<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pos Damkar Sukaraja &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/pos-damkar-sukaraja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Apr 2026 12:57:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Pos Damkar Sukaraja &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pos Damkar Sukaraja Gercep Atasi Kebakaran Warung Kopi, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/pos-damkar-sukaraja-gercep-atasi-kebakaran-warung-kopi-ini-penyebabnya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/pos-damkar-sukaraja-gercep-atasi-kebakaran-warung-kopi-ini-penyebabnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 12:55:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bensin Eceran]]></category>
		<category><![CDATA[Gerak Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Warung]]></category>
		<category><![CDATA[Kompor Gas]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Damkar Sukaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Warung Kopi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64558</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/pos-damkar-sukaraja-gercep-atasi-kebakaran-warung-kopi-ini-penyebabnya/" title="Pos Damkar Sukaraja Gercep Atasi Kebakaran Warung Kopi, Ini Penyebabnya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Senja di Kampung Legok Nyenang, Desa Pasir Halang, Kecamatan Sukaraja, sempat diwarnai kepanikan warga setelah sebuah warung kopi dilaporkan terbakar, Rabu (15/4/2026). Api diduga berasal dari kompor yang menyambar bahan bakar bensin di lokasi, memicu kobaran yang dengan cepat membesar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan kejadian diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi pada pukul 17.28 WIB. Hanya berselang lima menit, tim dari Posko Sukaraja sudah tiba di lokasi pada pukul 17.33 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah kepulan asap dan kerumunan warga yang cemas, petugas sigap menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Kecepatan respons menjadi kunci, mengingat lokasi kejadian berada di lingkungan permukiman yang cukup padat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danpos Damkar Sukaraja, Ade Feri, mengatakan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kelalaian saat menggunakan kompor di dekat bahan bakar yang mudah terbakar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Api diduga berasal dari kompor yang menyambar bensin di sekitar lokasi. Kondisi ini sangat berbahaya karena bensin memiliki sifat mudah terbakar dan cepat memicu kobaran api,” ujar Ade Feri, kepada lingkarpena.id, Rabu (15/4/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat menggunakan peralatan masak di dekat bahan yang mudah terbakar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Respon cepat tim di lapangan berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain. Kami mengimbau warga agar selalu memastikan keamanan saat menggunakan kompor, terutama jika ada bahan bakar seperti bensin di sekitarnya,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran bisa datang dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Di balik secangkir kopi yang biasa menemani sore, tersimpan risiko yang tak boleh dianggap remeh jika kewaspadaan mulai lengah. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/pos-damkar-sukaraja-gercep-atasi-kebakaran-warung-kopi-ini-penyebabnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hebat di Cicau Berhasil Dipadamkan, Damkar Sukaraja Lakukan Pendinginan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kebakaran-hebat-di-cicau-berhasil-dipadamkan-damkar-sukaraja-lakukan-pendinginan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kebakaran-hebat-di-cicau-berhasil-dipadamkan-damkar-sukaraja-lakukan-pendinginan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 11:02:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Cicau Sukaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemadaman dan Pendinginan]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Damkar Sukaraja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64389</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kebakaran-hebat-di-cicau-berhasil-dipadamkan-damkar-sukaraja-lakukan-pendinginan/" title="Kebakaran Hebat di Cicau Berhasil Dipadamkan, Damkar Sukaraja Lakukan Pendinginan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sore itu, langit di Kampung Cicau, Desa Selaawi, Kecamatan Sukaraja, sempat diwarnai kepulan asap tebal dan membuat warga sekitar bergegas keluar rumah. Kepanikan sempat menyelimuti lingkungan RT 02/05 saat kobaran api melahap sebuah rumah tinggal, Sabtu (11/4/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan kejadian diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 15.39 WIB. Tak butuh waktu lama, tim dari Posko Damkar Sukaraja langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 15.50 WIB. Respons sigap ini menjadi kunci dalam mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah suasana yang masih menyisakan bau asap dan arang, petugas berjibaku melakukan pemadaman sekaligus pendinginan. Percikan-percikan kecil yang berpotensi memicu kebakaran susulan pun tak luput dari perhatian. Warga yang sebelumnya cemas perlahan mulai tenang saat api berhasil dijinakkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komandan Pos (Danpos) Damkar Sukaraja, Ade Feri, memastikan bahwa situasi telah sepenuhnya terkendali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah, proses pemadaman hingga pendinginan sudah kami selesaikan. Api telah dipastikan padam, dan kami juga melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa setelah proses pemadaman, petugas langsung melakukan pendataan serta merapikan peralatan sebelum kembali ke posko.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski tidak menimbulkan kebakaran lanjutan, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di balik kepulan asap yang sempat membumbung, ada kerja cepat dan sigap para petugas yang memastikan satu hal: api boleh datang tiba-tiba, tetapi tidak boleh dibiarkan berlama-lama.(adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kebakaran-hebat-di-cicau-berhasil-dipadamkan-damkar-sukaraja-lakukan-pendinginan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak-Anak TKIT Al Himmah Belajar Jadi “Pahlawan Kecil” di Pos Damkar Sukaraja</title>
		<link>https://lingkarpena.id/anak-anak-tkit-al-himmah-belajar-jadi-pahlawan-kecil-di-pos-damkar-sukaraja/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/anak-anak-tkit-al-himmah-belajar-jadi-pahlawan-kecil-di-pos-damkar-sukaraja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 07:09:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADVERTORIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Pahlawan Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Damkar Sukaraja]]></category>
		<category><![CDATA[TKIT Al-Himmah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=58169</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/anak-anak-tkit-al-himmah-belajar-jadi-pahlawan-kecil-di-pos-damkar-sukaraja/" title="Anak-Anak TKIT Al Himmah Belajar Jadi “Pahlawan Kecil” di Pos Damkar Sukaraja" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di halaman Posko Pemadam Kebakaran VII Sukaraja, Selasa (28/10/2025) pagi. Sekitar 60 anak dari TKIT Al Himmah Titisan datang berkunjung untuk belajar langsung tentang profesi para petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan.</p>
<p>Kunjungan edukatif ini diikuti oleh 40 siswa laki-laki dan 20 siswi perempuan. Mereka datang bersama lima guru pendamping serta sejumlah orang tua siswa. Sejak tiba di posko, wajah-wajah mungil itu tampak penuh rasa ingin tahu saat disambut hangat oleh jajaran petugas damkar Sukaraja.</p>
<p>Tujuan kegiatan ini adalah mengenalkan anak-anak usia dini terhadap profesi pemadam kebakaran — salah satu pekerjaan mulia yang sering menjadi garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat. Dalam kegiatan tersebut, para petugas memberikan penjelasan dan demonstrasi berbagai peralatan yang digunakan dalam operasi pemadaman maupun penyelamatan, termasuk perlengkapan evakuasi dan alat bantu pemadam api.</p>
<p>Tidak hanya melihat, anak-anak juga diberi kesempatan untuk melakukan praktik sederhana. Dengan didampingi petugas damkar, mereka belajar cara menyambung selang air, memegang nozzle, hingga berlatih dalam formasi kecil layaknya tim pemadam kebakaran sungguhan. Tawa dan sorak riang pun terdengar setiap kali air menyembur dari selang yang mereka pegang.</p>
<p>Bagian yang paling menarik datang ketika para petugas menunjukkan simulasi penyelamatan hewan berbahaya. Dengan tetap mengutamakan keselamatan, petugas mendemonstrasikan cara mengevakuasi ular piton menggunakan snake stick.</p>
<p>Beberapa anak terlihat tegang sekaligus penasaran, sementara guru pendamping dan orang tua ikut memberikan dukungan dari sisi arena. Tak sedikit pula dari mereka yang memberanikan diri mencoba memegang alat evakuasi itu di bawah bimbingan petugas terlatih.</p>
<p>Danton Posko VII Sukaraja, Ade Feri menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kegiatan edukatif semacam ini.</p>
<p>“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan nilai keberanian dan kepedulian sejak usia dini. Anak-anak perlu tahu bahwa pahlawan tidak hanya ada di buku cerita, tapi juga di sekitar mereka — seperti guru, petugas pemadam kebakaran, TNI, dan polisi,” ujar Ade Feri.</p>
<p>Ia juga menegaskan bahwa seluruh pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan di Kabupaten Sukabumi tidak dipungut biaya alias gratis.</p>
<p>Sementara itu, perwakilan Kepala Sekolah TKIT Al Himmah menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari para petugas damkar.</p>
<p>“Anak-anak kami sangat antusias. Mereka tidak hanya melihat alat-alat damkar, tapi juga merasakan langsung bagaimana memadamkan api dan belajar mengevakuasi hewan. Ini pengalaman berharga yang tidak akan mereka lupakan. Semoga tahun depan kami bisa kembali ke sini,” ungkapnya.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi kebencanaan dan keselamatan dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Diharapkan, kegiatan serupa juga dapat diikuti oleh sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Sukabumi, agar semakin banyak anak-anak yang mengenal pentingnya tugas dan peran para petugas pemadam kebakaran.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/anak-anak-tkit-al-himmah-belajar-jadi-pahlawan-kecil-di-pos-damkar-sukaraja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
