<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Paska Lebaran &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/paska-lebaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Apr 2025 14:29:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Paska Lebaran &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Paska Lebaran, Ini Harga Bapokting di Pasar Pajampangan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/paska-lebaran-ini-harga-bapokting-di-pasar-pajampangan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/paska-lebaran-ini-harga-bapokting-di-pasar-pajampangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 13:50:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Harga bapokting]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Pajampangqn]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Paska Lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=51001</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/paska-lebaran-ini-harga-bapokting-di-pasar-pajampangan/" title="Paska Lebaran, Ini Harga Bapokting di Pasar Pajampangan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Setelah sempat melonjak tajam menjelang dan pada Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, saat ini harga sejumlah Bahan pokok dan penting (Bapokting) di Wilayah Pajampangan, Sukabumi Selatan, berangsur turun. Kondisi ini terpantau berdasarkan laporan dari UPTD Pasar Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (11/4/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Harga sejumlah Bapokting mengalami penurunan seperti, daging ayam, berbagai jenis cabai, dan daging sapi. Penurunan ini disambut positif oleh para konsumen, meski para pedagang mengaku pasokan dari petani dan distributor belum sepenuhnya kembali normal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Harga daging ayam segar yang sebelumnya sempat menyentuh Rp 45.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 40.000 per kilogram. Sementara itu, berbagai jenis cabai menunjukkan penurunan yang cukup signifikan,&#8221;kata</p>
<p>Ruli Pasrah, Petugas Pencatat Harga Unit Pelayanan Teknis Pasar Rakyat Surade Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dijelaskan Ruli, pada momentum lebaran tahun ini daya beli masyarakat tidak terlalu tinggi dibandingkan lebaran tahun sebelumnya. &#8220;Sehingga tidak berimbas kepada gejolak harga bahan kebutuhan pokok di pasaran,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu kata Usup, salah satu pedagang sayur di pasar rakyat Jampangkulon menyebutkan bahwa penurunan harga ini sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. Namun, ia juga menekankan bahwa pasokan barang belum sepenuhnya lancar karena sebagian masih libur lebaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kalau kemarin-kemarin pasokan hampir tidak ada, karena masih banyak yang libur. Sekarang sudah mulai ada sedikit-sedikit yang kirim barang lagi, jadi harga juga mulai berangsur turun,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia juga mengungkapkan, bahwa para pedagang berharap dalam beberapa minggu ke depan pasokan Bapokting bisa kembali normal, agar harga semakin stabil dan pembeli tidak merasa terbebani.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sumarni selaku pembeli juga mengaku senang, karena akhirnya bisa belanja lebih leluasa dan banyak untuk berjualan ayam geprek. Harga bawang merah dan bawang putih serta daging Ayam relatif stabil</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah sekarang harga cabai rawit, dan daging Ayam udah mulai turun, harga ayam potong kini Rp 25 ribu. Soalnya kemarin sempat mikir dua kali mau beli. Sekarang lumayan lah, udah mulai bisa beli lagi buat jualan ayam geprek,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun, warga tetap berharap pemerintah terus memantau kestabilan harga di pasar agar tidak ada lonjakan tiba-tiba yang merugikan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Daftar Harga sembako :</p>
<p>1.  Beras / Kg :</p>
<p>a. Beras Premium Rp 14.000</p>
<p>b. Beras Medium Rp 13.000</p>
<p>2.  Gula / Kg :</p>
<p>a. Gula pasir  Rp 17.000</p>
<p>b. Gula merah Aren Rp 20.000</p>
<p>3.  Minyak goreng kemasan/Ltr :</p>
<p>a. Bimoli Rp 22.000</p>
<p>b. Fortune Rp 20.000</p>
<p>c. Sania Rp 21.000</p>
<p>d. Minyak kita Rp.18.000</p>
<p>4.  Minyak Curah/kg Rp 20.000</p>
<p>5.  Daging / Kg :</p>
<p>a. Daging sapi paha Rp 140.000</p>
<p>b. Daging Ayam Rp 40.000</p>
<p>6.  Telur Ayam ras  Rp 28.000</p>
<p>7.  Susu :</p>
<p>a. Merk bendera/Klg Rp 12.500</p>
<p>b. Merk Dancow/box Rp 55.000</p>
<p>c. Merk SGM/bok Rp 45.000</p>
<p>8. Jagung / Kg :</p>
<p>a. Pipilan Kering Pop Corn Rp 21.000</p>
<p>b. Pipilan pakan Rp. 12.000</p>
<p>c. manis Rp. 8.000</p>
<p>9. Garam :</p>
<p>a. Bata/buah Rp 600</p>
<p>b. Halus 250 gr / bks Rp 2000</p>
<p>10.  Ikan / Kg :</p>
<p>a. Ikan kembung Rp.35.000</p>
<p>b. Ikan mas Rp. 35.000</p>
<p>c. Ikan Nila Rp. 38.000</p>
<p>11. Tepung / Kg :</p>
<p>a. Segitiga biru Rp.13.500</p>
<p>b. Cakra kembar Rp.16.000</p>
<p>12.  Indomie rasa kari ayam/bks Rp 3000</p>
<p>13.  Cabe / Kg :</p>
<p>a. Cabe merah keriting Rp 60.000</p>
<p>b. Cabe merah besar  Rp 80.000</p>
<p>c. Cabe rawit  hijau Rp 40.000</p>
<p>d. Cabe rawit merah 90.000</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>14.  Bawang / Kg :</p>
<p>a. Bawang merah Rp 50.000</p>
<p>b. Bawang putih 50.000</p>
<p>c. Bawang Bombai Rp 40.000</p>
<p>15. Kacang &#8211; Kacangan / Kg :</p>
<p>a. Kacang tanah Rp. 30.000</p>
<p>b. Kacang hijau Rp. 25.000</p>
<p>16.  Umbi &#8211; umbian / Kg :</p>
<p>a. Ketela pohon Rp 3.000</p>
<p>b. Ubi jalar  Rp 7.000</p>
<p>c. Kentang  Rp 23.000</p>
<p>17.  Buah &#8211; buahan / Kg :</p>
<p>a. Jeruk  Rp.18.000</p>
<p>b. Pisang Ambon Rp. 5.000</p>
<p>c. Pisang Bangka  Rp.  6.000</p>
<p>18. Tahu / bks Rp. 4.000</p>
<p>19.  Tempe / bks Rp.4.000</p>
<p>20.  Mentega / Kg Rp. 28.500</p>
<p>21.  Gas LPG 3 Kg Rp 24.000</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/paska-lebaran-ini-harga-bapokting-di-pasar-pajampangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>H+1 Lebaran Idulfitri Wisatawan Serbu Pantai Minajaya</title>
		<link>https://lingkarpena.id/h1-lebaran-idulfitri-wisatawan-serbu-pantai-minajaya/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/h1-lebaran-idulfitri-wisatawan-serbu-pantai-minajaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2025 06:46:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Paska Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Pantai Minajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Sukabumi Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan Pantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=50691</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/h1-lebaran-idulfitri-wisatawan-serbu-pantai-minajaya/" title="H+1 Lebaran Idulfitri Wisatawan Serbu Pantai Minajaya" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> H + 1 Lebaran Idulfitri 1446 hijriah, ribuan wisatawan pengunjung serbu objek wisata Pantai Minajaya di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meskipun sejak pagi hujan mengguyur wilayah Pajampangan, namun antrian kendaraan yang masuk ke kawasan Pantai Minajaya terus berdatangan, bahkan di pertigaan Kampung Cibungur, sempat terjadi kemacetan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pantauan lingkarpena.id dilapangan, sekira pukul 12.15 WIB, hampir semua gazebo yang terdapat di sepanjang pesisir Minajaya dipenuhi pengunjung. Dan mayoritas pengunjung yang datang umumnya dari luar kota. Ini dilihat dari kendaraan yang terparkir umumnya di dominasi kendaraan plat B.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wawan (45) tahun, seorang pengunjung asal Bogor mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk berlibur di Pantai Minajaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami sekeluarga setiap tahun selalu ke sini. Pantai Minajaya ini tetap jadi pilihan karena pantainya eksotis dan cocok untuk liburan keluarga. Apalagi sekarang ramai soal adanya pembangunan tambak udang di sisi, kami jadi penasaran ingin melihat lahan tambak itu,” ujar Wawan, Selasa (1/4/2025).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, S.Pd, menuturkan bahwa untuk pengamanan libur lebaran di titik vital termasuk objek wisata Pantai Minajaya pihaknya telah menempatkan personel di Pos Pam Minajaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah selama ini kondusif, dan mudah mudahan kondisi itu seterusnya. Untuk pengamanan libur lebaran kami menurunkan personel yang siaga di Pos Pam di Pantai Minajaya,&#8221; ujar Iptu Ade.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam kesempatan itu Kapolsek Surade menghimbau kepada pengunjung untuk menjaga ketertiban dan kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kami mohon pengunjung untuk bisa menjaga ketertiban, dan jangan lupa menjaga pula kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, yang dihubungi lingkar pena.id melalui ponselnya mengungkapkan, bahwa terjadinya serbuan pengunjung ke beberapa objek wisata di Kabupaten Sukabumi merupakan momen yang ditunggu tunggu masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Masyakat memang sudah menunggu masa liburan ini.. sambil mudik dan menikmati alam sukabumi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sendi pun mengapresiasi adanya kesepakatan warga pedagang dan HNSI Minajaya untuk menerapkan harga yang wajar dan layak di Minajaya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&#8220;Iya kemaren telah di musyawarahkan dan masyarakat bersama HNSI Minajaya bersepakat membantu terjadinya ekosistem pariwisata yang kondusif, salah satunya dengan menetapkan harga yg wajar dan layak,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/h1-lebaran-idulfitri-wisatawan-serbu-pantai-minajaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
