<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kadiskes Sukabumi &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/kadiskes-sukabumi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Mar 2026 13:38:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Kadiskes Sukabumi &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kadiskes Sukabumi Hadiri Mega Blood Donation Day Ramadan di RSUD Jampangkulon</title>
		<link>https://lingkarpena.id/kadiskes-sukabumi-hadiri-mega-blood-donation-day-ramadan-di-rsud-jampangkulon/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/kadiskes-sukabumi-hadiri-mega-blood-donation-day-ramadan-di-rsud-jampangkulon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 13:38:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kadiskes Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Mega Blood Donation]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan Berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Jampangkulon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63128</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/kadiskes-sukabumi-hadiri-mega-blood-donation-day-ramadan-di-rsud-jampangkulon/" title="Kadiskes Sukabumi Hadiri Mega Blood Donation Day Ramadan di RSUD Jampangkulon" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Manajemen RSUD Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan kemanusiaan bertajuk Mega Blood Donation Day Spesial Ramadan dengan tema “Yuk Bukber Sambil Donor Darah”. Kegiatan ini menjadi ajakan kepada masyarakat untuk berbagi kebaikan melalui aksi donor darah sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Manajemen Lantai 2 RSUD Jampangkulon.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara ini dihadiri Direktur RSUD Jampangkulon beserta jajaran manajemen, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Masykur Alawi, perwakilan Satrad 402 Cibalimbing, unsur Forkopimcam Jampangkulon, para kepala puskesmas wilayah VI, Ketua MUI Jampangkulon, serta sejumlah undangan lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain kegiatan donor darah dan buka puasa bersama, acara juga diisi dengan dialog serta pemaparan berbagai program pengembangan layanan rumah sakit. Di antaranya pembenahan jadwal kunjungan pasien, peningkatan pelayanan medis, hingga santunan bagi anak yatim.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriqni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara rumah sakit dengan berbagai pihak di wilayah Jampangkulon.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Ini merupakan momen yang sangat baik bagi kami untuk mempererat kebersamaan lintas sektor di Jampangkulon. Rumah sakit tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kolaborasi dengan puskesmas, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa RSUD Jampangkulon terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Salah satunya dengan menghadirkan layanan baru melalui dokter spesialis rehabilitasi medik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah saat ini kami memiliki tambahan layanan rehabilitasi medik dengan hadirnya dr. Givan yang sudah resmi berkontrak dengan RSUD Jampangkulon. Insya Allah layanan ini mulai aktif minggu ini,” jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selain itu, RSUD Jampangkulon juga telah menyediakan layanan Medical Check Up (MCU) serta menjalankan program vaksinasi sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan, dalam waktu dekat rumah sakit tersebut juga akan melengkapi tenaga dokter spesialis, termasuk spesialis kejiwaan yang ditargetkan hadir pada Juni mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di sisi lain, pihak rumah sakit juga tengah mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi pada tahun ini. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah penertiban jadwal kunjungan keluarga pasien.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Mulai beberapa hari ke depan, kami akan memberlakukan jam besuk yang lebih tertib. Untuk siang hari pukul 11.00 sampai 13.00 WIB, dan sore hari pukul 16.00 sampai 19.00 WIB. Akses masuk juga akan difokuskan pada satu pintu utama agar pelayanan lebih tertata,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, H. Masykur Alawi, mengapresiasi kegiatan yang digagas RSUD Jampangkulon tersebut karena mampu menghadirkan ruang silaturahmi sekaligus sosialisasi program kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan. Selain menjadi ajang silaturahmi antara rumah sakit, puskesmas, lintas sektor, dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana dialog serta penyampaian program-program kesehatan,” ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan Mega Blood Donation Day ini mengusung semangat kepedulian dengan tagline “Anda Sehat, Mereka Selamat”, sebagai pengingat bahwa setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Melalui kegiatan tersebut, RSUD Jampangkulon berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian sosial di bulan penuh berkah Ramadan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/kadiskes-sukabumi-hadiri-mega-blood-donation-day-ramadan-di-rsud-jampangkulon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nenek Sebatangkara Korban Kebakaran Butuh Uluran Tangan, Kadiskes Sukabumi Buka Suara</title>
		<link>https://lingkarpena.id/nenek-sebatangkara-korban-kebakaran-butuh-uluran-tangan-kadiskes-sukabumi-buka-suara/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/nenek-sebatangkara-korban-kebakaran-butuh-uluran-tangan-kadiskes-sukabumi-buka-suara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 10:26:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Pengobatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kadiskes Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Nenek Sebatangkara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=48999</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/nenek-sebatangkara-korban-kebakaran-butuh-uluran-tangan-kadiskes-sukabumi-buka-suara/" title="Nenek Sebatangkara Korban Kebakaran Butuh Uluran Tangan, Kadiskes Sukabumi Buka Suara" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Sungguh miris nasib Mak Okoy (79) tahun, warga Kampung Panjalu RT 13/03, Desa Warnasari, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi. Ia mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya usai si jago merah melalap rumahnya pada Jumat, 7 Februari 2025 kemarin.</p>
<p>Saat rumahnya terbakar pada Jumat (7/2) sekira pukul 05.00 WIB, Mak Okoy sedang berada di dapur rumahnya. &#8220;Saat itu usai sholat Subuh Mak Okoy sedang memasak,&#8221; ujar Kepala Desa Warnasari, Umar Yusman, kepada Lingkarpena, Rabu (12/2).</p>
<p>Informasi diperoleh, Mak Okoy hidup sebatang kara dan tidak memiliki saudara. Selain itu ia tidak memiliki anak. Bahkan selama hidupnya Mak Okoy tidak pernah berumah tangga.</p>
<p>&#8220;Mak Okoy hidup sebatang kara dan tidak punya anak karena selama hidupnya ia tidak pernah menikah,&#8221; tambah Umar.</p>
<p>Untuk kebutuhan hidupnya, diungkapkan Umar, Mak Okoy setiap hari membuat dan menjual goreng gorengan. Hasil olahannya itu ia titipkan ke warung warung tetanggannya. Selain itu ia punya pekerjaan rutin mengurus Masjid sebagai tenaga kebersihan.</p>
<p>&#8220;Saat ini kondisi Mak Okoy masih terbaring di RSUD R Syamsudin SH Sukabumi akibat luka bakar yang dialaminya. Sekujur tubuhnya mengalami luka bakar serius,&#8221; imbuh Umar.</p>
<p>Lanjut kata Umar, saat ini Mak Okoy perlu biaya untuk pengobatannya. Pihak Pemdes Warnasari sudah berusaha mengupayakan pembuatan BPJS PBI. Hanya saja tidak tidak bisa langsung digunakan karena menunggu masa aktif satu bulan kedepan. Sementara biaya pengobatan tetap harus dibayarkan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap ada pihak pihak yang mau mengulurkan tangan meringankan beban Mak Okoy. Dan kepada Pemda Kabupaten Sukabumi kami meminta perhatian dan bantuannya, terutama bantuan biaya pengobatan, &#8221; tegas Umar.</p>
<p>Sementara Camat Sukabumi, Asep Suhenda, yang dihubungi lingkar pena id mengungkapkan, bahwa untuk penanganan Mak Okoy pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&#8220;Saya dapat kabar dari Kasi Pemerintahan dan TKSK, Mak Okoy sekarang sudah masuk ruangan tinggal menunggu operasi. Ia berada di ruang perawatan khusus luka bakar. Semoga Mak Okoy cepat pulih kembali, &#8221; pungkas Asep Suhenda.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, kepada lingkar pena.id menuturkan, bahwa pihaknya akan mengusulkan ke Pemda Kabupaten Sukabumi untuk pembiayaan penanganan Mak Okoy di rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Untuk pembiayaan Mak Okoy, kami Dinas Kesehatan akan mencoba mengusulkan ke Pemda. Karena masalah pembiayaan ini bukan tanggungjawab Dinas Kesehatan, ya,&#8221; singkat Agus Sanusi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/nenek-sebatangkara-korban-kebakaran-butuh-uluran-tangan-kadiskes-sukabumi-buka-suara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
