<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pelabuhan &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/pelabuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Feb 2021 05:12:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Pelabuhan &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Endang Badri Targetkan Transportasi Laut di Sukabumi Rampung 2025</title>
		<link>https://lingkarpena.id/endang-badri-targetkan-transportasi-laut-di-sukabumi-rampung-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Samsun Ramlie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2021 08:32:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=4221</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/endang-badri-targetkan-transportasi-laut-di-sukabumi-rampung-2025/" title="Endang Badri Targetkan Transportasi Laut di Sukabumi Rampung 2025" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Lingkarpena.id, SUKABUMI</strong> &#8211; Kabid Perhubungan Laut dan Angkutan Sungai dan Danau Penyebrangan (Hubla ASDP) Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Endang Badri mengatakan, pembangunan sarana transportasi laut diperkirakan selesai tahun 2025 mendatang.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Saat ini pembangunan pelabuhan regional di Sukabumi terkendala dengan adanya wabah Covid-19. Namun secara kajian soal pengerjaan pelabuhan regional yang saat ini berjalan tidak ada masalah,&#8221; ujarnya kepada <em>Lingkarpena.id</em>, Rabu (03/02/2021).</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Endang menjelaskan, nantinya pelabuhan regional menjadi angkutan laut yang cukup prioritas. Di antaranya mampu menjadi sarana angkutan antar kabupaten dalam provinsi, namun bisa menopang terhadap pelabuhan utama.</span></p>
<p><span style="font-family: arial, helvetica, sans-serif; font-size: 16px;"><strong>BACA JUGA : <a href="https://lingkarpena.id/2020/12/14/disperkim-kabupaten-sukabumi-gelontorkan-rp198-juta-rehab-rth-citepus/">Disperkim Kabupaten Sukabumi Gelontorkan Rp198 Juta Rehab RTH Citepus</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Jelas, pemanfaatan pelabuhan regional di Sukabumi nantinya sangat membantu. Ya, dengan beban-beban berat bisa menggunakan transportasi laut. Juga mampu membantu angkutan antar laut di wilayah kabupaten di Jawa Barat,&#8221; jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Menurut dia, selain Sukabumi pelabuhan regional di Jawa Barat juga ada Pangandaran yang juga masih dalam proses pembangunan. Ia berharap dalam lima tahun ke depan pelabuhan regional di Sukabumi sudah bisa beroperasi.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Ya, lima tahun yang akan datang pelabuhan bisa terwujud. Hari ini kondisi pembangunan sedikit tersendat karena wabah Covid-19. Tetapi sekali lagi, secara teknis menurut kajian sudah tidak ada masalah,&#8221; tandasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 14px;">Reporter: Akoy Khoerudin</span><br />
<span style="font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 14px;">Redaktur: Garis Nurbogarullah</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
