<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DLH &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/dlh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Sep 2025 06:13:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>DLH &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DLH Sukabumi Apresiasi Mahasiswa Nusa Putra Gelar Beach Cleaning Day di Citepus</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dlh-sukabumi-apresiasi-mahasiswa-nusa-putra-gelar-beach-cleaning-day-di-citepus/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dlh-sukabumi-apresiasi-mahasiswa-nusa-putra-gelar-beach-cleaning-day-di-citepus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 06:11:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Cleaning beach]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Nusa Putra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=56448</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dlh-sukabumi-apresiasi-mahasiswa-nusa-putra-gelar-beach-cleaning-day-di-citepus/" title="DLH Sukabumi Apresiasi Mahasiswa Nusa Putra Gelar Beach Cleaning Day di Citepus" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID</strong> | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi mendukung penuh aksi peduli lingkungan bertajuk Beach Cleaning Day yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra Sukabumi. Kegiatan bersih-bersih pantai itu berlangsung di Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Minggu (31/8/2025).</p>
<p>Aksi ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Hadir di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, Damkar, Satpol PP, DLH, TNI AL Pos Palabuhanratu, Koramil, Polsek, PT Indonesia Power, perangkat Desa Citepus, Karang Taruna, kader desa, hingga mahasiswa NPU yang menjadi motor kegiatan.</p>
<p>Plt Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Syahril Hidayat, mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai.</p>
<p>“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra. DLH hadir melalui Koordinator Wilayah Kebersihan Palabuhanratu beserta armada dan kru, bahkan menurunkan truk sampah sebagai bentuk dukungan nyata,” kata Syahril.</p>
<p>Meski tak bisa hadir langsung karena tengah mewakili Bupati Sukabumi dalam acara City Sanitation Summit (CSS) XXIII di Ternate, Maluku Utara, Syahril memastikan DLH tetap terlibat aktif. Dukungan tim kebersihan dan fasilitas, menurutnya, menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan.</p>
<p>“Kolaborasi lintas sektor di Pantai Citepus ini membuktikan menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Ke depan, saya berharap bisa hadir langsung mendampingi mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan seperti ini,” ujarnya.</p>
<p>Aksi Beach Cleaning Day di Citepus diharapkan mampu menumbuhkan semangat kolektif untuk menjaga keindahan pesisir Sukabumi. Selain melestarikan lingkungan, kegiatan ini juga berdampak positif bagi pariwisata karena pantai yang bersih akan lebih menarik wisatawan.</p>
<p><em>Reporter : Rijal</em><br />
<em>Editor : Redaksi</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dlh-sukabumi-apresiasi-mahasiswa-nusa-putra-gelar-beach-cleaning-day-di-citepus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DLH Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah 2025 di Jakarta</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dlh-kabupaten-sukabumi-hadiri-rakornas-pengelolaan-sampah-2025-di-jakarta/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dlh-kabupaten-sukabumi-hadiri-rakornas-pengelolaan-sampah-2025-di-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 12:35:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[Rakornas Pengelolaan Sampah 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=54154</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dlh-kabupaten-sukabumi-hadiri-rakornas-pengelolaan-sampah-2025-di-jakarta/" title="DLH Kabupaten Sukabumi Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah 2025 di Jakarta" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID</strong> | Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut serta dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (22/6/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong akselerasi penyelesaian permasalahan sampah secara masif, mulai dari hulu hingga hilir.</p>
<p>Rakornas tahun ini mengusung tema “Menuju Kelola Sampah 100%”, dengan fokus utama pada penyampaian konsep baru pengelolaan sampah serta evaluasi terkini terhadap isu-isu strategis, termasuk penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkonsep open dumping yang masih banyak dijumpai di berbagai daerah.</p>
<p>Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, mengatakan bahwa keikutsertaan DLH dalam Rakornas merupakan bentuk komitmen Pemkab Sukabumi dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan terintegrasi.</p>
<p>“Rakornas ini penting untuk menyamakan persepsi dan langkah seluruh pemerintah daerah agar pengelolaan sampah dapat dilakukan secara terpadu, sesuai target nasional menuju nol sampah dan nol emisi,” ujar Prasetyo.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat yang disesuaikan dengan kondisi serta karakteristik tiap daerah. Menurutnya, pendekatan desentralisasi perlu dibarengi dengan pembinaan teknis, penguatan kapasitas SDM, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.</p>
<p>“Setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial agar inovasi lokal dalam pengelolaan sampah bisa berkembang dan direplikasi secara luas,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Prasetyo berharap Rakornas ini menjadi momen strategis untuk menyerap berbagai strategi dan inovasi terbaru yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan lokal. Hal ini sejalan dengan target nasional pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan 70 persen sampah pada tahun 2025.</p>
<p>Rakornas Pengelolaan Sampah 2025 dihadiri oleh perwakilan kementerian, lembaga negara, serta dinas lingkungan hidup dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda ini juga menjadi wadah evaluasi dan konsolidasi program-program kebijakan strategis dalam upaya mempercepat terwujudnya pengelolaan sampah nasional yang holistik dan berkelanjutan.</p>
<p><em>Reporter : Rijal</em><br />
<em>Redaktur : Redaksi</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dlh-kabupaten-sukabumi-hadiri-rakornas-pengelolaan-sampah-2025-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Sukabumi Turun Tangan, Saluran Irigasi Ciraden Dibersihkan Bareng DLH dan PU</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-turun-tangan-saluran-irigasi-ciraden-dibersihkan-bareng-dlh-dan-pu/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-turun-tangan-saluran-irigasi-ciraden-dibersihkan-bareng-dlh-dan-pu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 12:10:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[Asep Japar]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PU]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Ciraden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=54145</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-turun-tangan-saluran-irigasi-ciraden-dibersihkan-bareng-dlh-dan-pu/" title="Bupati Sukabumi Turun Tangan, Saluran Irigasi Ciraden Dibersihkan Bareng DLH dan PU" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID</strong> | Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih saluran irigasi Ciraden yang berada di kawasan Alun-Alun Cisaat, Senin (16/6/2025). Kegiatan bertajuk Giat Bersih Saluran Irigasi Ciraden ini diinisiasi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan diikuti oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), komunitas masyarakat, serta jajaran ASN. Turut hadir langsung Bupati Sukabumi Asep Japar.</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sukabumi dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan fungsi infrastruktur pengairan yang vital bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami dari DLH berupaya terus memberikan layanan terbaik dalam pengelolaan sampah sesuai kewenangan kami. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air, karena ini bisa menyebabkan banjir dan merusak lingkungan,&#8221; ujar Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Prasetyo.</p>
<p>Ia menyebut, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rutinitas pengendalian sampah dan edukasi langsung kepada warga agar lebih sadar lingkungan.</p>
<p>Dengan saluran irigasi Ciraden kembali bersih, pemerintah berharap aliran air menuju lahan pertanian bisa kembali optimal, terutama menghadapi musim tanam mendatang.</p>
<p>Selain aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antarpegawai, relawan komunitas, dan warga sekitar.</p>
<p>“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Prasetyo.</p>
<p>Pemkab Sukabumi menegaskan akan terus mendorong kegiatan serupa di berbagai wilayah, sejalan dengan upaya membangun ekosistem lingkungan hidup yang berkelanjutan.</p>
<p><em>Reporter : Rijal</em><br />
<em>Redaktur : Redaksi</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-turun-tangan-saluran-irigasi-ciraden-dibersihkan-bareng-dlh-dan-pu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jorok, Sungai di Palabuhanratu Jadi Pembuangan Sampah</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jorok-sungai-di-palabuhanratu-jadi-pembuangan-sampah/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/jorok-sungai-di-palabuhanratu-jadi-pembuangan-sampah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Samsun Ramlie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2021 09:54:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[Palabuhanratu]]></category>
		<category><![CDATA[Tong Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=3930</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jorok-sungai-di-palabuhanratu-jadi-pembuangan-sampah/" title="Jorok, Sungai di Palabuhanratu Jadi Pembuangan Sampah" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Lingkarpena.id, SUKABUMI</strong> &#8211; Warga Kampung Gumelar, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyediakan tong sampah di sekitar lingkungan mereka.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Tong sampah itu untuk menampung sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum warga ke sungai maupun ke lingkungan. Sebab, tidak ada tong sampah maupun tempat pembuangan sampah sementera (TPS).</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Sub Karangtaruna Deni Ambarin mengatakan, tidak adanya fasilitas pembuangan sampah dekat dengan rumah warga mengakibatkan beberapa tempat serta sungai di kampung tersebut tercemar oleh sampah.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Akibatnya lingkungan dan sungai di Kampung Gumelar ini menjadi terlihat kumuh serta tidak sedap dipandang mata. Padahal, warga sudah pernah membersihkan sampah tersebut secara gotong royong beberapa waktu lalu,&#8221; ungkapnya kepada Lingkapena.id, Sabtu (09/01/2020).</span></p>
<p><span style="font-size: 16px;"><strong><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">BACA JUGA : </span><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;"><a href="https://lingkarpena.id/2020/10/27/bau-sampah-menumpuk-di-bahu-jalan-stadion-suryakencana/">Bau, Sampah Menumpuk di Bahu Jalan Stadion Suryakencana</a></span></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Oleh karena itu, agar masalah sampah ini dapat segera diatasi ia menyarankan, setiap gang dan bantaran sungai di kampung tersebut disediakan tong sampah, sehingga dapat memudahkan warga saat ingin membuang sampah.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Apabila sudah tersedia, saya rasa warga tidak akan membuang sampahnya sembarangan lagi, karena sudah ada tempat sampah yang dekat dengan rumah mereka,&#8221; paparnya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Deni mengaku, dirinya dibantu Kelurahan Palabuhanratu pernah mengajukan permintaan tong sampah kepada DLH tahun 2020 lalu, namun permintaannya itu tidak dapat dipenuhi mereka dengan alasan tidak ada anggaran.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Tahun ini kami akan mencoba mengajukan kembali pengadaan tong sampah tersebut dan berharap pengajuan kami kali ini mendapatkan respon yang baik dari DLH&#8221; pungkasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 14px;">Reporter : Wafik Hidayat</span><br />
<span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 14px;">Redaktur : Garis Nurbogalullah</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/jorok-sungai-di-palabuhanratu-jadi-pembuangan-sampah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Pajampangan Minta Tutup Pertambangan Diduga Ilegal</title>
		<link>https://lingkarpena.id/warga-pajampangan-minta-tutup-pertambangan-diduga-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Samsun Ramlie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2020 08:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Distamben]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[gurandil]]></category>
		<category><![CDATA[KLH Perhutani]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=3218</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/warga-pajampangan-minta-tutup-pertambangan-diduga-ilegal/" title="Warga Pajampangan Minta Tutup Pertambangan Diduga Ilegal" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Lingkarpena.id, SUKABUMI</strong> &#8211; Aktivitas penambangan emas yang diduga ilegal di Kampung Cibodas Desa Cikaranggeusah, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi diprotes warga. Pasalnya, penambangan tersebut menimbulkan erosi dan limbah terhadap lingkungan warga sekitar, bahkan aliran sungai tercemari berubah warna menjadi coklat.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Warga meminta kepada Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Hanjuang Selatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk menutup aktivitas pertambangan tersebut.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Pada 28 Oktober 2020 lalu sudah mendeklarasikan dengan para penambang dan disaksikan oleh pihak KRPH Hanjuang Selatan, aktivis lingkungan Gemuruh Puncak Buluh, serta ormas sepakat pertambangan itu ditutup,&#8221; kata Koordinator Forum Jabar Selatan, (Forjabsel), Aden Sastrawijaya kepada <em>Lingkarpena.id</em>, Minggu (23/12/2020).</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Baca juga: <a title="Banyak Pengaduan Soal Pertambangan di Sukabumi, Ini Kata DPESDM" href="https://lingkarpena.id/2020/09/15/banyak-pengaduan-soal-pertambangan-di-sukabumi-ini-kata-dpesdm/">Banyak Pengaduan Soal Pertambangan di Sukabumi, Ini Kata DPESDM</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Baca juga: <a title="Pemdes Tegallega Lengkong dan Komunitas Lingkungan Deklarasikan Sungai Lestari" href="https://lingkarpena.id/2020/12/08/pemdes-tegallega-lengkong-dan-komunitas-lingkungan-deklarasikan-sungai-lestari/">Pemdes Tegallega Lengkong dan Komunitas Lingkungan Deklarasikan Sungai Lestari</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Ia menegaskan, aktivitas penambangan ilegal itu sudah memicu reaksi warga yang tercemari. Selain menimbulkan limbah mercury dan pengendapan sedimentasi lumpur, juga rawan longsor. Jika tidak segera diantisipasi, khawatir akan terjadi konflik horizontal antara warga sekitar dan para penambang.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Deklarasi pemberhentian aktivitas penambangan itu mengacu kepada dasar Rencana Induk Pengembangan Daerah (RIPDA) pengembangan Jabar Selatan tidak memberikan izin aktivitas penambangan (pengisian ruang). Sesuai Perda nomor 28 tahun 2010, bahwa cluster Jampang Kulon tidak ada untuk kegiatan pertambangan,&#8221; tegasnya.</span></p>
<p><img decoding="async" class="size-medium wp-image-3223 aligncenter" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2020/12/compress1607935038843-300x157.jpg" alt="" width="300" height="157" srcset="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2020/12/compress1607935038843-300x157.jpg?v=1642288926 300w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2020/12/compress1607935038843-1024x536.jpg?v=1642288926 1024w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2020/12/compress1607935038843-768x402.jpg?v=1642288926 768w, https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2020/12/compress1607935038843.jpg?v=1642288926 1200w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p><span style="font-size: 14px;">DEKLARASI penghentian aktivitas penambangan ilegal di Kampung Cibodas, Desa Cikaranggeusan, Jampang Kulon</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Sementara itu, Ketua Aktivis Lingkungan Gemuruh Pucak Buluh, Ridwan Darmawan meminta tindakan serius dari dinas dan instansi terkait. Termasuk meminta ketegasan Perhutani. Pasalnya, dari aktivitas penambangan itu sudah menjadikan wilayah terkontaminasi oleh limbah yang ditimbulkan.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Baca juga: <a title="Mau Bibit Pohon Gratis? Simak Caranya!" href="https://lingkarpena.id/2020/11/12/mau-bibit-pohon-gratis-simak-caranya/">Mau Bibit Pohon Gratis? Simak Caranya!</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Baca juga: <a title="Ekosistem Penyu Sukabumi di Ujung Kepunahan?" href="https://lingkarpena.id/2020/10/05/ekosistem-penyu-sukabumi-di-ujung-kepunahan/">Ekosistem Penyu Sukabumi di Ujung Kepunahan?</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Waktu lalu KRPH Hanjuang Selatan sudah melakukan Rakor (Rapat Koordinasi) di Kantor KRPH Cimangu, dan lahir kesepakatan bersama untuk diadakan sidak dan penertiban di lapangan. Namun sampai saat ini tidak ada tindakan. Malah kami lihat kegiatan penambangan semakin marak. Ini tidak bisa dibiarkan,&#8221; tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Ia menilai, ada ketidakberesan dan pembiaran tambang ilegal di Cibodas Desa Cikaranggeusan tersebut. Hal itu dilihat dari pihak KPH Perhutani Sukabumi, yang sampai saat ini tidak ada reaksi dan sigap atas kegiatan di sana.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Jika KPH Perhutani, DLH, dan Distamben tidak bereaksi, yang dikhawatirkan pengambil alihan oleh masyarakat secara langsung terhadap aktivitas penambangam di Kampung Cibodas Desa Cikaranggeusan itu. Pasti bakal terjadi konflik horizontal,&#8221; tandasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 14px;">Reporter : Akoy Khoerudin</span><br />
<span style="font-size: 14px;">Redaktur : Garis Nurbogarullah</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebulan Volume Sampah di Kota Sukabumi Capai 5.134,8 Ton</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sebulan-volume-sampah-di-kota-sukabumi-capai-5-1348-ton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Samsun Ramlie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2020 03:40:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[3R]]></category>
		<category><![CDATA[CIKUNDUL]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[SAMPAH]]></category>
		<category><![CDATA[TPA]]></category>
		<category><![CDATA[TPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=1726</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sebulan-volume-sampah-di-kota-sukabumi-capai-5-1348-ton/" title="Sebulan Volume Sampah di Kota Sukabumi Capai 5.134,8 Ton" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Lingkarpena.id, SUKABUMI</strong> &#8211; Jumlah volume sampah di Kota Sukabumi terus bertambah setiap bulannya. Seiring dengan bertambahnya penduduk dan tingkat konsumsi manusia.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Hal itu dikatakan Kasi Pelayanan Kebersihan Wilayah 3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Banyu kepada <em>lingkarpena.id</em>, Jum&#8217;at (25/9/2020).</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Ya, sejauh ini volume sampah terus bertambah. Bahkan dalam satu bulan ini saja volume sampah di Kota Sukabumi mencapai 5.134,8 ton. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan bulan sebelumnya,&#8221; ujarnya saat ditemui di kantornya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Baca juga: <a title="Cara Kelurahan Cikundul Manfaatkan Dana Kelurahan Rp366 Juta" href="https://lingkarpena.id/2020/09/24/cara-kelurahan-cikundul-manfaatkan-dana-kelurahan-rp366-juta/">Cara Kelurahan Cikundul Manfaatkan Dana Kelurahan Rp366 Juta</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Adapun jenis sampah yang dihasilkan, sambung Banyu, didominasi oleh sampah organik sekitar 63 persen. Yaitu berupa sampah basah, seperti sisa makanan, sayuran, ranting, dan sebagainya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Di sisi lain, tambah Banyu, kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terus berkurang seiring semakin bertambahnya volume sampah. Saat ini luas daya tampung TPA tersisa tinggal 3 hektar dari luas keseluruhan 10,7 hektar.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Luasan itu masih mampu menampung sampah di Kota Sukabumi sampai tiga tahun ke depan,&#8221; tukas Banyu.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Sedangkan untuk Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Sukabumi, ada sebanyak 363 yang tersebar di sejumlah titik. Jumlah ini sudah cukup untuk menampung sampah.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Kalau TPS tidak perlu ditambah lagi, yang perlu yaitu adanya 3R (reduce, reuse, recyle). Sehingga dapat mengurangi volume sampah,&#8221; pungkasnya.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="font-size: 14px;">Reporter : Abdul Azis</span><br />
<span style="font-size: 14px;">Redaktur : Garis Nurbogarullah</span></p>
<div class="gmr-video-responsive">
<blockquote class="instagram-media" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/CFi5hoCl13X/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/CFi5hoCl13X/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;">View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
<p></a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/CFi5hoCl13X/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A post shared by lingkarpena (@lingkar_penaid)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script></div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
