<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>P2BK Waluran &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/p2bk-waluran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Aug 2025 14:09:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>P2BK Waluran &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cuaca Ekstrem: Rumah Warga Waluran Sukabumi Tiba-tiba Ambruk</title>
		<link>https://lingkarpena.id/cuaca-ekstrem-rumah-warga-waluran-sukabumi-tiba-tiba-ambruk/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/cuaca-ekstrem-rumah-warga-waluran-sukabumi-tiba-tiba-ambruk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 14:09:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan lebat]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Waluran]]></category>
		<category><![CDATA[P2BK Waluran]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Ambruk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=55774</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/cuaca-ekstrem-rumah-warga-waluran-sukabumi-tiba-tiba-ambruk/" title="Cuaca Ekstrem: Rumah Warga Waluran Sukabumi Tiba-tiba Ambruk" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Satu unit rumah warga di Kampung Ciburial RT 05/04, Desa Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan ambruk pada Jumat, 22 Agustus 2025. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.00 WIB siang.</p>
<p>Diketahui rumah yang ambruk tersebut merupakan milik pasangan suami istri Nendi (25 Tahun) dan Rida (20 Tahun). Pasutri ini baru dikaruniai satu orang anak.</p>
<p>Dalam keterangan yang diterima lingkarpena.id, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Waluran, Indra Ramadhan menyebutkan, rumah yang ambruk itu dihuni satu kepala keluarga dengan tiga orang jiwa.</p>
<p>&#8220;Beruntung dalam musibah ini  tidak ada korban jiwa luka maupun. Saat ini seluruh penghuninya sudah diungsikan sementara ke rumah RT setempat,&#8221; ujar Indra.</p>
<p>Lanjut kata Indra, penyebab ambruknya rumah panggung itu dipicu cuaca ekatrim berupa hujan deras yang turun seharian dan diperparah kondisi material bangunan yang lapuk.</p>
<p>&#8220;Tadi siang di wilayah Kecamatan Waluran diguyur hujan lebat dan kebetulan material bangunan rumah itu sudah pada lapuk,&#8221; tambah Indra.</p>
<p>Pemerintah Kecamatan Waluran bersama Danposramil, Danpospol, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, TAGANA, P2BK, serta aparat Desa Waluran telah mendatangi lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan awal.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah hari ini juga kami bersama unsur forkopimcam, pemdes, Satpol PP, dan warga setempat bergotong royong membersihkan puing bangunan dan melakukan penangan awal,&#8221; pungkas Indra.</p>
<p>‎Camat Waluran telah melaporkan kejadian ini secara resmi kepada Bupati Sukabumi. Selanjutnya, diharapkan ada penanganan cepat dan bantuan logistik bagi korban yang rumahnya ambruk.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/cuaca-ekstrem-rumah-warga-waluran-sukabumi-tiba-tiba-ambruk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kios Kelentong Milik Janda di Waluran Sukabumi, Ludes Terbakar</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kios-kelentong-milik-janda-di-waluran-sukabumi-ludes-terbakar/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kios-kelentong-milik-janda-di-waluran-sukabumi-ludes-terbakar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Apr 2023 16:36:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Jerigen Bensin]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kios Kelontong]]></category>
		<category><![CDATA[Korek Api]]></category>
		<category><![CDATA[P2BK Waluran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=30217</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kios-kelentong-milik-janda-di-waluran-sukabumi-ludes-terbakar/" title="Kios Kelentong Milik Janda di Waluran Sukabumi, Ludes Terbakar" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Sebuah bangunan panggung Kios Kelontong dengan ukuran 4X8 meter persegi milik Rohayani di Kampung Babakan, RT 05/01 Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar, Kamis (20/04/2023).</p>
<p>Berdasarkan informasi melalui Petugas Penanggulangan Bencana Daerah (P2BK) Waluran mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 20.00 WIB.</p>
<p>Menurutnya saat itu Rohayani yang merupakan seorang Janda tersebut sedang menyalakan api dengan menggunakan  korek api. Nahasnya kondisi api terlalu dekat dengan &#8216;kompan&#8217; Jerigen penyimpanan minyak bensin.</p>
<p>&#8220;Lalu tiba-tiba api tersebut menyambar begitu cepat dan menyambar keseluruh bagian kios kelontong,&#8221; tulis P2BK dalam keterangannya yang berhasil dihimpun Lingkarpena.id Kamis (20/4/23).</p>
<p>Setelah melihat api yang terus berkobar dan merambat sambung dia, Rohayani pun berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar.</p>
<p>&#8220;Sekira pukul 20.50 WIB, api berhasil dipadamkan atas bantuan warga sekitar dengan menggunakan peralatan seadanya. Sementara kondisi bangunan kios habis terbakar,&#8221; bebernya.</p>
<p>P2BK menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran kios kelentong tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta. Sedangkan penyebab dari kebakaran, api diduga berasal dari sambaran api dari korek lalu menyambar jerigen bensin.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kios-kelentong-milik-janda-di-waluran-sukabumi-ludes-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
