<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Damkar Sukaraja &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/damkar-sukaraja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2026 02:21:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Damkar Sukaraja &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Monyet Liar Resahkan Warga Kebonpedes, Damkar Sukaraja Bergerak Cepat</title>
		<link>https://lingkarpena.id/monyet-liar-resahkan-warga-kebonpedes-damkar-sukaraja-bergerak-cepat/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/monyet-liar-resahkan-warga-kebonpedes-damkar-sukaraja-bergerak-cepat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 02:19:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[RAGAM]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Sukaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi Hewan Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Gerak Cepat]]></category>
		<category><![CDATA[Masuk Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Monyet Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Resahkan Warga Kebonpedes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=66785</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/monyet-liar-resahkan-warga-kebonpedes-damkar-sukaraja-bergerak-cepat/" title="Monyet Liar Resahkan Warga Kebonpedes, Damkar Sukaraja Bergerak Cepat" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Suasana pagi yang biasanya tenang di Perumahan Sukaraja Indah Regency, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, mendadak berubah ketika seekor monyet liar masuk ke salah satu rumah warga, Rabu (10/6/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kehadiran hewan tersebut membuat penghuni rumah terkejut dan khawatir. Selain berpotensi merusak barang-barang di dalam rumah, keberadaan monyet juga dikhawatirkan dapat membahayakan penghuni apabila merasa terancam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Laporan mengenai kejadian itu diterima Pos Pemadam Kebakaran Sukaraja sekitar pukul 08.04 WIB. Tak lama berselang, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 08.15 WIB untuk melakukan penanganan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dengan mengedepankan keselamatan warga maupun satwa, petugas melakukan proses animal rescue secara hati-hati. Setelah upaya penanganan selama lebih dari satu jam, monyet tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerugian material.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Danpos Damkar Sukaraja, Ade Feri, mengatakan bahwa respons cepat dilakukan setelah menerima laporan dari warga yang merasa khawatir dengan keberadaan hewan liar tersebut di dalam rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami langsung menurunkan personel ke lokasi begitu menerima laporan dari warga. Penanganan dilakukan secara hati-hati agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun satwa yang masuk ke permukiman,&#8221; ujar Ade Feri kepada lingkarpena. id, Kamis ( 11/6/2026 )</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, kemunculan satwa liar di kawasan permukiman dapat dipicu oleh berbagai faktor, salah satunya perubahan habitat atau kondisi lingkungan di sekitar kawasan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang apabila menemukan satwa liar masuk ke lingkungan rumah. Jangan melakukan penangkapan sendiri yang berisiko menimbulkan cedera. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan aman dan profesional,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran, tetapi juga pelayanan penyelamatan masyarakat melalui operasi non-kebakaran, termasuk evakuasi satwa liar yang berpotensi mengganggu keselamatan warga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban maupun kerugian material. Seluruh petugas yang terlibat dalam operasi penyelamatan dilaporkan berada dalam kondisi selamat. (adv).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/monyet-liar-resahkan-warga-kebonpedes-damkar-sukaraja-bergerak-cepat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim DPKP Kabupaten Sukabumi Evakuasi Dua Ekor Ular Phyton di Bulan Agustus</title>
		<link>https://lingkarpena.id/tim-dpkp-kabupaten-sukabumi-evakuasi-dua-ekor-ular-phyton-di-bulan-agustus/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/tim-dpkp-kabupaten-sukabumi-evakuasi-dua-ekor-ular-phyton-di-bulan-agustus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 04:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADVERTORIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Sukaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi Ular Phyton]]></category>
		<category><![CDATA[Sanca Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Tim DPKP Kab Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=55723</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/tim-dpkp-kabupaten-sukabumi-evakuasi-dua-ekor-ular-phyton-di-bulan-agustus/" title="Tim DPKP Kabupaten Sukabumi Evakuasi Dua Ekor Ular Phyton di Bulan Agustus" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Tim Rescue Posko VII Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, dua hari berturut dibulan Agustus 2025 berhasil mengevakuasi dua ekor Phyton Reticulatus atau yang lebih kita kenal dengan sanca batik baik yang masuk ke kandang ayam warga dan pemumiman warga, di wilayah Kecamatan Cireunghas dan Sukaraja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disampaikan Dan Pos VII Damkar Sukaraja Ade Feri, bahwa evakuasi pertama dilakukan pada Kamis (7/8/2025) sekitar pukul 14.10 WIB. Seorang warga bernama Heni (38), warga Kampung Cikaret Goalpara, Desa Sukamekar, melaporkan adanya ular besar yang masuk ke kandang ayam milik tetangganya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tim DPKP yang terdiri dari Mulyadin dan Wildan langsung menuju lokasi dengan perlengkapan snake stick. Ular sepanjang 3,5 meter dan berat sekitar 6 kilogram berhasil diamankan dan dimasukkan ke dalam karung, lalu dibawa ke Posko VII Sukaraja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ular ini nantinya akan dilepasliarkan kembali ke alam melalui rekan Jaga Satwa Indonesia (JSI), di lokasi yang jauh dari pemukiman,” kata Ade.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keesokan harinya, Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 10.13 WIB, seorang warga bernama Budiharja (28) dari Griya Sukamaju, Desa Sukamaju, datang ke posko membawa karung berisi ular sanca batik berukuran lebih kecil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ular tersebut ditemukan di saluran air dekat taman kolam ikan. Meski hanya seberat 3 kilogram dan panjang 2,5 meter, motif kulitnya disebut lebih cantik, dengan gradasi warna kekuningan yang menyerupai batik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ular ini kemudian ditempatkan di box khusus sebelum nantinya juga dilepasliarkan oleh tim JSI.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komandan Regu Posko VII Sukaraja, Ade Feri, menyampaikan bahwa perubahan cuaca ekstrem bisa memengaruhi perilaku reptil, termasuk ular, sehingga potensi mereka masuk ke lingkungan manusia semakin tinggi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kalau warga menemukan hewan liar seperti ular, jangan coba-coba evakuasi sendiri. Laporkan saja ke kami di nomor (0266) 260 513 atau datang langsung ke posko. Evakuasi ular butuh keahlian khusus, apalagi ular piton punya otot kuat dan gigi tajam seperti silet,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ade juga memastikan bahwa layanan evakuasi dari DPKP Sukabumi gratis dan tidak dipungut biaya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/tim-dpkp-kabupaten-sukabumi-evakuasi-dua-ekor-ular-phyton-di-bulan-agustus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Bermain Korek Api, Dua Rumah di Kebonpedes Sukabumi Ludes Terbakar</title>
		<link>https://lingkarpena.id/anak-bermain-korek-api-dua-rumah-di-kebonpedes-sukabumi-ludes-terbakar/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/anak-bermain-korek-api-dua-rumah-di-kebonpedes-sukabumi-ludes-terbakar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 13:17:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[#anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Sukaraja]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Korek Api]]></category>
		<category><![CDATA[P2BK Kebonpedes]]></category>
		<category><![CDATA[Sasagaran Kebonpedes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=54533</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/anak-bermain-korek-api-dua-rumah-di-kebonpedes-sukabumi-ludes-terbakar/" title="Anak Bermain Korek Api, Dua Rumah di Kebonpedes Sukabumi Ludes Terbakar" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Peristiwa kebakaran rumah tinggal kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini dua unit rumah semi permanen di Kampung Cikaret Hilir RT 02/02, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi hangus terbakar pada Selasa, 15 Juli 2025 siang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Insiden kebakaran diketahui terjadi sekira pukul 12.10 WIB. Warga sekitar sempat panik melihat kobaran api yang meliuk liuk.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dedi Muhtadi, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kebonpedes, dalam keterangannya yang diterima Lingkar lpena.id menyebutkan, penyebab kebakaran diduga berasal dari korek api yang dimainkan anak anak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kondisi rumah dan isinya tak dapat terselamatkan. Cuaca saat itu cukup panas, ditambah material rumah yang berbahan mudah terbakar. Api merambat begitu cepat dan menghabiakan dua rumah,&#8221; ujar Dedi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lanjut kata Dedi lagi, kebakaran awal mula diketahui warga yang mencium bau benda terbakar. Kemudian melihat kobaran api di belakang salah satu rumah warga. Setelah mengetahui ada rumah yang terbakar lalu warga lainnya melaporkan kejadian itu ke Posko Damkar Sukaraja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Rumah yang terbakar dihuni dua kepala keluarga, yakni Iing (50) dan Rojikin (48), dengan total enam jiwa. Beruntung, seluruh penghuni sedang berada di luar saat kejadian sehingga tak ada korban jiwa,&#8221; tambah Dedi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Petugas Damkar sempat kesulitan saat melakukan proses pemadaman karena akses jalan sempit di tambah padatnya permukiman warga. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45 WIB setelah petugas Damkar dibantu warga bahu membahu memadamkannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saat kami datang api sudah membesar. Karena jarak dan material rumah berbahan bambu sehingga mempercepat penyebaran api,” timpal Wakil Komandan Posko VII Sukaraja, Reza Purnama kepada awak media.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Seluruh bangunan dan isi rumah tidak dapat diselamatkan. Saat ini, keluarga korban telah dievakuasi ke rumah kerabat terdekat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/anak-bermain-korek-api-dua-rumah-di-kebonpedes-sukabumi-ludes-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
