<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BI Perwakilan Jawa Barat &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/bi-perwakilan-jawa-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Nov 2024 15:06:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>BI Perwakilan Jawa Barat &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BI Perwakilan Jabar Berkibar di Kabupaten Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bi-perwakilan-jabar-berkibar-di-kabupaten-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bi-perwakilan-jabar-berkibar-di-kabupaten-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 15:06:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI Berkibar]]></category>
		<category><![CDATA[BI Perwakilan Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Cisolok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=45641</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bi-perwakilan-jabar-berkibar-di-kabupaten-sukabumi/" title="BI Perwakilan Jabar Berkibar di Kabupaten Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat gebyar BI Berkibar (Bank Indonesia Beri makna untuk Jawa Barat) di Lapangan Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Selasa, 5 November 2024.</p>
<p>Pembukaan BI Berkibar tersebut merupakan perdana di Kabupaten Sukabumi. Acara turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman.</p>
<p>Kepala perwakilan Bank Indonesia, Provinsi Jawa Barat, Muhamad Nur, menjelaskan, BI Berkibar merupakan sebuah wujud dan dedikasi Bank Indonesia dalam memberikan kedekatan secara langsung kepada masyarakat.</p>
<p>Kata Muhammad Nur, BI melalui beberapa pelayanan, seperti layanan kas keliling 3T, operasi pasar murah, edukasi pengendalian harga, akseptasi digital, kebanksentralan, hingga bakti sosial.</p>
<p>Selain itu, BI pun mendorong beberapa program yang telah diupayakan oleh pemerintah daerah, seperti pengembangan pelaku UMKM dan pengendalian inflasi.</p>
<p>BI Berkibar menurutnya, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebanksentralan, cinta bangga paham rupiah, hingga pembayaran digital serta peningkatan produk UMKM.</p>
<p>Lebih lanjut, Nur melihat dari sisi potensi, kecamatan cisolok memiliki peluang investasi yang cukup menjanjikan. Karenanya, BI akan berkontribusi terhadap pengembangan potensi di Kecamatan Cisolok tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita juga sekarang sedang melakukan kerjasama dengan beberapa kabupaten di Jawa Barat untuk mengembangkan pariwisata. Dan mudah-mudahan Kabupaten Sukabumi juga kedepan akan kita kerjasamakan karena memiliki geopark dan potensi lainnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menyebutkan, kehadiran BI Berkibar di Kabupaten Sukabumi, diharapkan mampu mendongkrak potensi wilayah sebagai ajang kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Beberapa potensi yang ada di sini yaitu Pariwisata, Pertanian dan Perikanan perlu didorong oleh semua pihak. Tentu kehadiran BI disini akan mendongkrak potensi di wilayah,&#8221; singkat Sekda.</p>
<p>Di sela-sela kegiatan, Sekda Ade Suryaman menerima album mata uang rupiah edisi tahun 2024 dari BI sebagai &#8216;kadedeuh&#8217; untuk Pemkab Sukabumi. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan beberapa stand gebyar BI Berkibar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bi-perwakilan-jabar-berkibar-di-kabupaten-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BI Perwakilan Jabar, Sosialisasikan Upal dan Perlakuan pada Rupih</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bi-perwakilan-jabar-sosialisasikan-upal-dan-perlakuan-pada-rupih/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bi-perwakilan-jabar-sosialisasikan-upal-dan-perlakuan-pada-rupih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Nov 2022 02:35:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BANDUNG]]></category>
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Bang Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI Perwakilan Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Perlakuan Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=25594</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bi-perwakilan-jabar-sosialisasikan-upal-dan-perlakuan-pada-rupih/" title="BI Perwakilan Jabar, Sosialisasikan Upal dan Perlakuan pada Rupih" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Sebagian kalangan masyarakat Indonesia banyak yang masih belum memiliki kesadaran soal memperlakukan pecahan uang kertas Rupiah dengan baik. Masih banyak ditemukan pecahan Uang Rupiah kertas yang masih di staples, dilipat, diremas, dibasahi, bahkan fisiknya ada yang dicorat-coret.</p>
<p>Dengan begitu akhirnya kebersihan uang kertas Rupiah menjadi kotor. lusuh dan bahkan mudah rusak. Sehingga dari perlakukan itu terkadang uang kertas Rupiah terkesan tidak memiliki nilai.</p>
<p>Yang padahal tanpa uang Rupiah, kita tidak akan bertransaksi di negeri ini. Untuk itu, Banggalah, Cintailah dan pahamilah soal nilai Rupiah. Karena Rupiah merupakan alat pembayaran dan pemersatu masyarakat Indonesia dalam bertransaksi secara absah.</p>
<p>Hal itu tersiar secara langsung dalam sosialisasi melalui Program Bank Indonesia (BI) usai kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar PWI Jawa Barat di Hotel Asrilia, Kota Bandung, Rabu (16/11/22) kemarin.</p>
<p>Penjelasan itu diungkapkan Andri Dwijaya dalam sosialisasinya sebagai perwakilan dari Bank Indonesia (BI) Jawa Barat yang dipandu oleh Sandi dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia PWI Jawa Barat.</p>
<p>Menurut Andri, sosialisasi Program BI ini guna membuka wawasan kepada masyarakat dan para pelaku usaha agar dapat memberlakukan uang Rupiah dengan baik. “Cintai, Banggai dan Pahami uang Rupiah kita sebagai alat pembayaran sah,” jelasnya.</p>
<p>Lanjut Andri, kenali uang Rupiah dari karakteristik, gambar pahlawan dan warnanya. “Rawatlah uang kertas Rupiah dengan baik agar tak cepat rusak. Jangan dicoret, jangan dilipat, jangan distaples, jangan dibasahi dan jangan diremas,” tuturnya.</p>
<p>Andri menjelaskan, masyarakat Indonesia harus bangga terhadap Rupiah. Karena selain menjadi alat pembayaran yang sah, Rupiah juga menjadi simbol kedaulatan dan alat pemersatu bangsa.</p>
<p>Sementara itu, Tri Septiadi menuturkan bahwa Bank Indonesia menurut UU No.7 tahun 2011, adalah satu-satunya lembaga yang mengeluarkan Uang Rupiah sebagai alat pembayaran sah di Indonesia. Selain Rupiah, warga masyarakat tidak diperkenankan bertransaksi menggunakan mata uang asing.</p>
<p>Agustus lalu, BI mengeluarkan 7 uang kertas emisi tahun 2022, yaitu pecahan Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000. “Bedanya, Rupiah emisi 2022 dengan sebelumnya, yakni emisi 2022 pada gambar pahlawan sama dengan gambar bila diterawang. Di emisi 2016, ada uang kertas yang gambar pahlawannya berbeda dengan gambar bila diterawang,” jelas Tri.**</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bi-perwakilan-jabar-sosialisasikan-upal-dan-perlakuan-pada-rupih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
