<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korban Tersambar Petir &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/korban-tersambar-petir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Apr 2024 17:39:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Korban Tersambar Petir &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua warga Sukabumi Tewas Tersambar Petir, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/dua-warga-sukabumi-tewas-tersambar-petir-ini-penyebabnya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/dua-warga-sukabumi-tewas-tersambar-petir-ini-penyebabnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2024 17:33:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Cikembar Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tersambar Petir]]></category>
		<category><![CDATA[Main Handphone]]></category>
		<category><![CDATA[Pegawai Honorer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=39721</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/dua-warga-sukabumi-tewas-tersambar-petir-ini-penyebabnya/" title="Dua warga Sukabumi Tewas Tersambar Petir, Ini Penyebabnya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Dua orang warga Sukabumi tewas tersambar petir saat berteduh, pada Minggu, 21 April 2024. Satu korban diantaranya adalah honorer pada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Pemda Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Korban diketahui bernama Fatah Yamani (40) dan berdomisili di Kampung Cangehgar RT 03/02 Kelurahan/ Kecamatan Palabuanratu, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Korban kedua bernama Rafli Warga Kampung Cisarua RT 01/08, Desa Cisarua Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Insiden tersebut terjadi sekira pukul 15.30 WIB, pada Minggu, ( 21/4/2024 ) saat keduanya berteduh menunggu hujan reda.</p>
<p>Informasi didapat, saat kejadian di lokasi terjadi hujan deras yang dibarengi petir. Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi. Kedua korban saat itu sedang berteduh karena hujan.</p>
<p>Kapolsek Cikembar AKP R. Panji Setiaji mengatakan, Korban sedang berteduh saat hujan turun, di sebuah bangunan di pinggir jalan, di Jalan Primer Kampung Cimenteng, RT 03/05, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar.</p>
<p>&#8220;Ya, saat itu korban berteduh dengan warga lainya. Sambil menunggu hujan reda korban memainkan handphone. Namun tidak berapa lama seketika terjadi Sambaran petir yang menyambar ke dua korban yang sedang berteduh itu. Sehingga mengakibatkan salah satu korban bernama Fatah, seketika meninggal di tempat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Saat itu saksi meminta bantuan pada kendaraan yang lewat untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun ditengah perjalan nahas, korban kedua atas nama Rafli pun, meninggal dunia.</p>
<p>Kedua jasad langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi Kecamatan Cibadak untuk penanganan lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/dua-warga-sukabumi-tewas-tersambar-petir-ini-penyebabnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jasad Nelayan Tersambar Petir di Perairan Tegalbuleud Sukabumi Ditemukan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jasad-nelayan-tersambar-petir-di-perairan-tegalbuleud-sukabumi-ditemukan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/jasad-nelayan-tersambar-petir-di-perairan-tegalbuleud-sukabumi-ditemukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 May 2023 07:14:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KABUPATEN SUKABUMI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tersambar Petir]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Tegalbuleud]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR Gabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=30784</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jasad-nelayan-tersambar-petir-di-perairan-tegalbuleud-sukabumi-ditemukan/" title="Jasad Nelayan Tersambar Petir di Perairan Tegalbuleud Sukabumi Ditemukan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad nelayan yang tenggelam diperairan Pantai Muara Cikaso, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/05/2023).</p>
<p>Diketahui korban bernama Gunawan alias Ajo (35) ditemukan meninggal dunia sekira pukul 09.15 wib pagi tadi</p>
<p>&#8220;Korbanditemukan dalam kondisi mengambang di permukaan air pada radius kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian,&#8221; kata Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto dalam keterangannya kepada Lingkarpena.id.</p>
<p>Lanjut dia, korban diketahui sebagai Nahkoda perahu Rivia Puteri 05 dan membawa satu orang anak buah kapal (ABK). Mereka mengalami cuaca buruk saat berlayar dari dermaga milik PT Sumber Baja Prima (SBP) guna mencari ikan pada Rabu (10/5/2023) sekira pukul 19.15 wib kemarin.</p>
<p>&#8220;Saat berlayar, korban terkena sambaran petir dan jatuh ke laut. Sedangkan satu orang rekannya yang merupakan anak buah kapal berhasil menyelamatkan diri kemudian bersandar di dermaga PT SBP,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dengan begitu sambung Suryo, Tim SAR gabungan kemudian melakukan upaya pencarian pada jumat (12/5/2023) tadi dengan melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Dijelaskan Suryo, luas area pencarian kurang lebih 2 NM2 (NauticaMiles). Kemudian penyisiran dilakukan di sepanjang bibir pantai hingga radius 3 KM dari Dermaga PT SBP.</p>
<p>&#8220;Akhirnya pencarian korban membuahkan hasil. Namunn korban ditenmukan sudah meninggal dunia,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Pencarian korban melibatkan puluhan personil SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Tegalbuled, PolAir Polres Sukabumi, P2BK BPBD Kabupaten Sukabumi, IEA Sukabumi, RAPI Lokal, Relawan Doa, Remedial, SARDA Kabupaten Sukabumi, Himpunan Nelayan Tegalbuled dan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Korban sudah dievakuasi. Sebelumnya jenazah dibawa ke Puskesmas Tegalbuleud, saat ini dibawa menuju rumah duka untuk proses selanjutnya,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/jasad-nelayan-tersambar-petir-di-perairan-tegalbuleud-sukabumi-ditemukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
