<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Panggung &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/rumah-panggung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 17:09:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Rumah Panggung &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiga Anak Tewas Terpanggang Api Kebakaran Rumah di Wangunreja Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/tiga-anak-tewas-terpanggang-api-kebakaran-rumah-di-wangunreja-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/tiga-anak-tewas-terpanggang-api-kebakaran-rumah-di-wangunreja-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 17:06:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Insiden Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<category><![CDATA[Terpanggang Api]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Anak Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Wangunreja Nyalindung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=68313</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/tiga-anak-tewas-terpanggang-api-kebakaran-rumah-di-wangunreja-sukabumi/" title="Tiga Anak Tewas Terpanggang Api Kebakaran Rumah di Wangunreja Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Musibah kebakaran rumah di Kabupaten Sukabumi yang terjadi pada 23 Juli 2026 Kamis malam, merenggut tiga korban jiwa. Peristiwa trahis ini terjadi di Kampung Babakan Bandung RT 02/06, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 19.49 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam insiden tersebut Tiga anak yang sedang tertidur di dalam rumah panggung dilaporkan meninggal dunia. Ketiga anak tidak sempat menyelamatkan diri saat api melalap bangunan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Korban meninggal dunia masing-masing adalah Aljenar Malik Seputro (pelajar SD), Saka Asadek (PAUD) dan Shakila Almahira Quenza (balita). Ketiganya diketahui tinggal bersama sang nenek. Sementara orang tua mereka diketahui sedang bekerja di luar kota.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan laporan sementara P2BK Kecamatan Nyalindung, kebakaran diduga dipicu oleh lilin yang digunakan sebagai penerangan karena listrik PLN sedang padam. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan rumah panggung yang dihuni satu kepala keluarga dengan lima jiwa tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Desa Wangunreja, Ganda Permana, menjelaskan, saat kejadian ketiga korban tengah tertidur di dalam rumah. Sementara itu, seorang bibi korban yang masih duduk di bangku SMP menjadi orang pertama yang mengetahui kobaran api.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saat kejadian ketiga anak itu sedang tidur. Bibi mereka yang masih SMP melihat api sudah membesar, lalu berteriak meminta tolong sambil berusaha menyelamatkan ibunya, yaitu nenek korban. Nenek korban sudah lanjut usia dan mengalami gangguan pendengaran sehingga proses evakuasi sangat sulit,&#8221; ujar Ganda Permana kepada lingkaroena.id Kamis (23/7) malam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, kondisi listrik yang padam membuat keluarga menggunakan lilin sebagai penerangan sebelum akhirnya diduga menjadi penyebab kebakaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saat itu memang sedang terjadi pemadaman listrik. Untuk penerangan digunakan lilin. Dugaan sementara api berasal dari lilin tersebut. Hingga pukul 23.00 WIB, warga bersama pemerintah desa masih menunggu kepulangan orang tua ketiga korban yang bekerja di luar kota,&#8221; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas P2BK Kecamatan Nyalindung, A. Ahmad, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran beberapa menit setelah kejadian dan langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur untuk penanganan di lokasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami menerima informasi sekitar pukul 19.50 WIB, kemudian segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, TNI, Polri, Satpol PP, relawan, serta Dinas Pemadam Kebakaran. Tim juga melakukan asesmen di lokasi dan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggunakan penerangan alternatif ketika terjadi pemadaman listrik,&#8221; ujar A. Ahmad.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, sebelum armada pemadam tiba, warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Untuk proses pendinginan, diterjunkan masing-masing satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Sukaraja dan Kota Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibat peristiwa tersebut, satu unit rumah panggung habis terbakar. Nilai kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh petugas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, aparat pemerintah, kepolisian, TNI, petugas pemadam kebakaran, P2BK, dan relawan masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan serta membantu keluarga korban. Dugaan penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/tiga-anak-tewas-terpanggang-api-kebakaran-rumah-di-wangunreja-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Akibat Arus Pendek, Rumah Kayu di Nagraksari Hangus Dilalap Api</title>
		<link>https://lingkarpena.id/diduga-akibat-arus-pendek-rumah-kayu-di-nagraksari-hangus-dilalap-api/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/diduga-akibat-arus-pendek-rumah-kayu-di-nagraksari-hangus-dilalap-api/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2026 14:12:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Hangus Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67551</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/diduga-akibat-arus-pendek-rumah-kayu-di-nagraksari-hangus-dilalap-api/" title="Diduga Akibat Arus Pendek, Rumah Kayu di Nagraksari Hangus Dilalap Api" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Cinangsi, RT 03/01, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Peristiwa tersebut sempat mengundang kepanikan warga karena api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan yang didominasi material kayu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Pos Pemadam Kebakaran Jampangkulon segera menuju lokasi. Sekitar pukul 11.30 WIB, petugas tiba dan langsung melakukan pemadaman agar kobaran api tidak menjalar ke rumah-rumah yang berada di sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berkat kerja sama antara petugas pemadam dan warga, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan lain. Meski demikian, rumah panggung tersebut mengalami kerusakan berat akibat besarnya kobaran api.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komandan Pos Damkar Jampangkulon, Lelan, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari gangguan pada instalasi listrik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran. Syukurlah api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,&#8221; ujar Lelan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lelan juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Menurutnya, kabel yang sudah usang maupun sambungan listrik yang tidak sesuai standar dapat menjadi pemicu kebakaran apabila tidak segera diperbaiki.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau warga agar rutin mengecek instalasi listrik, mengganti kabel yang sudah rusak, dan menghindari penggunaan stop kontak yang tidak layak. Upaya pencegahan jauh lebih baik daripada harus menghadapi musibah kebakaran,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian material cukup besar, sementara nilai pasti kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya memastikan keamanan instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan secara berkala dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.(adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/diduga-akibat-arus-pendek-rumah-kayu-di-nagraksari-hangus-dilalap-api/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Purabaya Sukabumi, Ini Nilai Kerugian Korban</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-satu-rumah-di-purabaya-sukabumi-ini-nilai-kerugian-korban/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-satu-rumah-di-purabaya-sukabumi-ini-nilai-kerugian-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:06:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Neglasari Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Ludes Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Tinggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=66951</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-satu-rumah-di-purabaya-sukabumi-ini-nilai-kerugian-korban/" title="Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Purabaya Sukabumi, Ini Nilai Kerugian Korban" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah rumah tinggal milik warga di Kampung Cilengsir RT 026/RW 004, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Senin (15/6/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 03.10 waktu setempat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rumah panggung berukuran 6 x 9 meter tersebut diketahui milik Cakus Kusmana yang dihuni oleh satu keluarga dengan enam jiwa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan beserta isinya hangus dilalap api.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya, Yanto Prayitno, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi saat penghuni rumah sedang tertidur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.10 WIB. Saat itu penghuni rumah sedang tidur dan terbangun setelah mendengar percikan api. Ketika keluar dari kamar, api sudah membesar di bagian tengah rumah. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,&#8221; ujar Yanto Prayitno, kepada lingkarpena.id Senin (15/6).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat kejadian, pemilik rumah, Cakus Kusmana, sedang bertugas melakukan pengamanan kegiatan kenaikan kelas di MI Kadawung. Sementara istri dan anak-anaknya berada di dalam rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Yanto, api dengan cepat membesar karena bangunan berbentuk rumah panggung dan kejadian berlangsung pada dini hari sehingga warga tidak sempat melakukan upaya pemadaman secara maksimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Api cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bagian rumah beserta isinya. Warga kesulitan melakukan pemadaman karena api sudah terlanjur besar saat diketahui,&#8221; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp45 juta. Pihak P2BK Purabaya telah melakukan koordinasi dengan Forkopimcam Purabaya dan Pemerintah Desa Neglasari untuk penanganan lebih lanjut serta pendataan kebutuhan korban.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Komandan Pos (Danpos) Pemadam Kebakaran Sagaranten, Yusup, menyampaikan bahwa pihaknya tidak menerima laporan terkait kejadian kebakaran tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami tidak menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran tersebut. Selain itu, akses menuju lokasi kejadian juga cukup sulit dilalui kendaraan pemadam kebakaran,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat ini korban membutuhkan bantuan berupa bahan bangunan dan kebutuhan lainnya untuk proses pemulihan pascakebakaran. Unsur yang terlibat dalam penanganan di lapangan antara lain Forkopimcam Purabaya, Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantibum, P2BK, serta perangkat Desa Neglasari.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-satu-rumah-di-purabaya-sukabumi-ini-nilai-kerugian-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Api Luluh Lantakkan Rumah Warga Ciracap, Dua Jiwa Mengungsi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/api-luluh-lantakkan-rumah-warga-ciracap-dua-jiwa-mengungsi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/api-luluh-lantakkan-rumah-warga-ciracap-dua-jiwa-mengungsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 05:04:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Ciracap Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Diungsikan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64184</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/api-luluh-lantakkan-rumah-warga-ciracap-dua-jiwa-mengungsi/" title="Api Luluh Lantakkan Rumah Warga Ciracap, Dua Jiwa Mengungsi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah rumah panggung berukuran 8&#215;12 meter di Kampung Cipandan RT 042/010, Desa Cicarap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 11.12 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik saat pemilik rumah tengah berada di kebun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan laporan awal dari petugas di lapangan, api muncul dari percikan akibat arus pendek listrik yang kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Ciracap, Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, dua orang dari satu kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat rumahnya habis terbakar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan. Untuk sementara, korban mengungsi dan membutuhkan bantuan darurat,” ujar Hendra.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, pihak Tagana bersama pemerintah desa dan unsur terkait telah melakukan asesmen ke lokasi serta berkoordinasi untuk penanganan awal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, P2BK, serta unsur Forkopimcam. Selain itu, kami juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat instalasi listrik,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Danpos Damkar Surade, Widi Sukardi, mengaku pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami belum menerima laporan resmi mengenai kebakaran ini. Namun demikian, kami akan melakukan pengecekan dan investigasi ke lokasi kejadian,” kata Widi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat ini, kebutuhan mendesak bagi korban meliputi pakaian, kasur, tenda, makanan, perlengkapan mandi, serta kebutuhan harian pascabencana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Cuaca saat kejadian dilaporkan dalam kondisi cerah berawan. Hingga kini, petugas masih terus melakukan pendataan lanjutan dan memastikan kondisi di lokasi tetap aman.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/api-luluh-lantakkan-rumah-warga-ciracap-dua-jiwa-mengungsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Panggung Milik Warga Sekarsari Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku Tradisional</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rumah-panggung-milik-warga-sekarsari-ludes-terbakar-diduga-akibat-tungku-tradisional/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rumah-panggung-milik-warga-sekarsari-ludes-terbakar-diduga-akibat-tungku-tradisional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 13:18:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kalibunder]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<category><![CDATA[Tungku Tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=59373</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rumah-panggung-milik-warga-sekarsari-ludes-terbakar-diduga-akibat-tungku-tradisional/" title="Rumah Panggung Milik Warga Sekarsari Ludes Terbakar, Diduga Akibat Tungku Tradisional" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah rumah panggung milik Siti (62), warga Kampung Cigentong RT 16/04, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Rabu (26/11/2025).</p>
<p>Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 16.00 WIB sore itu membuat warga panik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.</p>
<p>Kepala Desa Sekarsari, Awan, saat ditemui menjelaskan bahwa saat kebakaran terjadi, seluruh penghuni rumah sedang berada di luar. Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga yang melihat api membesar dari bagian dapur.</p>
<p>“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat kejadian, penghuni rumah tidak berada di rumah. Mereka diberi tahu tetangga bahwa rumahnya sudah terbakar,” ujar Awan.</p>
<p>“Hanya satu unit sepeda motor yang berhasil diselamatkan. Ibu Siti ini seorang janda dengan dua anak, dan baru 40 hari ditinggal wafat suaminya,” tambahnya.</p>
<p>Jenis bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal panggung. Berdasarkan laporan sementara, kebakaran diduga kuat berasal dari tungku masak yang masih menyala. Api dengan cepat membesar karena seluruh struktur bangunan mayoritas terbuat dari kayu.</p>
<p>Tidak ada korban meninggal maupun luka-luka, namun seluruh bangunan rumah beserta sebagian besar isinya hangus dilalap api. Tak ada daerah terdampak lain di sekitar lokasi. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp65 juta.</p>
<p>Petugas pemadam kebakaran dari Pos Damkar X Jampangkulon tiba di lokasi bersama unsur Polsek Kalibunder, pihak kecamatan, dan perangkat desa. Komandan Pos Damkar Jampangkulon, Lelan, menyebut pihaknya segera melakukan upaya pemadaman begitu menerima laporan masyarakat.</p>
<p>“Kami menerima informasi sekitar pukul empat lewat. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar karena bangunan rumahnya tipe panggung berbahan kayu. Pemadaman dilakukan bersama warga dan aparat setempat,” jelas Lelan.</p>
<p>“Kondisi cuaca hujan cukup membantu mempercepat pendinginan area yang terbakar,” tambahnya.</p>
<figure id="attachment_59375" aria-describedby="caption-attachment-59375" style="width: 795px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-59375" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-20.57.24-e1764213926206-200x112.jpeg" alt="" width="795" height="445" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-20.57.24-e1764213926206-200x112.jpeg 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-26-at-20.57.24-e1764213926206-640x358.jpeg 640w" sizes="(max-width: 795px) 100vw, 795px" /><figcaption id="caption-attachment-59375" class="wp-caption-text">Petugas Pemadam Kebakaran dari Pos Jampangkulon saat melakukan pendinginan di lokasi kebakaran, Rabu sore (26/11).| dok: Istimewa</figcaption></figure>
<p>Petugas Damkar melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api benar-benar padam. Dokumentasi kejadian dilaporkan lengkap sebagai bagian dari laporan resmi Damkar Pos X Sektor Jampangkulon.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak desa bersama unsur kecamatan tengah melakukan pendataan lanjutan untuk kemungkinan bantuan kepada korban.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rumah-panggung-milik-warga-sekarsari-ludes-terbakar-diduga-akibat-tungku-tradisional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditinggal Pemiliknya, Rumah Panggung di Waluran Kebakaran</title>
		<link>https://lingkarpena.id/ditinggal-pemiliknya-rumah-panggung-di-waluran-kebakaran/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/ditinggal-pemiliknya-rumah-panggung-di-waluran-kebakaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 16:40:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Waluran]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Ramil Waluran]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=54077</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/ditinggal-pemiliknya-rumah-panggung-di-waluran-kebakaran/" title="Ditinggal Pemiliknya, Rumah Panggung di Waluran Kebakaran" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah Rumah panggung milik Juned (30) di warga Kampung Cibonceret RT 02/03, Desa/Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Jumat, 4 Juli 2025.</p>
<p>Insiden kebakaran rumah Panggung milik warga Kecamatan Waluran ini terjadi sekira pukul 09.00 WIB.</p>
<p>Saat peristiwa kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong ditinggal Juned berkerja di kebun. Sementara isteri Juned tengah mengikuti pengajian rutinan ibu ibu.</p>
<p>Komandan Pos Ramil Waluran, Serka Dadan Ramdani yang turun langsung ke lokasi mengatakan, api pertama kali terlihat membubung dari atap dapur oleh seorang warga yang kemudian segera memberi tahu warga lainnya.</p>
<p>&#8220;Warga langsung bergerak cepat setelah melihat kobaran api tersebut, kemudian memberi tahu warga lainnya, dan bersama-sama berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujar Serka Dadan.</p>
<p>Karena lokasi rumah berada jauh dari jalan raya dan akses jalan tak bisa ditembus kendaraan Damkar, upaya pemadaman dilakukan warga dan dibantu perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Sekitar pukul 09.30 WIB, api berhasil dipadamkan.</p>
<p>“Alhamdulillah, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke ruang tengah. Hanya bagian dapur yang hangus terbakar,” tambah Serka Dadan.</p>
<p>Beruntung dalam musibah kebakaran yang sempat membuat panik warga, tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik dari instalasi di dapur rumah panggung tersebut.</p>
<p>Akibat musibah ini kerugian material ditaksir sekitar Rp 18 juta dan penghuni rumah (3 jiwa) diungsikan ke rumah saudaranya.</p>
<p>Dlam kejadian ini pihak yang berkepentingan juga menghimbau warga lainnya agar selalu waspada. Memeriksa saluran kabel listrik, memeriksa tungku api dan kompor harus diutamakan agar menghindari bencana kebakaran.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/ditinggal-pemiliknya-rumah-panggung-di-waluran-kebakaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hanguskan Rumah dan Dua Unit Motor di Kadudampit Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-rumah-dan-dua-unit-motor-di-kadudampit-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-rumah-dan-dua-unit-motor-di-kadudampit-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 11:38:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kadudampit]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<category><![CDATA[Tungku Api]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=52844</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-rumah-dan-dua-unit-motor-di-kadudampit-sukabumi/" title="Kebakaran Hanguskan Rumah dan Dua Unit Motor di Kadudampit Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Satu unit rumah panggung berukuran 8 x 12 meter persegi, terletak di Kampung Ciparay RT 01/01, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, terbakar hebat pada Rabu, 28 Mei 2025.</p>
<p>Dari informasi dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekira pukul 10.00 WIB waktu setempat. Api sempat membuat panit warga sekitar.</p>
<p>Kencangnya tiupan angin dan material bangunan yang mudah terbakar, dalam waktu singkat kobaran api membuat bangunan rata dengan tanah.</p>
<p>Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kadudampit, Didin Saripudin, mengatakan, dalam musibah itu dua unit sepeda motor dan surat surat penting turut terbakar.</p>
<p>&#8220;Saat kejadian sang pemilik rumah sedang bekerja di kebun. Dan dugaan sementata penyebab kebakaran adalah dari api yang masih ada di tungku, kemudian merambat dan membakar material disekitarnya,&#8221; ujar Didin, kepada Lingkarpena.id Rabu (28/5) sore.</p>
<p>Lanjut Didin, satu jam kemudian api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar dan aparat kecamatan, Babinsa dan Babinmas. Bersyukur tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.</p>
<p>&#8220;Kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir sekitar Rp 5 juta,&#8221; tambah Didin.</p>
<p>P2BK Kadudampit telah berkoordinasi dengan instansi terkait, aparat desa dan warga sekitar untuk menangani dan evakuasi lebih lanjut di lokasi.</p>
<p>Petugas di lokasi juga turut menghimbau warga untuk selalu waspada mengingat kejadian. Warga diminta lebih teliti sebelum beraktivitas ke luar rumah.</p>
<p>&#8220;Kejadian ini haus menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi kapan saja. Perhatikan sebelum meninggalkan rumah,” pungkas Didin.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-rumah-dan-dua-unit-motor-di-kadudampit-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kades di Sukabumi Minta Aparat Desa Laporan Warganya yang Tinggal di Rumah Reyot</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kades-di-sukabumi-minta-aparat-desa-laporkan-warganya-yqng-tinggal-di-rumah-reyot/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kades-di-sukabumi-minta-aparat-desa-laporkan-warganya-yqng-tinggal-di-rumah-reyot/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 13:44:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cijulang]]></category>
		<category><![CDATA[Jampang Tengah Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Reyot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=41364</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kades-di-sukabumi-minta-aparat-desa-laporkan-warganya-yqng-tinggal-di-rumah-reyot/" title="Kades di Sukabumi Minta Aparat Desa Laporan Warganya yang Tinggal di Rumah Reyot" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Tersiarnya berita warga Kampung Cikeuyeup, RT 11/04, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, bernama Nurani (40) yang tinggal dan hidup di rumah reyot bersama ketiga anaknya, membuat Kepala Desa Cijulang, Jalaludin, angkat bicara.</p>
<p dir="ltr">Menurut Jalaludin, pihaknya meminta maaf karena adanya masalah tersebut. Hanya katanya, semua karena miskomunikasi yang terjadi dilapangan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya secara pribadi baru tahu hari ini. Saya langsung cek ke lapangan. Ternyata ketua RT setempat juga kadusnya tidak update melakukan pelaporan ke desa,&#8221; jelas Jalaludin kepada <a href="http://lingkarpena.id">lingkarpena.id</a> Selasa,  (18/06/2024).</p>
<p dir="ltr">Sebagaimana diketahui, Nurani (40), warga Kampung Cikeuyeup RT 11/04, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, tinggal bersama ke tiga anaknya di rumah yang nyaris ambruk.</p>
<p dir="ltr">Nurani yang bekerja sebagai buruh serabutan, mengaku cemas karena rumah yang ditempati bersama ketiga anaknya itu. Anak pertama perempuan usia 14 tahun, dan anak kedua perempuan usia 7 tahun, serta anak bungsu laki-laki usia 1 tahun, dikhawatirkan saat berada di dalam rumah kemudian, ambruk.</p>
<p dir="ltr">Rumah berdinding bilik lapuk itu pada bagian langit langitnya sudah pada bocor. Dan ketika turun hujan, Nurani mengaku berpindah pindah posisi untuk menghindari tetesan air hujan</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami sangat cemas, bila sewaktu-waktu rumah ini roboh,&#8221; kata Nurani kepada awak media.</p>
<p dir="ltr">Tidak hanya itu, rumah  panggung reyot itu pada bagian lantainya yang terbuat dari anyaman bambu, tampak keropos dan lapuk. Jika tidak berhati hati menginjak pasti terperosok.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Lantainya bolong, lantai rumah bergoyong dan rapuh, pelan-pelan kaki takut terperosok,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau pakaian dan kasur didalam, kita benahi cari ember buat nahan air hujannya. Sering koslet kena air, listrik juga numpang dari orang tua, ada genteng sering jatuh, khawatir banget apalagi kalau mau hujan,&#8221; katanya</p>
<p dir="ltr">Nurani berharap dari bantuan dari pemerintah dimasukan bagian program Rumah Tidak Layak Huni.</p>
<p dir="ltr">Kepala Desa Cijulang Jalaludin kepada <a href="http://lingkarpena.id">lingkarpena.id</a> menjelaskan, warganya bernama Nurani itu belum terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), baik bansos BPNT maupun Program Keluarga Harapan (PKH).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau bansos BPNT ataupun PKH sih belum terdaftar, tapi saat ini ia sudah terdaftar sebagai peserta BPJS KIS. Untuk BPNT dan bansos PKH sudah diproses, tinggal menunggu hasilnya,&#8221; tandas Jalaludin.</p>
<p dir="ltr">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kades-di-sukabumi-minta-aparat-desa-laporkan-warganya-yqng-tinggal-di-rumah-reyot/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Warga Simpenan Sukabumi Ludes Dilahap Api, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rumah-warga-simpenan-sukabumi-ludes-dilahap-api-ini-penyebabnya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rumah-warga-simpenan-sukabumi-ludes-dilahap-api-ini-penyebabnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2024 12:07:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cihaur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Simpenan]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting listrik]]></category>
		<category><![CDATA[P2BK Kecamatan Simpenan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=40922</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rumah-warga-simpenan-sukabumi-ludes-dilahap-api-ini-penyebabnya/" title="Rumah Warga Simpenan Sukabumi Ludes Dilahap Api, Ini Penyebabnya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sebuah rumah panggung dengan ukuran 9 kali 7 meter di Kabupaten Sukabumi ludes di lahap si jago merah, pada Selasa, 4 Juni 2024.</p>
<p>Kebaran terjadi tepatnya di Kampung Cikaramat, RT 03/06 Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13:30 wib menghanguskan rumah milik Iwan dan Mulyati.</p>
<p>Kebakaran awal diketahui oleh Arisandi (35) warga Kampung Bojong Asih Rt.01/07 yang merupakan Kepala Dusun. Saksi segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadin tersebut kepada unsur Forkopimcam Simpenan.</p>
<p>&#8220;Saya setelah mendapat laporan pak Kadus segera koordinasi dengan unsur Muspika Simpenen dan langsung terjun ke lokasi,&#8221; ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan P2BK Simpenan, Dendi Sulaeman kepada Lingkaar Pena.</p>
<p>Akibat kebakaran tersebut warga sekitar sempat panik. Dengan alat seadanya ahirnya api berhasil dipadamkan oleh warga setempat.</p>
<p>Kebakaran terjadi diduga adanya arus pendek listrik atau korsleting listrik pada salah satu instalasi di rumah korban.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tadi. Pak Iwan bersama keluarga selamat. Kerugian atas kebakaran mencapai 80 juta rupiah,&#8221; jelas Dandi.</p>
<p>Iwan dan keluarga untuk sementara waktu diungsikan ke rumah saudara terdekatnya. Pihak BPBD dan unsur Muspika melakukan himbauan kepada warga sekitar untuk selalu waspada dan berhati-hati saat menggunakan alat elektronik.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rumah-warga-simpenan-sukabumi-ludes-dilahap-api-ini-penyebabnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Surade Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-satu-rumah-di-surade-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-satu-rumah-di-surade-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2024 22:03:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar XI Surade]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Panggung]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Tinggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=37577</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-satu-rumah-di-surade-sukabumi/" title="Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Surade Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Kebakaran rumah tinggal terjadi di wilayah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi pada Minggu 21 Januari 2024 dini hari dan menghanguskan satu rumah.</p>
<p dir="ltr">Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02:20 wib tepatnya di Kampung Banjaran RT 02/01 Desa Wanasari, Kecamatan Surade, diduga dari arus pendek listrik.</p>
<p dir="ltr">Diketahui rumah tersebut merupakan milik Fery dan Erni. Api dengan cepat membakar rumah karena bahan-bahan mudah terbakar.</p>
<p dir="ltr">Kebakaran sempat membuat panik warga setempat. Beruntung bantuan Damkar Pos XI Surade, dibantu Petugas Kepolisian dan warga setempat sehingga api tidak melebar dan dapat dipadamkan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saat rumah terbakar, beruntung pemilik rumah Bu Erni sedang tidak ada di dalam rumah. Dia sedang menginap di rumah saudaranya,&#8221; ujar Widy Sukardi Gopar, Danpos Damkar XI Surade, kepada <a href="http://Lingkarpena.id">Lingkarpena.id</a> Minggu, (21/01/2024) pagi.</p>
<p dir="ltr">Dalam peristiwa tersebut seluruh isi rumah hangus terbakar. Rumah panggung milik Fery dan Erni hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Dan api dapat dijinakkan setelah petugas damkar tiba di lokasi.</p>
<figure id="attachment_37579" aria-describedby="caption-attachment-37579" style="width: 200px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-37579" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240121_044059-200x112.jpg" alt="" width="200" height="112" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240121_044059-200x112.jpg?v=1705788163 200w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240121_044059-300x170.jpg?v=1705788163 300w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240121_044059-640x358.jpg?v=1705788163 640w" sizes="(max-width: 200px) 100vw, 200px" /><figcaption id="caption-attachment-37579" class="wp-caption-text">Kondisi api saat membakar rumah Fery di Wanasari Surade.| ist</figcaption></figure>
<p dir="ltr">&#8220;Diduga kuat sumber api akibat adanya korsleting listik pada rumah itu. Kerugian materi atas peristiwa ini ditafsirkan mencapai Rp<a href="tel:50000000">50.000.000</a>.-(Lima puluh juta rupiah),&#8221; sambung Widy.</p>
<p dir="ltr">Rumah yang terbakar merukan rumah panggung. Damkar dibantu BPBD dan unsur Forkopimcam Surade serta warga sekitar berhasil memadamkan api, kemudian evakusi di lokasi kejadian.</p>
<p dir="ltr">Petugas dalam peristiwa kejadian ini turut memberikan himbauan kepada warga sekitar untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menggunakan listrik dan barang lainnya yang dapat memicu terjadinya kebakaran.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ya, jika bisa selalu memperhatikan kondisi kabel-kabel yang sedianya harus di ganti atau barang elektronik lainnya yang bisa memicu terjadinya kebakaran,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kebakaran-hanguskan-satu-rumah-di-surade-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
