<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muara Cipamarangan &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/muara-cipamarangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 May 2026 15:24:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Muara Cipamarangan &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sampah Kiriman Penuhi Pesisir Muara Cipamarangan Pantai Minajaya, Warga Keluhkan Penanganan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sampah-kiriman-penuhi-pesisir-muara-cipamarangan-pantai-minajaya-warga-keluhkan-penanganan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sampah-kiriman-penuhi-pesisir-muara-cipamarangan-pantai-minajaya-warga-keluhkan-penanganan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 15:22:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[Kiriman Sampai Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Muara Cipamarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Objek Wisata Pantai Minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[pantai minajaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=66253</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sampah-kiriman-penuhi-pesisir-muara-cipamarangan-pantai-minajaya-warga-keluhkan-penanganan/" title="Sampah Kiriman Penuhi Pesisir Muara Cipamarangan Pantai Minajaya, Warga Keluhkan Penanganan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Tumpukan sampah kiriman memenuhi kawasan pesisir Muara Cipamarangan hingga sebagian Pantai Minajaya, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Kondisi tersebut membuat pemandangan pantai menjadi kumuh dan mengganggu aktivitas warga maupun pengunjung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Beragam jenis sampah tampak berserakan di sepanjang bibir pantai, mulai dari plastik, botol minuman, potongan kayu dan bambu, batang pohon pisang, hingga sandal bekas dan limbah rumah tangga lainnya. Sebagian sampah bahkan terlihat mengambang di permukaan laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aep, pemilik warung lesehan di kawasan Muara Cipamarangan, mengatakan sampah tersebut diduga berasal dari aliran Sungai Cipamarangan yang bermuara langsung ke laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau hujan deras dan debit sungai naik, sampah dari hulu pasti terbawa sampai ke pantai. Saat air laut pasang, semuanya menumpuk di bibir pantai,” ujar Aep.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, kondisi itu sudah terjadi selama beberapa hari terakhir dan bukan kali pertama terjadi. Ia mengaku kerap membersihkan sampah secara mandiri agar area sekitar warung tetap nyaman bagi pengunjung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya sudah sering membersihkan dan membakar sampah yang menumpuk. Tapi setelah hujan besar, datang lagi sampah baru. Lama-lama kewalahan juga,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aep berharap persoalan sampah kiriman tersebut mendapat perhatian serius dari pihak terkait, terutama untuk penanganan dan pengangkutan sampah di kawasan pesisir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pernah coba menghubungi dinas supaya ada armada yang turun membantu pengangkutan sampah, tapi katanya lokasi terlalu jauh. Padahal kalau dibiarkan terus, pantai jadi makin kotor,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keluhan serupa disampaikan sejumlah pengunjung pantai. Ujang, wisatawan asal Kecamatan Jampangkulon, mengaku kecewa dengan kondisi pantai yang dipenuhi sampah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pantainya sebenarnya bagus, tapi jadi kurang nyaman karena sampah berserakan di mana-mana. Bahkan di laut juga banyak sampah mengambang,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengunjung lainnya, Rina, berharap ada langkah bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan pantai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau pantainya bersih tentu wisatawan juga betah datang. Sayang sekali kalau keindahan alamnya tertutup sampah,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Warga berharap penanganan sampah di aliran sungai dan kawasan pesisir dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kebersihan Pantai Minajaya dan Muara Cipamarangan tetap terjaga.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sampah-kiriman-penuhi-pesisir-muara-cipamarangan-pantai-minajaya-warga-keluhkan-penanganan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berburu Susuh Laut, Sensasi Kuliner Pesisir di Muara Cipamarangan Surade</title>
		<link>https://lingkarpena.id/berburu-susuh-laut-sensasi-kuliner-pesisir-di-muara-cipamarangan-surade/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/berburu-susuh-laut-sensasi-kuliner-pesisir-di-muara-cipamarangan-surade/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 15:13:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[Berburu Susuh Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Kekayaan Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Muara Cipamarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Surade Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Susuh Laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65937</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/berburu-susuh-laut-sensasi-kuliner-pesisir-di-muara-cipamarangan-surade/" title="Berburu Susuh Laut, Sensasi Kuliner Pesisir di Muara Cipamarangan Surade" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Muara Cipamarangan yang berada di perbatasan Desa Cipeundeuy dan Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, kini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk berburu susuh laut atau tutut laut. Selain dikenal sebagai lokasi memancing, kawasan muara ini juga menawarkan pengalaman unik mencari kuliner laut langsung dari habitat alaminya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hamparan pesisir yang masih alami dengan aliran muara yang tenang menjadikan kawasan tersebut ramai dikunjungi warga, baik masyarakat sekitar maupun pendatang dari luar Kecamatan Surade. Mereka datang untuk mencari susuh, sejenis siput laut bercangkang keras dan memanjang yang memiliki cita rasa gurih khas makanan laut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aktivitas berburu susuh biasanya dilakukan saat air laut surut. Warga menyusuri tepian muara sambil memunguti susuh yang menempel di bebatuan. Selain menjadi aktivitas santai, hasil buruan tersebut juga dapat diolah menjadi berbagai menu makanan khas pesisir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Usman, warga Kecamatan Ciracap, mengaku sudah cukup sering datang ke Muara Cipamarangan untuk mencari susuh laut. Menurutnya, sensasi mencari langsung di alam terbuka memberikan kepuasan tersendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“ Saya sering datang ke sini untuk memungut susuh. Kadang ada yang dagang, tapi saya lebih senang datang langsung untuk mencarinya. Selain dapat susuh, suasananya juga enak untuk refreshing,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mencapai lokasi Muara Cipamarangan terbilang cukup mudah. Dari pertigaan Kampung Cibungur, pengunjung dapat menuju arah Pantai Minajaya. Dari kawasan pantai tersebut, lokasi muara berjarak sekitar satu kilometer ke arah timur dengan kondisi jalan yang relatif baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menikmati panorama laut selatan yang masih asri. Deburan ombak, angin pantai, dan suasana tenang menjadikan kawasan ini cocok sebagai tempat bersantai bersama keluarga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain diburu untuk dikonsumsi pribadi, susuh laut juga mulai diminati sebagai sajian kuliner khas pesisir. Dagingnya yang kenyal dan gurih sangat cocok diolah dengan berbagai bumbu rempah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salah satu olahan favorit warga adalah susuh laut bumbu kuning. Menu ini menggunakan campuran bawang merah, bawang putih, kunyit, serai, lengkuas, dan daun salam yang dimasak hingga meresap ke dalam daging susuh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“ Rasanya khas, gurih dan sedikit manis alami dari daging lautnya. Kalau dimasak pakai bumbu kuning lebih nikmat, apalagi disantap hangat bersama nasi,” kata Yayah, warga Buniwangi yang kerap mengolah susuh laut menjadi hidangan keluarga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keberadaan Muara Cipamarangan tidak hanya menyimpan potensi wisata alam, tetapi juga menghadirkan kekayaan kuliner tradisional pesisir yang masih terjaga hingga kini. Aktivitas berburu susuh menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmati pengalaman mencari makanan laut langsung dari alam.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/berburu-susuh-laut-sensasi-kuliner-pesisir-di-muara-cipamarangan-surade/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragis! Bocah Nahas Meninggal Tenggelam di Muara Cipamarangan Surade Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/tragis-bocah-nahas-meninggal-tenggelam-di-muara-cipamarangan-surade-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/tragis-bocah-nahas-meninggal-tenggelam-di-muara-cipamarangan-surade-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 09:41:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Nahas]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Muara Cipamarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Surade Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=58361</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/tragis-bocah-nahas-meninggal-tenggelam-di-muara-cipamarangan-surade-sukabumi/" title="Tragis! Bocah Nahas Meninggal Tenggelam di Muara Cipamarangan Surade Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Peristiwa tragis terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Seorang bocah berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di muara Cipamarangan, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (2/11/2025) siang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Korban diketahui bernama M. Pauzi Akbar (12), anak dari Apit, warga Kampung Cilalay RT 008/006, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampang Kulon. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat korban diduga tengah bermain di sekitar aliran muara bersama teman-temannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak lama kemudian, korban tiba-tiba hilang dari permukaan air. Warga yang berada di sekitar lokasi segera melakukan pencarian secara manual. Setelah sekitar satu jam pencarian, tubuh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa oleh seorang warga setempat bernama Sahal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Korban ditemukan satu jam setelah dilaporkan tenggelam oleh warga kami, Pak Sahal. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa,” ujar Kepala Desa Buniwangi, Dadan Hermawan, saat dikonfirmasi Minggu sore.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Dadan, setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Cilalay, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampang Kulon, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mengawasi anak-anak saat bermain di area perairan atau sungai, terutama di musim hujan seperti sekarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Musim hujan menyebabkan debit air meningkat dan arus di muara cukup deras. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Orang tua perlu lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di luar rumah, khususnya di sekitar sungai atau pantai,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini menambah daftar kasus tenggelam yang terjadi di wilayah selatan Sukabumi dalam beberapa bulan terakhir. Pihak pemerintah desa dan masyarakat setempat berencana memasang tanda peringatan bahaya di sekitar muara Cipamarangan agar tidak ada lagi korban jiwa di kemudian hari.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/tragis-bocah-nahas-meninggal-tenggelam-di-muara-cipamarangan-surade-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komunitas Asumsi Gelar Kopdar dan Anniversary Korwil 3 Pajampangan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/komunitas-asumsi-gelar-kopdar-dan-anniversary-korwil-3-pajampangan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/komunitas-asumsi-gelar-kopdar-dan-anniversary-korwil-3-pajampangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 May 2024 15:03:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[Anniversary Ke 2]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Asumsi]]></category>
		<category><![CDATA[Korwil 3 Pajampangan]]></category>
		<category><![CDATA[Muara Cipamarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Surade Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=40085</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/komunitas-asumsi-gelar-kopdar-dan-anniversary-korwil-3-pajampangan/" title="Komunitas Asumsi Gelar Kopdar dan Anniversary Korwil 3 Pajampangan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Komunitas Asumsi (Associatiaon Universal Master of Ceremony Sukabumi) menggelar acara Kopi Darat (Kopdar) anggota se-Kota dan Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu 4 Mei 2024.</p>
<p>Acara tersebut digelar bertepatan dengan hari ulang tahun ke 2 Asumsi Koordinator Wilayah (Korwil) 3 Pajampangan, yang bertempat di Muara Cipamarangan, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Gelaran acara yang mengusung tema &#8220;Anggang Datang Deukeut Layeut&#8221; itu dihadiri oleh Forkopimcam Surade, Para ketua OKP, Pokdarwis Minajaya Beach, Manggala Garuda Putih, Paguyuban JTM, Paguron se- Pajampangan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tamu undangan lainnya.</p>
<p>Dalam sambutannya Ketua Panitia Arief RH menuturkan, Asumsi adalah komunitas para anggotanya adalah pelaku seni yang ada di Kota dan Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&#8220;Anggota Asumsi itu tidak terpaku pada MC saja, tetapi di dalamnya adalah para pelaku seni. Dan acara kali ini selain silaturahmi serta halal bihalal pengurus dan anggota Asumsi, juga di isi dengan kegiatan sosial, santunan anak yatim dan jompo,&#8221; ucapnya.</p>
<figure id="attachment_40087" aria-describedby="caption-attachment-40087" style="width: 764px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-40087" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-04-at-20.23.48-e1714834933360-200x112.jpeg" alt="" width="764" height="428" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-04-at-20.23.48-e1714834933360-200x112.jpeg?v=1714834905 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/05/WhatsApp-Image-2024-05-04-at-20.23.48-e1714834933360-640x358.jpeg?v=1714834905 640w" sizes="(max-width: 764px) 100vw, 764px" /><figcaption id="caption-attachment-40087" class="wp-caption-text">Rangkaian acara santunan untuk anak yatim dan jompo.| Foto: Jajang S</figcaption></figure>
<p>Lebih lanjut katanya, acara yang digelar itu adalah dalam rangka HUT ke dua Asumsi Koordinator wilayah (Korwil) 3 Pajampangan, sekaligus Kopi Darat (Kopdar) seluruh anggota se Kota dan Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Danramil 0622/14 Surade Kapten ARM Witono dalam sambutannya menuturkan, pihaknya atas nama Forkopimcam Surade memberikan apresiasi kepada Asumsi yang telah menggelar acara tersebut, dimana di dalamnya ada kegiatan sosial, santunan anak yatim dan jompo.</p>
<p>Dalam acara Anniversary ke 2 Asumsi Korwil 3 dan sekaligus Kopi Darat (Kopdar) Anggota Asumsi se-Kota dan Kabupaten Sukabumi, diisi oleh penampilan serangkaian acara seni dan budaya antara lain; penampilan seni bela diri Macan Manglayang, SBD Gagak Lawung, Jampang Warior Dance dan grup seni SMAN 1 Surade.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/komunitas-asumsi-gelar-kopdar-dan-anniversary-korwil-3-pajampangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muara Cipamarangan Surade Sukabumi Perlu Polesan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/muara-cipamarangan-surade-sukabumi-perlu-polesan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/muara-cipamarangan-surade-sukabumi-perlu-polesan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 May 2024 13:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Muara Cipamarangan]]></category>
		<category><![CDATA[Surade Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Mancing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=40054</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/muara-cipamarangan-surade-sukabumi-perlu-polesan/" title="Muara Cipamarangan Surade Sukabumi Perlu Polesan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Muara Cipamarangan terletak di Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, merupakan perbatasan antara pantai yang ada di Desa Cipeundeuy dengan pantai Desa Buniwangi.</p>
<p>Muara Cipamarangan kelak bisa dijadikan objek wisata andalan Desa Buniwangi. Disana, cocok dijadikan spot wisata memancing. Aliran sungai Cipamarangan yang bermuara ke laut, biasa menjadi tempat andalan para pemancing.</p>
<p>Banyaknya warga pemancing di Cipamarangan bisa dijadikan modal untuk mengelola Muara Cipamarangan menjadi sebuah objek wisata yang punya nilai jual. Tinggal tergantung kemauan dan niat strakholder termasuk peran pemerintah setempat.</p>
<p>Tidak sulit menata Muara Cipamarangan menjadi sesuatu yang bernilai jual. Kuncinya adalah ada keseriusan dan kerja keras semua pihak.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah banyaknya pemancing di Muara Cipamarang menjadi berkah bagi kami,&#8221; ujar teh Resna (38) pemilik warung makanan yang mengaku sudah lima tahun berjualan di Kawasan Muara Cipamarangan.</p>
<p>Diketahui, Desa Buniwangi Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi memiliki objek wisata unggulannya, Pantai Minajaya. Jika Muara Cipamarangan ditata dan dipoles menjadi spot wisata, bukan tak mungkin akan berdampak positif bagi geliat perekonomian warga setempat.</p>
<p>Saefuloh (40), seorang tokoh pemuda setempat meyakini jika Muara Cipamarangan cocok dijadikan spot wisata memancing.</p>
<p>&#8220;Setiap hari banyak warga berdatangan dari berbagai tempat untuk menyalurkan hobi memancingnya di Muara Cipamarangan. Disini, para pemancing bisa berburu ikan belanak dan ikan kakapasan,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/muara-cipamarangan-surade-sukabumi-perlu-polesan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
