<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Forkopimcam Purabaya &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/forkopimcam-purabaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 11:21:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Forkopimcam Purabaya &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Forkopimcam Purabaya, Komunitas Oyag dan Warga Gotong Royong Bangun Rumah Mak Mimin</title>
		<link>https://lingkarpena.id/forkopimcam-purabaya-komunitas-oyag-dan-warga-gotong-royong-bangun-rumah-mak-mimin/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/forkopimcam-purabaya-komunitas-oyag-dan-warga-gotong-royong-bangun-rumah-mak-mimin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 11:21:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimcam Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Oyag]]></category>
		<category><![CDATA[Mak Mimin]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Tidak Layak Huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=67043</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/forkopimcam-purabaya-komunitas-oyag-dan-warga-gotong-royong-bangun-rumah-mak-mimin/" title="Forkopimcam Purabaya, Komunitas Oyag dan Warga Gotong Royong Bangun Rumah Mak Mimin" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Forkopimcam Purabaya, Kabupaten Sukabumi, bersama Komunitas Oyag, Posramil Purabaya, komunitas offroad Bukit Parahyangan, serta warga setempat dengan melakukan pembongkaran rumah milik Mak Mimin (60), warga Kampung Cinangka RT 04/06, Desa Cimerang, Pada Jumat (19/6/2026). Rumah tersebut akan dibangun kembali secara gotong royong agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan aman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Aksi kemanusiaan ini dilakukan setelah rumah yang dihuni Mak Mimin dinilai sudah tidak layak ditempati. Bangunan bilik bambu itu mengalami kerusakan cukup parah, dengan atap melengkung nyaris ambruk, dinding bambu yang lapuk dan jebol di sejumlah bagian, serta tiang penyangga yang mulai rapuh sehingga berpotensi roboh sewaktu-waktu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Camat Purabaya, Kurnia Lismana, menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Cimerang sebenarnya telah mengusulkan rumah Mak Mimin untuk mendapatkan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) maupun RTLH. Namun hingga kini bantuan tersebut belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran dan belum turunnya program dari pemerintah di tingkat atas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Bu Mimin sebenarnya sudah ditangani pihak desa dan sudah masuk data untuk pembangunan Rutilahu, baik melalui anggaran desa maupun program RTLH dari kabupaten. Namun karena programnya belum turun, sementara ini perbaikan dilakukan secara swadaya melalui gotong royong masyarakat dan para donatur,&#8221; ujar Kurnia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia mengapresiasi kepedulian seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam pembangunan rumah tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Danpos Purabaya, Peltu Kosasih, mengatakan Posramil Purabaya tidak hanya mengajak berbagai pihak untuk membantu, tetapi juga ikut memberikan kontribusi anggaran dalam pembangunan rumah Mak Mimin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Ini merupakan kegiatan bersama Komunitas Oyag dan Posramil Purabaya. Kami tidak hanya mengajak, tetapi juga ikut berkontribusi dalam hal anggaran. Kami juga mengajak komunitas offroad Bukit Parahyangan, insya Allah nanti ikut membantu,&#8221; ungkapnya kepada lingkarpena. id, Jumat ( 19/6/2026 ).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan semuanya diberikan jalan dan kelancaran. Bismillah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mak Mimin sendiri merupakan seorang lansia yang hidup seorang diri. Ia terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan. Selain tinggal di rumah yang nyaris roboh, ia juga mengalami keterbatasan penglihatan akibat katarak pada kedua matanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesehariannya, Mak Mimin hanya mengandalkan pekerjaan serabutan apabila ada yang mempekerjakannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kalau ada kerja mah kerja, kalau tidak ada diam saja. Tidak kelihatan, katarak kan,&#8221; tuturnya lirih.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski telah menjalani pemeriksaan kesehatan, keterbatasan ekonomi membuat dirinya belum mampu melanjutkan pengobatan yang disarankan oleh tenaga medis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Desa Cimerang, Nyanyang Resmana, membenarkan bahwa rumah Mak Mimin telah lama diusulkan sebagai penerima bantuan pemerintah bersama warga lain yang memenuhi persyaratan. Sembari menunggu realisasi program, pemerintah desa bersama masyarakat berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk mempercepat perbaikan rumah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah sudah ada kesepakatan dan pengumpulan dana untuk perbaikan. Insya Allah hari Senin akan mulai pemugaran dan pembangunan,&#8221; kata Nyanyang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kisah Mak Mimin menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang membutuhkan uluran tangan untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar, yakni memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. Melalui semangat gotong royong yang ditunjukkan Forkopimcam Purabaya, Komunitas Oyag, Posramil Purabaya, para donatur, dan masyarakat, harapan baru kini mulai terbangun bagi Mak Mimin untuk menjalani masa tuanya dengan lebih nyaman dan bermartabat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/forkopimcam-purabaya-komunitas-oyag-dan-warga-gotong-royong-bangun-rumah-mak-mimin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut HUT Bhayangkara ke 79, Polsek Purabaya Gelar Bakti Sosial Sunatan Massal</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sambut-hut-bhayangkara-ke-79-polsek-purabaya-gelar-bakti-sosial-sunatan-massal/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sambut-hut-bhayangkara-ke-79-polsek-purabaya-gelar-bakti-sosial-sunatan-massal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 14:43:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Bakti Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimcam Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Bhayangkara ke 79]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sunatan Massal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=53848</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sambut-hut-bhayangkara-ke-79-polsek-purabaya-gelar-bakti-sosial-sunatan-massal/" title="Sambut HUT Bhayangkara ke 79, Polsek Purabaya Gelar Bakti Sosial Sunatan Massal" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke 79 Tahun 2025, Polsek Purabaya Polres Sukabumi menggelar Bakti sosial, berupa khitanan massal gratis, yang diikuti oleh 30 anak sunat dari berbagai wilayah di Kecamatan Purabaya, Rabu (25/6/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kapolsek Purabaya, Iptu Ruskan Hermawan, S. H., mengatakan, giat bakti sosial ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus sebagai upaya lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah hari ini, kami mengkhitan sebanyak 30 anak sunat yang datang dari berbagai walayah di Kecamatan Purabaya,</p>
<p>Bakti sosial khitanan massal ini merupakan bentuk wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,&#8221; ujar Iptu Ruskan kepada Lingkarpena.id Rabu (25/6/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih lanjut Kapolsek Purabaya menyatakan, bakti sosial ini diharapkan, agar masyarakat ikut merasakan berkah dari HUT Bhayangkara.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Hari jadi Bhayangkara ini, pada hakikatnya milik semua masyarakat, kami hanya pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara Camat Purabaya, Sri Yuliani turut mengapresiasi terselenggaranga kegiatan bakti sosial ini tersebut. Bahkan dirinya mengucapkan Selamat HUT Bhayangkara Ke 79.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Saya bangga dan berterima kasih atas terselenggaranya baksi sosial bagi warga kami. Ini luar biasa. Terima kasih Pak Kapolsek atas kebaikannya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sri berharap kegiatan bakti sosial ini bisa dilaksanakan setiap tahun, pada event event tertentu atau pada pelaksanaan hari besar nasional. &#8220;Insya Allah kedepannya kegiatan bakti sosial ini dapat dilaksanakan pada hari hari besar nasional. Sekali lagi saya mengucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke 79,&#8221; tandasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain dihadiri forkopimcam Purabaya, kegiata yang selesai sekira pukul 09:30 WIB ini dihadiri pula oleh ketua MUI, Ketua Ranting Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga masyarakat. Dan sunatan massal ini ditangani oleh tenaga medis dari PKM Purabaya, Jampangtengah dan Sagaranten.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sambut-hut-bhayangkara-ke-79-polsek-purabaya-gelar-bakti-sosial-sunatan-massal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sungai Cibening Disoal Warga, Ini Penjelasan Camat Purabaya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/sungai-cibening-disoal-warga-ini-penjelasan-camat-purabaya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/sungai-cibening-disoal-warga-ini-penjelasan-camat-purabaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jul 2024 15:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Akar Bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimcam Purabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Cibening]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=42559</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/sungai-cibening-disoal-warga-ini-penjelasan-camat-purabaya/" title="Sungai Cibening Disoal Warga, Ini Penjelasan Camat Purabaya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sungai Cibening Desa/Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, kerap dianggap penyebab banjir di wilayah tersebut. Sehingga tak ayal menjadi sorotan masyarakat. Kondisi itu langsung ditanggapi Forkopimcam dan gerak cepat turun ke lapangan.</p>
<p>Dikawan tersebut pernah mengalami banjir terparah terjadi pada Februari 2024 lalu. Air Sungai Cibening meluap, hingga merendam pemukiman, lahan pertanian, serta jalan raya.</p>
<p>Kepala Desa Purabaya, Hendi, membenarkan kejadian itu. Bahkan katanya telah dua kali terjadi. Untuk mengantisipasi kejadian serupa telah dilakukan upaya pencegahan, kata dia.</p>
<p>Camat Purabaya, Sri Mulyani saat dikonfirmasi mengatakan, ada beberapa penyebab terjadinya banjir, antara lain adanya penyempitan Sungai Cibening sehingga aliran air meluber.</p>
<figure id="attachment_42562" aria-describedby="caption-attachment-42562" style="width: 873px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-42562" src="https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2024-07-27-at-21.34.20-e1722092346242-200x112.jpeg" alt="" width="873" height="489" /><figcaption id="caption-attachment-42562" class="wp-caption-text">FOTO: Petugas saat memotong reruntuhan akar akar Bambu yang menjadi tersumbatnya sungai Cibening Purabaya.| ist</figcaption></figure>
<p>&#8220;Banyak penyebabnya, terutama adanya limbah pohon bambu yang menyumbat sampah sampah kecil. Titik terparah ada di Kampung Lemburtengah, disana terjadi penyempitan, juga sampah rumah tangga,&#8221; jelas Sri kepada Lingkar Pena, Sabtu (27/7).</p>
<p>Lebih lanjut kata Sri, pihaknya terus berusaha untuk menangani permasalahan ini. Hanya saja hingga kini ada kendala yang belum terpecahkan, yakni kesulitan untuk membawa alat berat guna dilakukan pengerukan.</p>
<p>&#8220;Kami terus mengupayakan Namum terkendala sulitnya membawa alat alat berat ke lokasi, karena sungai tepat berada ditengah pemukiman warga,&#8221; terang Sri.</p>
<p>Selain itu kata dia, dalam masalah ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Bahkan telah juga dilakukan giat bersih bersih sungai dengan melibatkan unsur Forkopimcam, pemdes, Relawan, dan warga masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Kami sudah melakukan pembersihan sungai dengan warga, ini diharapkan warga tergerak hatinya dan peduli terhadap lingkungan, terutama mereka mau untuk melakukan pembersihan sungai secara berkelanjutan,&#8221; kata Sri.</p>
<p>Dijelaskan Sri, beberapa waktu lalu sempat terjadi banjir parah. Pasca banjir, semua elemen dilibatkan untuk melakukan pembersihan sungai, mensterilkan sungan dari tumpukan sampah.</p>
<p>Hasilnya ketika hujan turun air sungai Cibening tidak meluap dan tidak lagi menyebabkan banjir.</p>
<p>&#8220;Hanya saja belakangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi banjir pernah terjadi lagi. Yang menjadi masalah adalah kurangnya kepedulian dan kesadaran warga pada lingkungan. Jadi masalah yang perlu segera dilakukan adalah menciptakan kesadaran masyarakat untuk membersihkan sungai secara berkala,&#8221; tandas Sri.</p>
<p>Sri menambahkan pendangkalan sungai terjadi di Kampung Muara Desa Purabaya, yang merupakan hulu sungai, juga dibagian hilir yakni Kampung Baru.</p>
<p>Untuk penanganan itu sambung Sri, memang diperlukan alat berat untuk pengerukan. Karena pada lokasi banyak akar akar pohon (tunggul), seperti tunggul bambu.</p>
<p>Terpisah, dikonfirmasi wartawan, terkait masalah ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Prasetyo mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan meninjau lokasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Ya nanti kami harus cek dulu ke loksi, penyebab banjirnya itu apa. Dan nanti kita kaji oleh satgas dari unsur akademis, setelah itu kita akan mengambil langkah bersama,&#8221; singkat Prasetyo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/sungai-cibening-disoal-warga-ini-penjelasan-camat-purabaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
