<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketum PWSI &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/ketum-pwsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 06:18:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Ketum PWSI &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketum PWSI Serukan Wartawan Tak Gentar: Kawal Kepentingan Rakyat, Bongkar Korupsi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/ketum-pwsi-serukan-wartawan-tak-gentar-kawal-kepentingan-rakyat-bongkar-korupsi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/ketum-pwsi-serukan-wartawan-tak-gentar-kawal-kepentingan-rakyat-bongkar-korupsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 06:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[Bongkar Kotupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Kawal Kepentingan Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum PWSI]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Persatuan Wartawan Sejahtera Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PWSI]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan Jangan Gentar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=69954</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/ketum-pwsi-serukan-wartawan-tak-gentar-kawal-kepentingan-rakyat-bongkar-korupsi/" title="Ketum PWSI Serukan Wartawan Tak Gentar: Kawal Kepentingan Rakyat, Bongkar Korupsi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Ketua Umum Persatuan Wartawan Sejahtera Indonesia (PWSI) Djunaedi Tanjung meminta insan pers tetap percaya diri menjalankan tugas jurnalistik di tengah munculnya sejumlah persoalan yang menyeret nama oknum yang mengaku wartawan.</p>
<p>Menurutnya, kasus yang dilakukan individu tidak semestinya membuat wartawan lain yang bekerja secara profesional kehilangan keberanian dalam menjalankan fungsi kontrol sosialnya.</p>
<p>Djunaedi menilai profesi wartawan memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, jurnalis dituntut tetap berpegang pada fakta, menjunjung kode etik, serta berani menyampaikan informasi yang menyangkut kepentingan masyarakat.</p>
<p>“Jangan sampai ulah oknum membuat wartawan yang bekerja benar menjadi down secara mental. Wartawan yang profesional harus tetap berdiri tegak, bekerja berdasarkan fakta dan menjalankan fungsi kontrol sosial dengan penuh tanggungjawab,” ujar Djunaedi Tanjung.</p>
<p>Ia juga mengingatkan bahwa kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab. Wartawan tidak boleh bekerja berdasarkan kepentingan pribadi maupun tekanan pihak tertentu.</p>
<p>Menurut Djunaedi, kualitas pers justru terlihat dari keberanian wartawan mempertahankan independensi ketika berhadapan dengan persoalan yang menyangkut kepentingan publik.</p>
<p>“Kita harus menjaga marwah pers. Jangan takut memberitakan persoalan yang memang menjadi kepentingan masyarakat, tetapi tetap gunakan data, lakukan verifikasi dan berikan ruang keberimbangan kepada pihak-pihak terkait,” katanya.</p>
<p>Djunaedi menegaskan, wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan penggunaan anggaran publik. Berbagai dugaan penyimpangan yang ditemukan di lapangan, kata dia, harus dikawal melalui kerja jurnalistik yang profesional dan berdasarkan bukti.</p>
<p>Ia pun mendorong wartawan agar tidak ragu mengungkap berbagai persoalan seperti dugaan korupsi, kolusi, nepotisme maupun penyalahgunaan kewenangan yang berpotensi merugikan masyarakat.</p>
<p>“Kalau ada indikasi korupsi yang merugikan rakyat, pers jangan diam. Kawal, dalami dan sampaikan kepada publik secara bertanggung jawab. Negara membutuhkan pers yang berani mengawasi, bukan pers yang mudah dibungkam,” tegasnya.</p>
<p>Namun demikian, Djunaedi mengingatkan keberanian tersebut tidak boleh dimaknai sebagai kebebasan tanpa batas. Setiap pemberitaan harus tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.</p>
<p>Ia berharap seluruh wartawan dapat memperkuat solidaritas, meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas agar kepercayaan masyarakat terhadap pers tetap terpelihara.</p>
<p>“Pers yang kuat bukan pers yang bebas melakukan apa saja, tetapi pers yang berani, independen, profesional dan bertanggung jawab. Mari kita tunjukkan bahwa wartawan Indonesia tidak mudah ditekan dan tidak mudah dibeli,” pungkas Djunaedi Tanjung.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/ketum-pwsi-serukan-wartawan-tak-gentar-kawal-kepentingan-rakyat-bongkar-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
