<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PT SCG &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/pt-scg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jul 2025 01:18:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>PT SCG &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>RDF Cimenteng Segera Diresmikan, DLH Sukabumi Tancap Gas Finalisasi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rdf-cimenteng-segera-diresmikan-dlh-sukabumi-tancap-gas-finalisasi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rdf-cimenteng-segera-diresmikan-dlh-sukabumi-tancap-gas-finalisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 09:15:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[PT SCG]]></category>
		<category><![CDATA[Refuse Derived Fuel (RDF)]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Cimenteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=54230</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rdf-cimenteng-segera-diresmikan-dlh-sukabumi-tancap-gas-finalisasi/" title="RDF Cimenteng Segera Diresmikan, DLH Sukabumi Tancap Gas Finalisasi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID</strong> | Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mematangkan rencana pengoperasian fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cimenteng, Kecamatan Cikembar. Fasilitas ini digadang-gadang bakal menjadi proyek percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.</p>
<p>Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Pengelolaan Persampahan menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama sejumlah kepala perangkat daerah dan manajemen PT SCG di Aula Kantor BPR Sukabumi, Kamis (3/7/2025).</p>
<p>Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dan turut dihadiri Asisten Daerah II serta sejumlah pejabat terkait lainnya.</p>
<p>“Fasilitas RDF ini akan menjadi percontohan nasional dan direncanakan segera diresmikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujar Ade Suryaman dalam sambutannya.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan proyek tersebut. &#8220;Saya minta seluruh perangkat daerah dan PT SCG untuk menyelesaikan segala sesuatunya sesuai arahan Kementerian LHK. Rakor ini harus menjadi ajang menyatukan pemahaman dan tanggung jawab masing-masing,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kehadiran RDF Cimenteng disebut sebagai bagian dari tindak lanjut kunjungan kerja dan instruksi langsung dari Kementerian LHK untuk mempercepat penanganan sampah dengan metode modern.</p>
<p>Senada dengan itu, perwakilan DLH Kabupaten Sukabumi, Dede Jaenudin, menyampaikan bahwa pembangunan RDF ini sejalan dengan visi daerah menuju pengelolaan lingkungan yang hijau dan berkelanjutan.</p>
<p>“Ini bentuk nyata komitmen kami untuk mengurangi volume sampah di TPA sekaligus memperpanjang usia operasionalnya. RDF Cimenteng diharapkan menjadi role model, tidak hanya di regional tapi juga nasional,” ungkap Dede.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa RDF akan membantu menurunkan emisi karbon dan mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di sektor lingkungan.</p>
<p>Dengan kolaborasi yang solid dan dukungan kementerian, proyek RDF Cimenteng diharapkan dapat segera beroperasi dan membawa dampak positif jangka panjang bagi Kabupaten Sukabumi.</p>
<p><em>Reporter : Rijal</em><br />
<em>Redaktur : Redaksi</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rdf-cimenteng-segera-diresmikan-dlh-sukabumi-tancap-gas-finalisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RDF PKS Pemkab dengan PT. SCG, Pemdes Sukamulya Cikembar Sambut Baik</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rdf-pks-pemkab-dengan-pt-scg-pemdes-sukamulya-cikembar-sambut-baik/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rdf-pks-pemkab-dengan-pt-scg-pemdes-sukamulya-cikembar-sambut-baik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2023 12:28:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sukamulya]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Perjanjian Kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[PT SCG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=35648</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rdf-pks-pemkab-dengan-pt-scg-pemdes-sukamulya-cikembar-sambut-baik/" title="RDF PKS Pemkab dengan PT. SCG, Pemdes Sukamulya Cikembar Sambut Baik" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Rapat bersama Pemerintah Daerah melauia Dinas Pertanahan dan Tataruang, Dinas Perijinan, Dinas Perhubungan beserta pihak PT. SCG dan Kepala Desa Sukamulya Cikembar menghasilkan kesepakatan bersama. Bertempat di Aula Kantor DPTR Jalan Palabuhan II Cipanengah Lembursitu Kota Sukabumi (26/10/2023).</p>
<p>Kesepakatan bersama tersebut terkait hal Perjanjian Kerjasama antara Pemkab Sukabumi dengan PT. SCG terkait Pengembangan pembagunan Pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF), yang mengunakan tanah HPL Pemda dengan luas lima ribu meter yang berlokasi di Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Dudun Ibrahim Kades Sukamulya Mengatakan pada awak media pihaknya menyambut baik dengan akan dibangunnya RDF di wilayahnya tentu ini bisa memberikan dampak besar pada perputaran ekonomi masyarakat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, Dudun memohon pada Bupati ditempat tersebut ada tenaga manusia sekitar dua ratus orang, jangan sampai dipindahkan harus ikut kerja merasakan dampak dari adanya pembagunan pengolahan sampah,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Ya untuk dimanusiakan kalau bisa Bupati dan SCG bisa membangun juga rumah susun disitu, untuk tempat tinggal itu harapan saya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Andrian Subkor Pertanahan menjelaskan terkait pemanfaatan lahan Pemerintah Kabupaten Sukabumi Hak Pengelolaan Atas Tanah (HPL) No.2 proses kerjasamanya antara SCG dengan Pemda sudah diselesaikan melalui Perjanjian kesepakat bersama (PKS) telah melakukan pembayaran melalui bidang aset.</p>
<p>&#8220;Lahan itu akan dijadikan tempat pengolahan sampah juga Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) sekaligus tempat pengolahan sampah penganti batu bara dari limbah menjadi ramah lingkungan yaitu briket,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Ya secara setatus tanah Sudah clean and clear tinggal mereka melakukan kegiatannya saja sudah tidak ada masalah,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rdf-pks-pemkab-dengan-pt-scg-pemdes-sukamulya-cikembar-sambut-baik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dibawah Gagasan PT SCG dan Dinas Perikanan, Bentuk Kampung Lele</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dibawah-gagasan-pt-scg-dan-dinas-perikanan-bentuk-kampung-lele/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dibawah-gagasan-pt-scg-dan-dinas-perikanan-bentuk-kampung-lele/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Mar 2023 23:51:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERIKANAN]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pembentukan Kampung Lele]]></category>
		<category><![CDATA[PT SCG]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Diskusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=28557</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dibawah-gagasan-pt-scg-dan-dinas-perikanan-bentuk-kampung-lele/" title="Dibawah Gagasan PT SCG dan Dinas Perikanan, Bentuk Kampung Lele" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Sebagai tindak lanjut dari program GESARI yang digagas oleh PT SCG, Dinas Perikanan dan SCG (Semen Jawa) melakukan rapat pembahasan mengenai pembentukan Kampung Lele di Desa Sukamaju dan Desa Wangunreja Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Program ini merupakan implementasi dari program Pemberdayaan masyarakat PT. SCG dan PT. Tambang Semen dalam pengembangan ekonomi produktif di masyarakat pada Dua Desa tersebut.</p>
<p>Pencanangan Kampung Lele ini sejalan dengan program Dinas Perikanan, dimana pada akhir tahun 2022 Dinas Perikanan sudah mengusulkan kedua desa tersebut untuk ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya dengan Komoditas lele kepada KKP.</p>
<p>&#8220;Desa Sukamaju sudah sejak tahun 2021 menjadi desa binaan Dinas Perikanan dan PT. SCG dalam hal pembenihan ikan lele, berawal dari 1 kelompk pembudidaya kini tumbuh menjadi 4 kelompok dengan anggota mencapai 60 orang dengan luas areal pembenihan sekitar 1.5 Ha,&#8221; kata Dida Ketua kelompok Budidaya Ikan Lumbung Berkah Desa Sukamaju tersebut.</p>
<p>Salah satu program kerja untuk tahun 2023 ini adalah sertifkiasi CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik) dan percontohan budidaya ikan lele dengan sasaran sekolah menengah yang ada di sekitar Desa Sukamaju dengan tujuan menumbuhkan jiwa entrepreunuer dalam bidang perikanan.</p>
<p>&#8220;Untuk para lulusan sekolah nanti diharapkan akan menghasilkan pembudidaya ikan milenial yang juga secara tidak langsung mendukung program kerja dari Gubernur Jawa Barat tentang petani milenial,&#8221; harapnya.</p>
<p>Untuk mewujudkan Kampung Lele ini diharapkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat , swasta , akademisi dan media bisa terwujud sehingga konsep pentahelic dalam pembangunan dengan tujuan untuk mengembangkan inovasi serta mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mencapai percepatan pembangunan ekonomi,  ketahanan pangan dan energi, kesejahteraan, serta perbaikan lingkungan hidup.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dibawah-gagasan-pt-scg-dan-dinas-perikanan-bentuk-kampung-lele/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Sopir Angkot Geruduk Pabrik Semen PT SCG, Ada Apa?</title>
		<link>https://lingkarpena.id/ratusan-sopir-angkot-geruduk-pabrik-semen-pt-scg-ada-apa/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/ratusan-sopir-angkot-geruduk-pabrik-semen-pt-scg-ada-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2022 07:32:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik Semen]]></category>
		<category><![CDATA[PT SCG]]></category>
		<category><![CDATA[Ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[Sopir Angkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=26254</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/ratusan-sopir-angkot-geruduk-pabrik-semen-pt-scg-ada-apa/" title="Ratusan Sopir Angkot Geruduk Pabrik Semen PT SCG, Ada Apa?" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID I</strong> Ratusan sopir angkot Kota (Angkot) trayek jurusan Lembursitu-Cikembang, menggelar aksi unjuk rasa di halaman depan pabrik PT SCG, Jalan Raya Pelabuhan II, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Senin (12/12/2022).</p>
<p>Dari pantauan Lingkarpena.id aksi tersebut, merupakan salah satu bentuk protes pengguna lalu lintas, khususnya angkot jalur terkait. Rusaknya infrastruktur yang kerap dilintasi kendaraan berat bermuatan over kapasitas menjadikan jalan mudah hancur.</p>
<p>Koodinator Aksi, Nendar Supriyatna mengatakan, ratusan sopir angkot trayek 19 ini, sengaja mendatangi PT SCG. Karena, ia bersama para driver angkot menilai kerusakan di sepanjang ruas Jalan Raya Pelabuhan II yang masuk pada wilayah Kecamatan Gunungguruh dan Kecamatan Cikembar ini, diduga disebabkan oleh kendaraan truk bermuatan over load yang masuk ke PT SCG.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, kami dengan100 lebih unit angkot dan 200 soprinya, hari ini datang ke PT SCG untuk meminta kejelasan terkait perbaikan jalan jalur Pelabuan II. Aksi ini hasil diskusi dengan kawan-kawan driver angkot. Dan PT SCG ini, merupakan salah satu perusahaan penyumbang kendaraan terbanyak yang kerap melintasi jalan Pelabuhan II,&#8221; kata Nendar kepada Lingkarpena.id.</p>
<p>Meskipun demikian sambung dia, pihaknya bersama ratusan sopir angkot melakukan aksi unjuk rasa ke PT SCG untuk meminta pertanggung jawabannya, selain kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena, menurutnya jalan Pelabuhan II itu, bukan milik korporasi atau perusuahaan. Jadi masyarakat secara umum memiliki hak yang sama untuk menggunakan jalur tersebut.</p>
<p>&#8220;PT Semen Jawa Group ini adalah penyumbang kendaraan berat terbanyak di jalur ini. Lalu lintas kendaraan terbesar diantaranya dari perusahaan ini. Jadi dari sisi beban tonase dan sebagainya, PT SCG ini yang menyumbang rute di jalur ini. Karena, matetial yang masuk ke PT SCG ini, selain batubara, angkutan semen, bati lemstone, pasir dan sebagainya. Nah, ini secara tonasinya perlu dikaji juga. Apakah boleh dan memenuhi standar jalan provinsi apa tidak,&#8221; bebernya.</p>
<p>Tak hanya itu lanjut Nendar, kerusakan jalan raya Pelabuhan II ini, selain tidak adanya perbaikan dari pemerintah juga, dipicu karena banyaknya aktivitas kendaraan berat yang muatanya over load. Kekesalan warga dan pengguna lalu lintas, semakin geram terkait kerusakan di jalan tersebut.</p>
<p>Bahkan, setelah salah satu penumpang kendaraan roda dua yang dikabarkan meninggal dunia saat melintasi jalan berlubang karena terjatuh di jalan rusak tersebut. Kejadian itu tepatnya di depan Toko Kanada, Kampung Kertaraharja, RT 02/RW 02, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar pada Rabu (30/11) sekira pukul 18.30 WIB lalu.</p>
<p>&#8220;Iya, ada penumpang sepeda motor yang meninggal dunia setelah terjatuh melintasi jalan berlubang itu, badan atau kepalanya terlindas truk yang disinyalir milik PT SCG,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut Nendar menjelaskan, kerusakan jalan Pelabuhan II itu, totalnya ada sepanjang sekitar 5 kilometer. Hanya, saja kondisi rusaknya putus-putus oleh badan jalan yang sudah dibeton. Seperti kerusakan sepanjang 1 km dari PT SCG sampai Binjai Desa Kertarajar, 1 kiometer jalan rusak dari SPBU Cibodas sampai Jembatan II Desa Bojongraharja Kecamatan Cikembar dan masih banyak lagi yang lainnya.</p>
<p>Selain menyebabkan kecelakaan lalu lintas, kerusakan jalan tersebut juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Bukan hanya itu, driver angkot juga kerap mempersoalkan banyaknya kerusakan pada body kendaraanya karena kerap melintasi jalan berlubang.</p>
<p>&#8220;Sangatlah wajar jika kami meminta supaya jalan ini diperhatikan, jangan hanya perbaikan itu cukup satu bulan. Secara umum contohnya pengguna jalan, akibat dampat dari jalan buruk ini, BBM konsumsinya jadi lebih berat karena memakai gigi rendah. Selain itu, perbaikan kendaraan juga sering servis. Otomatis ini jadi beban hidup kami, ditambah ekonomi sedang sulit dan semakin berat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Oleh karena itu, ia bersama para sopir angkot meminta kepada semua perusahaan, khususnya PT SCG yang merupakan perusahaan terbanyak menyumbang kendaraan berat di jalur tersebut, agar tidak sebatas memikirkan usaha atau bisnis belaka. Tetapi, mereka juga harus peduli dan memikirkan akses lalu lintas yang digunakannya sebgai lalu lintas untuk publik.</p>
<p>&#8220;Jalan ini, sudah lama rusak, karena diperbaiki juga sedikit-sedikit. Meskipun kita akui mereka juga ikut bertanggungjawab melakukan pengecoran. Tetapi itu tidak tuntas semua,&#8221; cetusnya.</p>
<p>Dikonfirmasi secara terpisah UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan II Sukabumi pada Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Ari Haidriyansyah menambahkan, pada tahun anggaran 2022 perbaikan jalan dilakukan penanganan dengan pemeliharaan secara rutin.</p>
<p>&#8220;Insya Allah, rencananya jalan Pelabuhan II yang kini diprotes warga dan pengguna lalu lintas dari sopir angkot itu, akan kita mulai perbaiki pada 2023 yang akan datang,&#8221; katanya.</p>
<p>Ari menyebutkan, pada tahun anggaran 2023 nanti secara bertahap penanganan akan dilakukan dengan pemeliharaan berkala sepanjang kurang lebih 3,7 kilometer.</p>
<p>&#8220;Penangan perbaikan itu, akan dilakukan pada 2023. Mulai dari Jembatan Cipeundeuy Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh sampai pasar Panggeleseran, Desa Kertaraharja, Kecamatan Cikembar. Intinya, pemeliharaan rutin itu akan terus dilakukan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/ratusan-sopir-angkot-geruduk-pabrik-semen-pt-scg-ada-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tekan Angka Putus Sekolah, PT SCG Salurkan Beasiswa Berprestasi untuk 545 Pelajar di Kabupaten Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/tekan-angka-putus-sekolah-pt-scg-salurkan-beasiswa-berprestasi-untuk-545-pelajar-di-kabupaten-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/tekan-angka-putus-sekolah-pt-scg-salurkan-beasiswa-berprestasi-untuk-545-pelajar-di-kabupaten-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2022 01:45:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[#beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[545 Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Lima Desa]]></category>
		<category><![CDATA[PT SCG]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Ke 3]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=23161</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/tekan-angka-putus-sekolah-pt-scg-salurkan-beasiswa-berprestasi-untuk-545-pelajar-di-kabupaten-sukabumi/" title="Tekan Angka Putus Sekolah, PT SCG Salurkan Beasiswa Berprestasi untuk 545 Pelajar di Kabupaten Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, anak perusahaan SCG dari unit bisnis Cement-Building Materials, kembali memberikan beasiswa kepada 545 siswa-siswi berprestasi SD dan SMP di lima desa di Kabupaten Sukabumi, yaitu Desa Kebonmanggu, Sirnaresmi, Tanjungsari, Wangunreja, dan Sukamaju.</p>
<p>Penyerahan beasiswa diselenggarakan dari 31 Augustus sampai 7 September 2022 di lima Kantor Desa tersebut. Beasiswa berprestasi ini merupakan upaya perusahaan dalam mendukung pemerintah untuk memberikan akses pendidikan dan menekan angka putus sekolah di Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Somchai Dumrongsil, Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, mengatakan, “SCG berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari kemajuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi, termasuk dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Sukabumi menekan tingginya angka putus sekolah di Jawa Barat yang mencapai 6.030 siswa pada tahun 2020. Sejak pertama program beasiswa ini diadakan pada 2019, kami telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 2.000 pelajar dan kami akan terus melanjutkannya,” terang Somchai, dalam keterangan tertulisnya yang diterima awak media belum lama ini.</p>
<figure id="attachment_23163" aria-describedby="caption-attachment-23163" style="width: 357px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-23163" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-07-at-18.41.29-200x112.jpeg" alt="" width="357" height="200" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-07-at-18.41.29-200x112.jpeg?v=1662774250 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2022/09/WhatsApp-Image-2022-09-07-at-18.41.29-640x358.jpeg?v=1662774250 640w" sizes="(max-width: 357px) 100vw, 357px" /><figcaption id="caption-attachment-23163" class="wp-caption-text"><em>Sejumlah 545 pelajar berprestasi di lima desa di Kabupaten Sukabumi mengikuti sesi inspiration talk bertema “Bercerita untuk Desaku” pada acara Penyerahan Beasiswa Berprestasi 2022 yang dipandu oleh Anne Permatasari sebagai Karyawan PT Semen Jawa yang memiliki prestasi dalam penulisan jurnal ilmah.| Istimewa</em></figcaption></figure>
<p>Tahun ini, program Beasiswa Berprestasi ini menyasar 100 siswa/i di Desa Kebonmanggu,123 siswa/i di Desa Sirnaresmi, 123 siswa/i di Desa Sukamaju, 91 siswa/i di Desa Wangunreja serta 108 siswa/i di Desa Tanjungsari. Dengan mengusung tema Bercerita untuk Desaku, program ini mengajak para peserta untuk berkontribusi pada kemajuan desa dengan mempromosikan ikon dan potensi desanya masing-masing dan menambah keterampilan peserta dengan menyajikan Inspirational Talk yang memberikan inspirasi kepada siswa dan siswi untuk dapat memiliki minat dalam menuangkan ide melalui tulisan.</p>
<p>Program Beasiswa Berprestasi pun menerima sambutan yang sangat baik dari pemerintah desa maupun masyarakat penerima manfaat, seperti Kepala Desa Kebonmanggu, Rasnita yang mengungkapkan, “Tahun 2022 ini merupakan tahun ke-3 bagi desa kami dalam menerima program Beasiswa Berprestasi dari dana CSR PT Semen Jawa melalui APBDes. Saya sangat mengapresiasi upaya konsisten dari PT Semen Jawa dan PT Tambang Sukabumi karena program ini tidak hanya mendukung akses pendidikan bagi siswa/i di desa kami, tetapi juga membimbing dan menambah keterampilan mereka supaya mereka dapat memajukan desa ini di masa mendatang,” jelasnya.</p>
<p>Salah satu penerima Beasiswa Berprestasi Semen Jawa 2022 Khoirunnisa, 10 tahun mengatakan, “Saya bersyukur menjadi salah satu penerima beasiswa ini karena saya merasa sangat terbantu dan termotivasi untuk lebih berprestasi. Sesi Inspirational Talk pun mendukung saya untuk menjadi lebih percaya diri dan bersemangat dalam mengejar impian saya,” akunya.</p>
<p>Program Beasiswa Berprestasi merupakan salah satu wujud dari pilar pendidikan pada program CSR PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi dan komitmen SCG terhadap ESG 4 Plus (Environmental, Social, and Governance), khususnya dalam mengurangi kesenjangan dan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk lingkungan dan masyarakat. Tidak hanya itu, program Beasiswa Berprestasi ini juga sejalan dengan semangat pemerintah Indonesia untuk “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan.</p>
<p>“Memasuki tahun ke-3 ini, kami menambah jumlah beasiswa yang lebih besar jika dibandingkan tahun lalu, semula sejumlah 532 kini sebanyak 545. Ke depannya, tentu kami ingin terus meningkatkan manfaat yang kami berikan. Kami harap program ini dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas, menambah semangat belajar para siswa, hingga membantu mereka menggapai cita-citanya,” ujar Somchai Dumrongsil, Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi.</p>
<p>PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi telah melakukan berbagai inisiasi kontribusi sosial yang menekankan pada lima aspek penting dalam hidup, yakni infrastruktur, kesehatan, agama budaya, pendidikan dan ekonomi produktif.</p>
<p>Program-programnya antara lain berupa pembangunan jalan, posyandu, program peningkatan gizi balita; ibu hamil dan lansia, renovasi masjid, pembangunan madrasah dan mendukung pengembangan UMKM di 5 desa melalui program Gesari (Gerakan Desa Berdikari). Perusahaan juga menginisiasi pengembangan RDF (Refuse-Derived Fuel) pertama di Kabupaten Sukabumi guna menghasilkan energi baru dari sampah, mengurangi emisi karbon, serta mendukung pemerintah dalam mengelola permasalahan sampah.</p>
<p><strong>Tentang PT Semen Jawa</strong></p>
<p>PT Semen Jawa adalah anak perusahaan SCG dan mengelola produksi semen di Indonesia. Pabrik PT Semen Jawa terletak di Sukabumi dengan daya produksi total 1.8 Juta ton dan telah beroperasi sejak 2015. Fasilitas pabrik PT. Semen Jawa dirancang dengan menggunakan konsep Green Manufacturing dan teknologi kelas dunia. Sesuai dengan SCG, perusahaan ini menjunjung prinsip pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.</p>
<p><strong>Tentang PT Tambang Semen Sukabumi</strong></p>
<p>PT Tambang Semen Sukabumi (TSS) merupakan anak perusahaan SCG yang bergerak dalam penambangan Batu Gamping (Limestone) dan Lempung (Shale) yang ditujukan sebagai bahan dasar utama semen yang dipasok ke pabrik PT Semen Jawa</p>
<p><strong>Tentang SCG</strong></p>
<p>SCG, merupakan salah satu pemimpin bisnis terkemuka di kawasan ASEAN, terdiri dari tiga bisnis utama, yakni: SCG Cement – Building Materials, SCG Chemicals, dan SCG Packaging. Melalui lebih dari 200 perusahaan dan sekitar 57.000 karyawan, SCG menciptakan dan mendistribusikan produk dan layanan inovatif yang menjawab kebutuhan konsumen saat ini dan masa depan.</p>
<p>SCG memulai operasi bisnis di Indonesia sejak 1995 dengan bisnis perdagangan dan secara bertahap mengembangkan investasinya dalam bisnis yang berbeda pada industri cement-building materials, chemicals, dan packaging. Hingga hari ini, memiliki total 30 perusahaan di seluruh Indonesia dan memiliki lebih dari 8300 karyawan, SCG menawarkan variasi produk dan layanan premium.</p>
<p>Produk yang ditawarkan adalah produk infrastruktur di bawah merek ‘SCG’ termasuk SCG Cement, beton siap pakai Jayamix SCG, beton ringan SCG Smartblock, SCG pipe dan precast, dinding keramik, lantai, dan keramik atap di bawah merek ‘KIA’, PVC resin, corrugated containers, dan kemasan offset printing. SCG juga menawarkan produk semen fiber dan produk kimia upstream-downstream dari bisnis joint-venture dengan mitra industri Indonesia.</p>
<p>Selain itu, SCG juga memiliki bisnis distribusi bahan bangunan dan layanan terminal dermaga yang mendukung penjualan dan logistik untuk bisnis termasuk platform belanja online mitraruma.com untuk mendukung kemajuan Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/tekan-angka-putus-sekolah-pt-scg-salurkan-beasiswa-berprestasi-untuk-545-pelajar-di-kabupaten-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
