Warga Cibitung Sukabumi Butuh Perahu dan Ambulan Air

Siswa Sekolah di Cibitung Sukabumi saat Hendak berangkat ke sekolah dengan menggunakan perahu.| Foto: Jajang S

LINGKARPENA.ID | Sebagian warga masyarakat Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, khususnya yang berada di dua Kedusunan, Kedusunan Lima dan Kedusunan Enam, sangat membutuhkan ambulan air.

Diketahui, Kedusunan lima terdiri dari Kampung Kadudahung, Kampung Ciloma, Solokan Pari. Kedusunan enam, Kampung Ciroyom, Cibadak, dan Cipaku. Jumlah keseluran warga sekitar 700 jiwa.

Akses menuju ke Kampung yang ada di dua Kedusunan itu hanya bisa dilalui dengan menggunakan perahu lewat Sungai Cikaso. Kalaupun ada, lewat jalan perhutani. Selain jarak tempuh yang jauh juga kondisi jalannya kurang baik.

Baca juga:  Sambut HUT Kodam III Siliwangi ke 76, Kodim 0607 Gelar Baksos Donor Darah

Kepala Desa Cibitung Iji Pahirudin menuturkan, saat ini pihaknya mengharapkan ada bantuan ambulan perahu, baik dari pemerintah maupun swasta. Hal itu ia kemukakan karena ketika ada warganya yang sakit dan perlu penanganan medis lanjutan sangat kesulitan.

“Kami sangat membutuhkan adanya ambulan perahu untuk melayani warga kami yang sakit dan perlu penanganan medis lanjutan, misalnya harus di bawa ke rumah sakit,” tutur Iji.

Baca juga:  Warga Cibadak Cibitung Terima Bantuan MCK dan Pompanisasi

Selain warga umum, para siswa SMPN 4 yang lokasinya di Kampung Ciloma pun menghadapi masalah yang sama. Mereka membutuhkan perahu untuk mobilisasi pergi dan pulang sekolah.

SMPN 4 Cibitung berlokasi di Kampung Ciloma. Satu satunya akses kesana hanya lewat perahu melalui sungai Cikaso.

Beberapa siswa SMPN 4 Cibitung berasal dari kampung Cibugel dan Cikepel, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Kadisdik Solihin, Jenguk Quinza Siswi SMPN 1 Lengkong Penderita Kanker Tulang

“Saat ini pun ada perahu bantuan dari Jabar Quick Respond tapi kondisinya sudah tua dan mesinnya terkadang sering mogok,” pungkas Kepala Desa Cibitung Iji Pahirudin kepada lingkarpena, Kamis (2/5).

Pos terkait