<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Redaksi &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/author/redaksi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 13:13:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Redaksi &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekda Kabupaten Sukabumi Hadiri Milad YATSHI, Tekankan Peran Yayasan dalam Syiar Islam dan Pelayanan Umat</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sekda-kabupaten-sukabumi-hadiri-milad-yatshi-tekankan-peran-yayasan-dalam-syiar-islam-dan-pelayanan-umat/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sekda-kabupaten-sukabumi-hadiri-milad-yatshi-tekankan-peran-yayasan-dalam-syiar-islam-dan-pelayanan-umat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 13:13:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Milad Yasthi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[YASTHI Cisaat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67040</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sekda-kabupaten-sukabumi-hadiri-milad-yatshi-tekankan-peran-yayasan-dalam-syiar-islam-dan-pelayanan-umat/" title="Sekda Kabupaten Sukabumi Hadiri Milad YATSHI, Tekankan Peran Yayasan dalam Syiar Islam dan Pelayanan Umat" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menghadiri puncak peringatan Milad Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) yang dirangkaikan dengan pengukuhan Ketua Umum dan jajaran pengurus YATSHI masa bakti 2026–2031. Kegiatan berlangsung di kompleks YATSHI, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kamis (18/6).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Momentum tersebut ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Yayasan Tarbiyatsshibyan tentang pengangkatan Ketua Umum dan pengurus baru. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Ketua Dewan Pembina YATSHI, KH. Hilaluddin Anwar, yang secara resmi melantik Ustaz Syamsul Hidayat sebagai Ketua Umum YATSHI untuk periode lima tahun ke depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sambutannya, Sekda H. Ade Suryaman menyampaikan apresiasi atas kiprah YATSHI yang selama ini berkontribusi di bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial. Menurutnya, kepengurusan baru memikul amanah besar untuk menjaga eksistensi yayasan sekaligus meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pengurus yang baru dikukuhkan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat pelayanan umat, dan terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap YATSHI semakin berkembang serta mampu memperluas syiar Islam demi mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah,&#8221; ujar Ade Suryaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyerahkan bantuan sarana Penerangan Jalan Umum (PJU) di dua titik sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap kenyamanan dan keamanan masyarakat, termasuk di lingkungan Yayasan Tarbiyatsshibyan dan warga Desa Cibolang Kaler.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum YATSHI yang baru, Ustaz Syamsul Hidayat, menyampaikan rasa syukur sekaligus memohon dukungan seluruh pihak agar dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Amanah ini bukan tugas yang ringan. Saya memohon doa, bimbingan, dan dukungan dari seluruh keluarga besar YATSHI serta masyarakat agar dapat melanjutkan estafet kepemimpinan ini dengan penuh tanggung jawab dan membawa yayasan menjadi lebih maju,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rangkaian kegiatan ditutup dengan aksi sosial berupa penyerahan santunan secara simbolis kepada 80 anak yatim sebagai wujud kepedulian yayasan terhadap masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimcam Cisaat, pemerintah desa, para alim ulama, tokoh masyarakat, dewan guru, santri, serta tamu undangan lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sekda-kabupaten-sukabumi-hadiri-milad-yatshi-tekankan-peran-yayasan-dalam-syiar-islam-dan-pelayanan-umat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sukabumi Percepat Musim Tanam, Sekda Ajak Petani Jaga Momentum Swasembada Berkelanjutan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sukabumi-percepat-musim-tanam-sekda-ajak-petani-jaga-momentum-swasembada-berkelanjutan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sukabumi-percepat-musim-tanam-sekda-ajak-petani-jaga-momentum-swasembada-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 12:26:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67035</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sukabumi-percepat-musim-tanam-sekda-ajak-petani-jaga-momentum-swasembada-berkelanjutan/" title="Sukabumi Percepat Musim Tanam, Sekda Ajak Petani Jaga Momentum Swasembada Berkelanjutan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat sektor pertanian melalui Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam yang digelar di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan swasembada pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, yang hadir mewakili Bupati Sukabumi, menegaskan bahwa Kabupaten Sukabumi telah menunjukkan capaian membanggakan di sektor pertanian. Pada 2025, produksi gabah berhasil menembus lebih dari satu juta ton, melampaui target nasional dan mengantarkan Sukabumi sebagai kabupaten dengan produksi beras tertinggi di Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Atas prestasi tersebut, Kabupaten Sukabumi juga menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya Bidang Pertanian dari Kementerian Pertanian RI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja sektor pertanian. Tahun 2026 kita kembali mendapat target tanam seluas 11.114 hektare. Bantuan benih padi dari pemerintah pusat harus dimanfaatkan secara maksimal agar luas tambah tanam dan produktivitas petani terus meningkat,&#8221; ujar Ade Suryaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa tantangan pertanian ke depan tidak ringan, terutama potensi perubahan iklim dan ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino. Karena itu, seluruh pihak diminta memperkuat sinergi mulai dari percepatan persemaian, pengolahan lahan, hingga penanaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Mari kita perkuat koordinasi, lakukan pendataan potensi pertanian secara akurat, serta optimalkan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia agar target produksi dapat tercapai,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Sukabumi, Leli Nuryati, menyampaikan bahwa Kabupaten Sukabumi kini telah memasuki fase swasembada pangan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kabupaten Sukabumi telah mencapai swasembada pangan pada tahun 2026 dan kini memasuki tahap swasembada berkelanjutan. Pendampingan dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Kementerian Pertanian yang dimulai sejak 2024 akan terus dilanjutkan,&#8221; ungkap Leli Nuryati.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Sekda menyerahkan bantuan benih padi secara simbolis kepada enam kelompok tani di Kecamatan Nyalindung. Kegiatan juga ditandai dengan penanaman padi bersama sebagai simbol dimulainya musim tanam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rangkaian acara dilanjutkan dengan mengikuti secara virtual Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam bersama Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang dipusatkan di Kabupaten Subang dan diikuti secara serentak oleh sebelas kabupaten/kota di Jawa Barat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sukabumi-percepat-musim-tanam-sekda-ajak-petani-jaga-momentum-swasembada-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Sukabumi Hadiri Deklarasi Integritas Pertambangan, Tegaskan Komitmen Kelola Sumber Daya Secara Berkelanjutan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-hadiri-deklarasi-integritas-pertambangan-tegaskan-komitmen-kelola-sumber-daya-secara-berkelanjutan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-hadiri-deklarasi-integritas-pertambangan-tegaskan-komitmen-kelola-sumber-daya-secara-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 12:22:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Deklarasi Integritas Pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Integritas]]></category>
		<category><![CDATA[Izin Pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67032</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-hadiri-deklarasi-integritas-pertambangan-tegaskan-komitmen-kelola-sumber-daya-secara-berkelanjutan/" title="Bupati Sukabumi Hadiri Deklarasi Integritas Pertambangan, Tegaskan Komitmen Kelola Sumber Daya Secara Berkelanjutan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri penandatanganan Deklarasi Bersama dan Pakta Integritas para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang akan diperpanjang bersama pengelola proyek strategis di Jawa Barat. Kegiatan yang dipimpin Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tersebut berlangsung di Bale Pakuan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Deklarasi bersama dan penandatanganan pakta integritas ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah bersama para pelaku usaha pertambangan untuk mewujudkan tata kelola sektor pertambangan yang transparan, akuntabel, taat hukum, serta berwawasan lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan wujud kesungguhan seluruh pihak dalam menjalankan usaha pertambangan secara bertanggung jawab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung investasi yang sehat dan bertanggung jawab. Namun setiap aktivitas pertambangan harus memperhatikan kelestarian lingkungan, keselamatan kerja, kepentingan masyarakat sekitar, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah,&#8221; tegas Dedi Mulyadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap seluruh pemegang IUP yang masa izinnya akan diperpanjang mampu memenuhi seluruh kewajiban administrasi, teknis, lingkungan, dan sosial. Menurutnya, keberadaan perusahaan pertambangan harus mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyambut baik pelaksanaan deklarasi bersama tersebut. Menurutnya, komitmen terhadap tata kelola pertambangan yang baik menjadi langkah penting untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam tetap memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendukung pengelolaan sektor pertambangan yang tertib, transparan, dan berkelanjutan. Kami berharap seluruh pemegang IUP dapat menjalankan kewajibannya secara konsisten sehingga investasi yang berkembang benar-benar berdampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah,&#8221; ujar Asep Japar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri para kepala daerah dari sejumlah kabupaten di Jawa Barat, di antaranya Kabupaten Sukabumi, Bogor, Bandung, Sumedang, Bandung Barat, Cianjur, dan Tasikmalaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada kesempatan itu, Bupati Sukabumi didampingi Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-hadiri-deklarasi-integritas-pertambangan-tegaskan-komitmen-kelola-sumber-daya-secara-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panen Raya Sorgum di Ciemas, Wabup Sukabumi: Peluang Baru Petani Dukung Energi Bersih</title>
		<link>https://lingkarpena.id/panen-raya-sorgum-di-ciemas-wabup-sukabumi-peluang-baru-petani-dukung-energi-bersih/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/panen-raya-sorgum-di-ciemas-wabup-sukabumi-peluang-baru-petani-dukung-energi-bersih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 10:24:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERKEBUNAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ciemas]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Raya Sorgum]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67029</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/panen-raya-sorgum-di-ciemas-wabup-sukabumi-peluang-baru-petani-dukung-energi-bersih/" title="Panen Raya Sorgum di Ciemas, Wabup Sukabumi: Peluang Baru Petani Dukung Energi Bersih" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Pengembangan tanaman sorgum sebagai bahan baku biomassa untuk kebutuhan co-firing PLTU Palabuhanratu dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, saat menghadiri Panen Raya Tanaman Sorgum dan Pengiriman Perdana Biomassa Sorgum Dust di Perkebunan Sorgum Cilegok, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kamis (18/6/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, H. Andreas menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi antara pemerintah, PLN Indonesia Power, dunia usaha, dan petani yang berhasil mengembangkan sorgum sebagai komoditas bernilai ekonomi sekaligus mendukung kebutuhan energi nasional.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ini merupakan terobosan yang sangat baik. Tanaman yang sebelumnya belum banyak dimanfaatkan kini memiliki nilai ekonomi dan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi petani, sekaligus mendukung penyediaan energi yang lebih ramah lingkungan,&#8221; ujar H. Andreas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, keberadaan industri besar di Kabupaten Sukabumi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui pola kemitraan yang saling menguntungkan. Program pengembangan sorgum dinilai menjadi contoh sinergi yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat pasokan energi terbarukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wabup menjelaskan, kebutuhan biomassa untuk co-firing di PLTU Palabuhanratu mencapai sekitar 1.400 ton per bulan. Kebutuhan tersebut membuka peluang besar bagi petani lokal untuk terlibat dalam rantai pasok biomassa secara berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Jawa Barat II Palabuhanratu, Bowo Pramono, mengatakan program budidaya sorgum telah dimulai sejak 2025. Dengan masa panen sekitar tiga bulan, sorgum dinilai sangat potensial menjadi sumber biomassa yang berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Panen raya dan pengiriman perdana biomassa ini menjadi tonggak awal penguatan rantai pasok biomassa berbasis masyarakat sekaligus bentuk komitmen kami dalam mendukung transisi energi menuju net zero emission,&#8221; kata Bowo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama PT Berkah Inti Daya (BID), Eko Satrio Pramono, menyebut keberhasilan panen perdana menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, PLN, pelaku usaha, dan petani mampu menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ke depan kami akan terus meningkatkan produktivitas sorgum, memperluas kemitraan dengan petani, serta memperkuat rantai pasok biomassa agar manfaat ekonominya semakin dirasakan masyarakat,&#8221; ungkap Eko.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain dimanfaatkan sebagai bahan baku biomassa, tanaman sorgum juga memiliki potensi sebagai sumber pangan alternatif yang dapat tumbuh di berbagai kondisi lahan. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sukabumi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/panen-raya-sorgum-di-ciemas-wabup-sukabumi-peluang-baru-petani-dukung-energi-bersih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Rp5.000 Setiap Jumat, Mimpi Mak Inah Memiliki Rumah Layak Mulai Terwujud</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dari-rp5-000-setiap-jumat-mimpi-mak-inah-memiliki-rumah-layak-mulai-terwujud/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dari-rp5-000-setiap-jumat-mimpi-mak-inah-memiliki-rumah-layak-mulai-terwujud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 13:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[5000 per Jumat]]></category>
		<category><![CDATA[Mak Inah]]></category>
		<category><![CDATA[Miliki Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Mimpi Mak Inah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67025</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dari-rp5-000-setiap-jumat-mimpi-mak-inah-memiliki-rumah-layak-mulai-terwujud/" title="Dari Rp5.000 Setiap Jumat, Mimpi Mak Inah Memiliki Rumah Layak Mulai Terwujud" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kebaikan tidak selalu lahir dari angka yang besar. Terkadang, perubahan justru berawal dari kepedulian sederhana yang dilakukan secara konsisten. Seperti yang terjadi di Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, ketika infak Rp5.000 yang dikumpulkan setiap Jumat dari para pegawai pemerintah dan instansi terkait, perlahan menjelma menjadi harapan baru bagi warga yang membutuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program sosial keagamaan bertajuk “Jumat Berkah” yang digagas Camat Gegerbitung, Sri Yuliani, menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan mampu menghadirkan solusi di tengah keterbatasan anggaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski baru berjalan seumur jagung, manfaat program tersebut sudah mulai dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Mak Inah, warga Kampung Pangauban, Desa Buniwangi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di balik tumpukan bahan bangunan dan proses renovasi yang berlangsung, tersimpan cerita tentang kepedulian banyak orang. Bukan hanya soal material yang terkumpul, tetapi juga tentang rasa empati dan kebersamaan yang diwujudkan dalam aksi nyata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Camat Gegerbitung, Sri Yuliani, mengatakan program Jumat Berkah lahir dari kegelisahan melihat masih adanya warga yang membutuhkan bantuan di tengah kondisi efisiensi anggaran pemerintah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dengan keterbatasan anggaran saat ini, kita tidak harus selalu menunggu bantuan dari pemerintah. Saya berpikir kita harus bergerak dan mencari solusi bersama. Dari situlah lahir gagasan Jumat Berkah ini,” ujarnya kepada lingkarpena. id, Rabu ( 17/6/2026 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, setiap pegawai dari berbagai instansi di lingkungan Kecamatan Gegerbitung, mulai dari kantor kecamatan, puskesmas, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), KUA hingga lembaga lainnya, secara sukarela menyisihkan infak sebesar Rp5.000 setiap hari Jumat. Terkecuali pegawai Puskesmas yang hanya Rp 3000, karena jumlahnya banyak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Sri, nominal yang terkumpul memang tidak besar jika dilihat secara individu. Namun ketika dilakukan bersama-sama dan berkelanjutan, hasilnya mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Meskipun nilainya kecil, insya Allah sangat bermanfaat. Yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensinya. Dari yang kecil ini ternyata bisa membantu mewujudkan rumah yang lebih layak bagi warga,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Agar pengelolaan dana berlangsung transparan dan akuntabel, program tersebut telah memiliki struktur kepengurusan yang ditetapkan melalui surat keputusan (SK). Saat ini, Ketua pengelola dijabat Kepala Puskesmas Gegerbitung, sekretaris dari unsur KUA, sementara bendahara berasal dari pihak kecamatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sri berharap program Jumat Berkah dapat terus berkembang dan menjadi gerakan sosial bersama yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, tidak hanya di bidang perumahan tetapi juga kebutuhan sosial lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Semoga ini menjadi ladang amal bagi semua yang terlibat dan dapat terus membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena pada dasarnya, kepedulian yang dilakukan bersama akan menghasilkan manfaat yang jauh lebih besar,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Program Jumat Berkah menjadi pengingat bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari bantuan bernilai besar. Dari lembaran uang Rp5.000 yang disisihkan dengan tulus setiap pekan, tumbuh harapan, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang mampu mengubah kehidupan warga menjadi lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dari-rp5-000-setiap-jumat-mimpi-mak-inah-memiliki-rumah-layak-mulai-terwujud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Sukabumi Apresiasi Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Dorong Lahirnya Generasi Islam Berkarakter</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dprd-sukabumi-apresiasi-kemah-religi-pemuda-masjid-dunia-dorong-lahirnya-generasi-islam-berkarakter/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dprd-sukabumi-apresiasi-kemah-religi-pemuda-masjid-dunia-dorong-lahirnya-generasi-islam-berkarakter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 12:56:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RELIGI]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Azhar Mutawali]]></category>
		<category><![CDATA[Kemah Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Pusbangdai Cikembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67020</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dprd-sukabumi-apresiasi-kemah-religi-pemuda-masjid-dunia-dorong-lahirnya-generasi-islam-berkarakter/" title="DPRD Sukabumi Apresiasi Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Dorong Lahirnya Generasi Islam Berkarakter" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap pelaksanaan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia yang akan berlangsung pada 24–27 Juni 2026 di Pusbangdai (Pusat Pengembangan Dakwah Islam) Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Rabu (17/6/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan yang melibatkan pemuda dan remaja masjid dari berbagai daerah tersebut dinilai menjadi sarana strategis dalam membentuk generasi muda Islam yang beriman, berilmu, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam pesannya, Budi Azhar Mutawali mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat keislaman, kepemimpinan, dan semangat memakmurkan masjid.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Pemuda Masjid Dunia di Pusbangdai Kabupaten Sukabumi. Ini merupakan langkah positif dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi aktivis Islam yang memiliki semangat dakwah, kepedulian sosial, serta komitmen memakmurkan masjid,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Budi, keberadaan pemuda masjid memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis. Karena itu, ruang pembinaan seperti kemah religi perlu terus diperkuat dan didukung oleh semua pihak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berakhlakul karimah, memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi umat, masyarakat, dan daerah,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain menjadi ajang pembelajaran dan pembinaan spiritual, Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia juga dirancang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar pemuda masjid se-Indonesia melalui berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Budi Azhar Mutawali turut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saya mengucapkan terima kasih atas semangat dan kontribusi seluruh pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, memberikan manfaat yang luas, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi muda yang unggul menuju Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai keislaman, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembelajaran, pembinaan karakter, dan pemberdayaan umat. (adv)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dprd-sukabumi-apresiasi-kemah-religi-pemuda-masjid-dunia-dorong-lahirnya-generasi-islam-berkarakter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bapperida Kabupaten Sukabumi Perkuat Kolaborasi dengan BRIN, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data dan Inovasi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bapperida-kabupaten-sukabumi-perkuat-kolaborasi-dengan-brin-dorong-perencanaan-pembangunan-berbasis-data-dan-inovasi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bapperida-kabupaten-sukabumi-perkuat-kolaborasi-dengan-brin-dorong-perencanaan-pembangunan-berbasis-data-dan-inovasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 12:18:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[BAPPERIDA Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkuat Kolaborasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67017</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bapperida-kabupaten-sukabumi-perkuat-kolaborasi-dengan-brin-dorong-perencanaan-pembangunan-berbasis-data-dan-inovasi/" title="Bapperida Kabupaten Sukabumi Perkuat Kolaborasi dengan BRIN, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data dan Inovasi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha Wildan Athoilah, mengikuti Rapat Dinas Bulan Juni 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/6/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan tersebut diawali dengan penyerahan penghargaan serta penandatanganan sejumlah kerja sama strategis yang melibatkan perangkat daerah dan mitra pembangunan. Salah satu agenda penting adalah penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama (KKS) antara Bapperida Kabupaten Sukabumi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerja sama tersebut mencakup penerapan perangkat uji cepat unsur tanah serta pendampingan teknis pengukuran unsur hara tanah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat basis data sektor pertanian sekaligus mendorong inovasi dalam pengelolaan lahan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha Wildan Athoilah, mengatakan bahwa sinergi dengan BRIN merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah yang berbasis riset dan data yang akurat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan inovasi yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, khususnya sektor pertanian. Dengan dukungan data yang lebih akurat dan teknologi yang tepat guna, kami berharap perencanaan pembangunan dapat semakin efektif dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain penandatanganan kerja sama, rapat dinas juga menjadi forum penguatan koordinasi dan sinergi antar perangkat daerah dalam mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Sukabumi. Berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari pengembangan manajemen talenta aparatur, pelaksanaan kebijakan pendidikan, hingga peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Toha, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan seluruh program pembangunan berjalan selaras dengan visi daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bapperida akan terus mendorong perencanaan pembangunan yang terintegrasi, berbasis data, riset, dan inovasi. Kolaborasi antar perangkat daerah maupun dengan lembaga riset menjadi faktor penting untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang lebih maju, unggul, berbudaya, dan berkah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui keikutsertaannya dalam rapat dinas tersebut, Bapperida Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan pembangunan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan di masa depan.(adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bapperida-kabupaten-sukabumi-perkuat-kolaborasi-dengan-brin-dorong-perencanaan-pembangunan-berbasis-data-dan-inovasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rapat Dinas Juni 2026, Bupati Sukabumi Tekankan Optimalisasi PAD hingga Percepatan Layanan Adminduk</title>
		<link>https://lingkarpena.id/rapat-dinas-juni-2026-bupati-sukabumi-tekankan-optimalisasi-pad-hingga-percepatan-layanan-adminduk/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/rapat-dinas-juni-2026-bupati-sukabumi-tekankan-optimalisasi-pad-hingga-percepatan-layanan-adminduk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 11:46:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Juni]]></category>
		<category><![CDATA[Optimalisasi PAD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Bulanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67014</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/rapat-dinas-juni-2026-bupati-sukabumi-tekankan-optimalisasi-pad-hingga-percepatan-layanan-adminduk/" title="Rapat Dinas Juni 2026, Bupati Sukabumi Tekankan Optimalisasi PAD hingga Percepatan Layanan Adminduk" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan sejumlah agenda strategis yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah dalam Rapat Dinas Bulan Juni 2026 yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/6/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman tersebut dihadiri Wakil Bupati H. Andreas, para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebelum rapat dimulai, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menandatangani kesepakatan bersama dengan Institut Citra Buana Indonesia terkait penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi juga menjalin kerja sama dengan Fakultas Pertanian IPB dalam implementasi riset dan inovasi guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Sukabumi turut menyerahkan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan capaian kinerja sejumlah perangkat daerah, yakni BKPSDM, Dinas Pendidikan, dan Disdukcapil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam arahannya, Bupati H. Asep Japar menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah, capaian WTP yang kembali kita raih menjadi bukti komitmen seluruh jajaran dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang akuntabel. Prestasi ini harus terus dipertahankan dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah mendukung penuh program-program prioritas pemerintah pusat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat desa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, H. Asep Japar memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai masih perlu didorong lebih optimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“PAD jangan jalan di tempat. Setiap perangkat daerah harus mampu menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki agar kontribusi terhadap pendapatan daerah terus meningkat,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya soal pendapatan, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan layanan administrasi kependudukan. Ia meminta para camat aktif melakukan jemput bola kepada warga yang belum memiliki KTP elektronik agar seluruh masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik secara optimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“KTP dan dokumen kependudukan lainnya merupakan syarat dasar untuk memperoleh berbagai layanan, termasuk kepesertaan BPJS. Karena itu saya minta camat lebih proaktif turun ke lapangan,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang saat ini sedang berlangsung. Ia berharap seluruh proses berjalan transparan, tertib, dan bebas dari persoalan yang dapat merugikan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pastikan pelaksanaan SPMB berjalan aman, tertib, dan transparan sehingga memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wabup juga meminta seluruh pemangku kepentingan meningkatkan capaian penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), khususnya di wilayah yang realisasinya masih rendah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Optimalisasi penerimaan PBB membutuhkan kerja sama yang kuat mulai dari pemerintah desa, kecamatan hingga Badan Pendapatan Daerah. Dengan kolaborasi yang baik, target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rapat dinas tersebut menjadi momentum konsolidasi jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat kinerja, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/rapat-dinas-juni-2026-bupati-sukabumi-tekankan-optimalisasi-pad-hingga-percepatan-layanan-adminduk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Laut Selatan Sukabumi, DKP dan TNI AL Tanam 400 Substrat Terumbu Karang di Pantai Cibuaya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/lestarikan-laut-selatan-sukabumi-dkp-dan-tni-al-tanam-400-substrat-terumbu-karang-di-pantai-cibuaya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/lestarikan-laut-selatan-sukabumi-dkp-dan-tni-al-tanam-400-substrat-terumbu-karang-di-pantai-cibuaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 11:41:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Lestarikan Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Cibuaya]]></category>
		<category><![CDATA[Terumbu Karang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67011</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/lestarikan-laut-selatan-sukabumi-dkp-dan-tni-al-tanam-400-substrat-terumbu-karang-di-pantai-cibuaya/" title="Lestarikan Laut Selatan Sukabumi, DKP dan TNI AL Tanam 400 Substrat Terumbu Karang di Pantai Cibuaya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi terus diperkuat. Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi bersama Pos TNI AL Ujunggenteng, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), serta berbagai elemen masyarakat melakukan penanaman 400 substrat terumbu karang di perairan Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Rabu (17/6/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan konservasi tersebut melibatkan sekitar 50 peserta yang terdiri dari personel Pos TNI AL Ujunggenteng, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), HNSI Ujunggenteng, Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokwasmas), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Karang Taruna, hingga pelajar SMK Negeri Kelautan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Penanaman substrat terumbu karang dilakukan sebagai langkah nyata dalam menjaga keberlangsungan ekosistem bawah laut yang memiliki fungsi penting sebagai habitat berbagai jenis biota laut sekaligus penopang keseimbangan lingkungan pesisir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Susanti Maryam, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memulihkan dan menjaga kesehatan ekosistem laut di kawasan Pantai Cibuaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Terumbu karang memiliki peran yang sangat penting sebagai tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai jenis ikan serta biota laut lainnya. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kesadaran bersama bahwa menjaga laut adalah tanggung jawab semua pihak,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurut Susanti, selain memberikan manfaat ekologis, keberadaan terumbu karang yang terjaga juga dapat menjadi aset wisata bahari yang bernilai ekonomi bagi masyarakat pesisir.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan ekosistem laut, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata bahari di kawasan Cibuaya sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Komandan Pos TNI AL Ujunggenteng, Lettu Laut (P) Andri Kurniawan, menegaskan bahwa TNI AL mendukung penuh setiap upaya pelestarian lingkungan laut melalui kolaborasi lintas sektor.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pelestarian laut tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI AL, nelayan, pelajar, dan masyarakat agar kekayaan laut yang kita miliki tetap terjaga,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menjelaskan, program penanaman terumbu karang tersebut akan terus didorong dan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk investasi lingkungan untuk masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala sehingga ekosistem laut tetap sehat dan manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dalam menjaga laut kembali ditunjukkan oleh berbagai pihak. Selain menjadi langkah konservasi lingkungan, penanaman terumbu karang juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga sumber daya laut sebagai warisan yang harus dilestarikan bersama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian penanaman 400 substrat terumbu karang di Pantai Cibuaya berjalan aman, tertib, dan lancar. Ke depan, kawasan tersebut diharapkan menjadi salah satu titik konservasi laut yang mampu mendukung keberlanjutan ekosistem sekaligus pengembangan wisata bahari di pesisir selatan Sukabumi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/lestarikan-laut-selatan-sukabumi-dkp-dan-tni-al-tanam-400-substrat-terumbu-karang-di-pantai-cibuaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Mak Mimin Menggugah Kepedulian, Posramil Purabaya Siapkan Bedah Rumah</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kisah-mak-mimin-menggugah-kepedulian-posramil-purabaya-siapkan-bedah-rumah/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kisah-mak-mimin-menggugah-kepedulian-posramil-purabaya-siapkan-bedah-rumah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 11:35:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Mak Mimin]]></category>
		<category><![CDATA[Posramil Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Tidak Layak Huni]]></category>
		<category><![CDATA[Siap Bedah Rumah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67007</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kisah-mak-mimin-menggugah-kepedulian-posramil-purabaya-siapkan-bedah-rumah/" title="Kisah Mak Mimin Menggugah Kepedulian, Posramil Purabaya Siapkan Bedah Rumah" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Posramil Purabaya bersama Komunitas Oyag Purabaya. Mereka berinisiatif membantu mewujudkan impian seorang lansia bernama Mak Mimin (60), warga Kampung Cinangka RT 04/06, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, yang selama bertahun-tahun hidup di rumah yang nyaris roboh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Langkah awal bantuan dilakukan pada Rabu (17/6/2026) ketika Danposramil Purabaya, Peltu Kosasih, didampingi Babinsa Desa Cimerang Kopka Bahtiar dan anggota Komunitas Oyag, mengunjungi langsung kediaman Mak Mimin. Selain melakukan pengecekan kondisi rumah, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian kepada perempuan lanjut usia tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kunjungan itu menjadi bagian dari rencana besar pembangunan kembali rumah Mak Mimin yang saat ini sudah tidak layak dihuni. Dinding yang lapuk, atap bocor, serta kondisi bangunan yang rapuh membuat rumah tersebut berisiko ambruk sewaktu-waktu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peltu Kosasih mengatakan, inisiatif tersebut muncul setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai kondisi Mak Mimin yang hidup seorang diri di tengah keterbatasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami bersama Babinsa dan rekan dari Komunitas Oyag turun langsung melihat kondisi yang sebenarnya. Setelah melihat keadaan rumahnya, kami bersepakat untuk berupaya membangun rumah yang lebih layak bagi Ibu Mimin,&#8221; ujar Peltu Kosasih kepada lingkarpena. id, Rabu ( 17/6 )</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, program bantuan rumah tidak layak huni dari pemerintah memang pernah diajukan oleh pihak terkait. Namun hingga saat ini belum terealisasi, sehingga muncul dorongan dari berbagai elemen masyarakat untuk bergerak membantu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ini murni bentuk kepedulian sosial. Kami ingin berkolaborasi dengan masyarakat dan komunitas agar Ibu Mimin bisa tinggal di rumah yang aman dan nyaman. Alhamdulillah responsnya sangat positif,&#8221; katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, saat ini dilakukan penggalangan dana secara swadaya. Hingga pertengahan Juni 2026, dana yang berhasil terkumpul telah mencapai sekitar Rp12 juta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kondisi Mak Mimin memang mengetuk hati banyak orang. Di usia senja, ia masih harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Meski penglihatannya terganggu akibat penyakit katarak, ia tetap menerima pekerjaan serabutan jika ada warga yang membutuhkan bantuannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kalau ada yang menyuruh kerja, saya tetap berangkat. Mata memang sudah tidak jelas melihat, kadang harus meraba-raba. Yang penting bisa dapat uang untuk makan,&#8221; tuturnya pelan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sejak berpisah dengan suaminya puluhan tahun lalu, Mak Mimin menjalani kehidupan seorang diri. Anak laki-lakinya yang juga hidup dalam keterbatasan ekonomi belum mampu memberikan bantuan secara maksimal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesehariannya, bantuan dari warga sekitar menjadi penopang utama kehidupannya. Salah satunya datang dari Hamam, tokoh masyarakat setempat yang kerap membantu ketika Mak Mimin tidak memiliki penghasilan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain persoalan ekonomi, Mak Mimin juga harus menghadapi gangguan kesehatan akibat katarak yang semakin memperburuk kemampuan penglihatannya. Ia mengaku pernah memeriksakan diri ke Puskesmas Purabaya dan disarankan menjalani pemeriksaan lanjutan ke Sukabumi. Namun keterbatasan biaya membuat keinginan tersebut belum terwujud.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saya ingin berobat supaya bisa melihat lebih jelas lagi. Tapi untuk berangkat ke Sukabumi saya belum punya biaya,&#8221; ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kini secercah harapan mulai menghampiri Mak Mimin. Melalui gotong royong antara TNI, komunitas, dan masyarakat, rumah yang selama ini menjadi saksi perjuangan hidupnya diharapkan segera berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan aman untuk menikmati masa tuanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kisah-mak-mimin-menggugah-kepedulian-posramil-purabaya-siapkan-bedah-rumah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
