<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tertutup Longsor &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/tertutup-longsor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 11:45:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Tertutup Longsor &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KM 72 Tol Bocimi Tertutup Longsor, Lalin Dialihkan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/km-72-tol-bocimi-tertutup-longsor-lalin-dialihkan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/km-72-tol-bocimi-tertutup-longsor-lalin-dialihkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 11:45:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[KM 72]]></category>
		<category><![CDATA[Lalulintas Lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[Tertutup Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Bocimi]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Bogor-Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=65394</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/km-72-tol-bocimi-tertutup-longsor-lalin-dialihkan/" title="KM 72 Tol Bocimi Tertutup Longsor, Lalin Dialihkan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Rabu (6/5/2026) memicu bencana tanah longsor di ruas Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) tepatnya di KM 72. Peristiwa ini terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, memperlihatkan momen dramatis saat material tanah dan batu meluncur dari tebing dan menutup badan jalan tol.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, sebagian ruas jalan mengalami kerusakan parah hingga amblas. Lumpur bercampur air dengan arus cukup deras terlihat mengalir menutup jalur utama, membuat sejumlah kendaraan tidak dapat melintas. Bus antarkota, truk logistik, hingga kendaraan pribadi terpaksa berhenti dan tertahan di lokasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihak pengelola tol bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera turun tangan melakukan penanganan darurat. Proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih berlangsung dengan menunggu kedatangan alat berat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Direktur Utama PT Trans Jabar Tol, Abdul Hakim Supriyadi, membenarkan insiden tersebut setelah melakukan pengecekan di lapangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami sudah pastikan, longsoran terjadi di KM 72 dari arah Parungkuda menuju Jakarta. Material berasal dari lereng atas dan menutup jalur utama. Saat ini sedang dalam proses penanganan untuk pembersihan,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dampak dari kejadian ini, arus lalu lintas di jalur B arah Jakarta mengalami gangguan serius. Demi keselamatan pengguna jalan, pihak kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup akses masuk di titik tertentu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola tol guna mengantisipasi kemacetan dan risiko lanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Longsor terjadi di KM 72 jalur B arah Jakarta. Saat ini kami masih menunggu alat berat untuk proses evakuasi,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai langkah pengendalian arus, pintu masuk Tol Parungkuda untuk arah Jakarta ditutup sementara. Sementara itu, kendaraan yang sudah berada di dalam tol diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Cigombong.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengguna jalan pun diminta untuk tetap waspada serta mematuhi instruksi petugas di lapangan. Mengingat potensi longsor susulan masih ada, masyarakat disarankan memilih jalur alternatif di luar tol untuk sementara waktu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Fokus penanganan masih tertuju pada pengamanan area serta percepatan pembersihan material agar jalur bisa segera difungsikan kembali.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/km-72-tol-bocimi-tertutup-longsor-lalin-dialihkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalur Sukabumi Selatan Ruas Bagbagan-Kiaradua Ditutup Sementara</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jalur-sukabumi-selatan-ruas-bagbagan-kiaradua-ditutup-sementara/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/jalur-sukabumi-selatan-ruas-bagbagan-kiaradua-ditutup-sementara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2024 11:25:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Loji]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Cimapag]]></category>
		<category><![CDATA[P2BK Simpenan]]></category>
		<category><![CDATA[Ruas Jalan Bagbagan-Kiaradua]]></category>
		<category><![CDATA[Tertutup Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=47426</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jalur-sukabumi-selatan-ruas-bagbagan-kiaradua-ditutup-sementara/" title="Jalur Sukabumi Selatan Ruas Bagbagan-Kiaradua Ditutup Sementara" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Ruas jalan nasional Bagbagan menuju Kiaradua tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat dampak tertutup material longsor yang terjadi di kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>P2BK Simpenan Dandi Sulaeman saat diwawancara mengatakan bahwa peristiwa bencana alam.tanah longsor yang menutup akses jalan Babgbagan Kiaradua tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Wib.</p>
<p>&#8220;Tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, namun material longsoran yang menimbun jalan, untuk sementara akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dijelaskan Dandi, diperkirakan luas tanah yang tergerus longsor memiliki ketinggian tebing mencapai 45 meter, dengan tinggi longsoran sekitar 8 meter, panjang 40 meter, serta lebar 5 meter, sehingga material berupa tanah, bebatuan serta pepohonan menutup seluruh badan jalan.</p>
<p>&#8220;Kebutuhan mendesak saat ini alat berat beko mesin pemotong kayu. Kondisi longsoran masi menutup akses jalan sedang dilakukan penanganan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Adanya peristiwa itu, kata Dandi lagi pihaknya langsung berkoordinasi bersama perangkat desa, kecamatan, Babinsa, Bhabinkantibmas, Satpol pp, guna melakukan pendataan dan penanganan sementara.</p>
<p>&#8220;Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dengan kondisi saat ini musim penghujan akan terus berlangsung dan berpotensi banyaknya tanah longsor dan disertai angin kencang,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Saat ini tim gabungan dari TNI, Polri ada pak wakapolres, Satpol PP dan dishub, PUPR masih berupaya melakukan penanganan mengevakuasi material longsoran dengan dibantu alat berat dari PUPR,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/jalur-sukabumi-selatan-ruas-bagbagan-kiaradua-ditutup-sementara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
