenyal dan tidak berubah menjadi lembek.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Warga lainnya, Asep Rahmat (54), warga Kecamatan Ciracap, mengatakan kerecek ager merupakan makanan yang selalu dinantikan ketika musim rumput laut tiba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Dulu hampir setiap rumah memasak kerecek ager saat musim panen. Sekarang memang sudah mulai jarang, padahal makanan ini sehat, murah, dan menjadi bagian dari budaya masyarakat pesisir Pajampangan. Sayang kalau sampai hilang,&#8221; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di balik kelezatannya, terdapat perjuangan yang tidak ringan untuk memperoleh rumput laut tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rumput laut hanya bisa dipanen ketika air laut surut dan kondisi ombak relatif tenang. Para pencari harus berjalan hingga ratusan meter menuju hamparan karang di tengah laut, tempat rumput laut berkualitas tumbuh subur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Risiko yang dihadapi pun tidak kecil. Ombak besar yang datang tiba-tiba dapat mengancam keselamatan para pemetik. Karena itu, tidak semua orang berani mencari ager langsung ke laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski penuh tantangan, hasil panen rumput laut justru dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Saat musim panen melimpah, satu kantong plastik ukuran sedang hanya dibanderol sekitar Rp5.000.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi masyarakat Pajampangan, kerecek ager bukan sekadar lauk sederhana. Hidangan ini menjadi warisan kuliner yang merekam kedekatan masyarakat dengan laut, kearifan dalam memanfaatkan hasil alam, serta semangat menjaga tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Di tengah gempuran makanan instan dan kuliner modern, kerecek ager tetap menjadi pengingat bahwa kelezatan sejati terkadang lahir dari bahan yang paling sederhana.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kerecek-ager-oseng-rumput-laut-khas-pajampangan-yang-kaya-manfaat-dan-sarat-cerita-para-pemetik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
