<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Segel Kantor &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/segel-kantor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Mar 2025 14:06:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Segel Kantor &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral, Ruang Kerja Kades di Sukabumi Disegel Warganya, Ini Motifnya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/viral-ruang-kerja-kades-di-sukabumi-disegel-warganya-ini-motifnya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/viral-ruang-kerja-kades-di-sukabumi-disegel-warganya-ini-motifnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2025 14:03:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ciemas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Kerja Kades]]></category>
		<category><![CDATA[Segel Kantor]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Video]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=49946</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/viral-ruang-kerja-kades-di-sukabumi-disegel-warganya-ini-motifnya/" title="Viral, Ruang Kerja Kades di Sukabumi Disegel Warganya, Ini Motifnya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Video penyegelan ruang kerja Kepala Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, oleh beberapa warganya viral di media sosial dan menuai beragam komentar warganet.</p>
<p>Aksi penyegelan tersebut dilakukan pada Senin, 10 Maret 2025, sekira pukul 09.30 WIB. Dalam video tersebut beberapa warga melakukan penyegelan denga cara memasang kayu menyilang pada kusen pintu ruang kerja kepala desa tersebut. Saat melakukan aksinya disaksikan aparat kecamatan.</p>
<p>Informasi didapat, aksi penyegelan ruang kerja Kepala Desa Ciemas tersebut dipicu oleh kekecewaan warga yang menilai kepala desanya diduga kerap meninggalkan ruang kerjanya, dan warga Sulit menemuinya saat mereka ada keperluan.</p>
<p>Kekecewaan warga memuncak saat bencana banjir menerjang wilayah desa Ciemas beberapa hari lalu. Warga menilai disaat bencana terjadi kepala desa diduga kurang memperhatikannya. Bahkan disaat situasi bencana kades malah tidak ada di kantornya.</p>
<p>Uju, salah satu warga Desa Ciemas saat dikonfirmasi menuturkan, di saat Desa Ciemas dilanda banjir, masyarakat yang hendak datang untuk melapor, kepala desanya tidak ada di kantornya. Warga geram dan spontan melakukan penyegelan ruang kerja kades.</p>
<p>&#8220;Di saat bencana banjir, dan situasi itu sangat krusial, warga yang datang ke kantor desa untuk melapor, kepala desanya justru tidak ada ditempat. Katanya ke Sukabumi, ada urusan keluarga dan ke Kantor BPN, makanya warga kecewa dan spontan melakukan penyegelan,&#8221; kata Uju.</p>
<p>Kepala Desa Ciemas, Wisnu Handito, saat dikonfirmasi lingkar pena.id membenarkan adanya penyegelan ruang kerjanya tersebut. Ia mengaku belum mengetahui pasti alasannya.</p>
<p>&#8220;Untuk pelayanan saya pastikan tidak terganggu, aktivitas di Kantor Desa Ciemas tetap berjalan sebagai mana mestinya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara Camat Ciemas, Usep Supelita, yang dihubungi melalui saluran ponselnya menuturkan, bahwa terkait dengan adanya aksi warga yang melakukan penyegelan ruang kerja Kades Ciemas, pihaknya mengaku sudah mengetahuinya. Bahkan beberapa media, termasuk Kepala Dinas DPMD Kabupaten Sukabumi, sudah menghubunginya.</p>
<p>&#8220;Terkait Penyegelan Ruang Kerja Kades Ciemas, sudah rame di media, beberapa orang media sudah menghubungi saya untuk minta keterangan, termasuk Pak Kadis DPMD,&#8221; kata Isep Supelita.</p>
<p>Lanjut tambah Usep, &#8220;Aksi penyegelan yang dilakukan warga ini salah satu bukti kekurang puasan masyarakat terhadap kinerja Kades dan besok (Rabu, 12/3/2025 ) akan dimusyawarahkan oleh BPD dengan kadesnya langsung dan akan dihadiri unsur Porkopimcam,&#8221; tambah Usep.</p>
<p>Menanggapi disegelnya ruang kerja Kepala Desa Ciemas tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi Gun Gun Gunardi menyebutkan, bahwa permasalahan tersebut sudah dikomunikasikan untuk didapatkan dan difasilitasi oleh Forkopimcam Ciemas.</p>
<p>&#8220;Sudah dikomunikasikan untuk dirapatkan difasilitasi Pak Camat dengan forkopimcam,&#8221; singkatnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/viral-ruang-kerja-kades-di-sukabumi-disegel-warganya-ini-motifnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Massa Gerakan Neglasari Bersih Jilid 2 Tuntut Kades Lengser</title>
		<link>https://lingkarpena.id/aksi-massa-gerakan-neglasari-bersih-jilid-2-tuntut-kades-lengser/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/aksi-massa-gerakan-neglasari-bersih-jilid-2-tuntut-kades-lengser/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2025 13:54:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Massa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Neglasari]]></category>
		<category><![CDATA[Jilid II]]></category>
		<category><![CDATA[Segel Kantor]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntut Mundur Kades]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=48518</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/aksi-massa-gerakan-neglasari-bersih-jilid-2-tuntut-kades-lengser/" title="Aksi Massa Gerakan Neglasari Bersih Jilid 2 Tuntut Kades Lengser" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Masyarakat Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, yang tergabung dalam Gerakan Neglasari Bersih (GNB) kembali melakukan aksi damai pada Kamis, 30 Januari 2025.</p>
<p>Aksi massa GNB jilid 2 ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa Neglasari Tahun 2024 oleh kepala desanya berinisial RH. Dalam aksinya itu massa menurut kepala Desa Neglasari segera mengundurkan diri dari jabatannya.</p>
<p>&#8220;Tuntutan kami hari ini sama dengan tuntutan kami pada aksi sebelumnya, yaitu menuntut kepada Desa Neglasari mundur dari jabatannya atau diberhentikan dengan tidak hormat oleh Bupati Sukabumi,&#8221; ujar Kang Parman, juru bicara aksi.</p>
<p>Lanjut kata Kang Parman, masyarakat Neglasari sudah tidak percaya lagi kepada kepala desanya yang tidak amanah dalam mengelola pemerintahan Desa Neglasari.</p>
<p>&#8220;Tahun 2022 kepala Desa Neglasari telah menandatangani surat pernyataan yang isinya apabila melakukan korupsi sekecil apapun maka secara otomatis dianggap mengundurkan diri. Nah ternyata ada hal yang dilanggar. Intinya masyarakat Neglasari pada hari ini sudah tidak ada toleransi lagi terhadap kepal desa,&#8221; jelas Kang Parman.</p>
<p>Selain Kang Parman dalam aksi massa GNB jilid 2, Rahmat Taufik tokoh masyarakat Neglasari hadir memberikan orasinya.</p>
<p>Awalnya aksi massa GNB jilid 2 direncanakan digelar di halaman Kantor Kecamatan Lengkong, namun akhirnya dialihkan ke Halaman Kantor Desa Neglasari. Hal ini untuk menghindari gangguan terhadap pelayanan publik yang ada di sekitar Kantor Kecamatan Lengkong, seperti Puskesmas Lengkong, Bank BRI, dan akses jalan raya yang menuju Kota Sukabumi.</p>
<p>Pada aksi massa GNB jilid 2 masyarakat yang sudah hilang kepercayaan kepada kepala desanya melakukan penyegelan Kantor Desa Neglasari.</p>
<p>&#8220;Penyegelan kita lakukan sebelum adanya jawaban dari dinas terkait yaitu DPMD dan tindakan dari inspektorat Kabupaten Sukabumi,&#8221; ujar Kang Parman.</p>
<p>Dalam aksi massa GNB jilid 2 hadir Kapolsek Lengkong, AKP Bayu Sunarti Agustina, S.E, bersama dengan sejumlah pejabat lainnya, termasuk Kapolsek Sagaranten AKP Akhmad Suryana, Kapolsek Curug Kembar AKP Toni Hartono, dan perwakilan dari Danramil Lengkong, Camat Lengkong, serta Inspektorat Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Kegiatan aksi ini, yang melibatkan masyarakat Desa Neglasari, berlangsung aman berkat pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Lengkong, yang dibantu oleh personel dari Polsek Jajaran Polres Sukabumi.</p>
<p>&#8220;Polsek Lengkong bersama jajaran Polsek lainnya berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta melaksanakan pengamanan dengan baik agar kegiatan berjalan tanpa gangguan,&#8221; tegas AKP Bayu Sunarti Agustina, S.E., Kapolsek Lengkong kepada awak media.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/aksi-massa-gerakan-neglasari-bersih-jilid-2-tuntut-kades-lengser/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
