LINGKARPENA.ID | Setelah sempat melonjak tajam menjelang dan pada Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, saat ini harga sejumlah Bahan pokok dan penting (Bapokting) di Wilayah Pajampangan, Sukabumi Selatan, berangsur turun. Kondisi ini terpantau berdasarkan laporan dari UPTD Pasar Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (11/4/2025).
Harga sejumlah Bapokting mengalami penurunan seperti, daging ayam, berbagai jenis cabai, dan daging sapi. Penurunan ini disambut positif oleh para konsumen, meski para pedagang mengaku pasokan dari petani dan distributor belum sepenuhnya kembali normal.
“Harga daging ayam segar yang sebelumnya sempat menyentuh Rp 45.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 40.000 per kilogram. Sementara itu, berbagai jenis cabai menunjukkan penurunan yang cukup signifikan,”kata
Ruli Pasrah, Petugas Pencatat Harga Unit Pelayanan Teknis Pasar Rakyat Surade Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Sukabumi.
Dijelaskan Ruli, pada momentum lebaran tahun ini daya beli masyarakat tidak terlalu tinggi dibandingkan lebaran tahun sebelumnya. “Sehingga tidak berimbas kepada gejolak harga bahan kebutuhan pokok di pasaran,” ujarnya.
Sementara itu kata Usup, salah satu pedagang sayur di pasar rakyat Jampangkulon menyebutkan bahwa penurunan harga ini sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. Namun, ia juga menekankan bahwa pasokan barang belum sepenuhnya lancar karena sebagian masih libur lebaran.
“Kalau kemarin-kemarin pasokan hampir tidak ada, karena masih banyak yang libur. Sekarang sudah mulai ada sedikit-sedikit yang kirim barang lagi, jadi harga juga mulai berangsur turun,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa para pedagang berharap dalam beberapa minggu ke depan pasokan Bapokting bisa kembali normal, agar harga semakin stabil dan pembeli tidak merasa terbebani.
Sumarni selaku pembeli juga mengaku senang, karena akhirnya bisa belanja lebih leluasa dan banyak untuk berjualan ayam geprek. Harga bawang merah dan bawang putih serta daging Ayam relatif stabil
“Alhamdulillah sekarang harga cabai rawit, dan daging Ayam udah mulai turun, harga ayam potong kini Rp 25 ribu. Soalnya kemarin sempat mikir dua kali mau beli. Sekarang lumayan lah, udah mulai bisa beli lagi buat jualan ayam geprek,” ungkapnya.
Namun, warga tetap berharap pemerintah terus memantau kestabilan harga di pasar agar tidak ada lonjakan tiba-tiba yang merugikan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
Daftar Harga sembako :
1. Beras / Kg :
a. Beras Premium Rp 14.000
b. Beras Medium Rp 13.000
2. Gula / Kg :
a. Gula pasir Rp 17.000
b. Gula merah Aren Rp 20.000
3. Minyak goreng kemasan/Ltr :
a. Bimoli Rp 22.000
b. Fortune Rp 20.000
c. Sania Rp 21.000
d. Minyak kita Rp.18.000
4. Minyak Curah/kg Rp 20.000
5. Daging / Kg :
a. Daging sapi paha Rp 140.000
b. Daging Ayam Rp 40.000
6. Telur Ayam ras Rp 28.000
7. Susu :
a. Merk bendera/Klg Rp 12.500
b. Merk Dancow/box Rp 55.000
c. Merk SGM/bok Rp 45.000
8. Jagung / Kg :
a. Pipilan Kering Pop Corn Rp 21.000
b. Pipilan pakan Rp. 12.000
c. manis Rp. 8.000
9. Garam :
a. Bata/buah Rp 600
b. Halus 250 gr / bks Rp 2000
10. Ikan / Kg :
a. Ikan kembung Rp.35.000
b. Ikan mas Rp. 35.000
c. Ikan Nila Rp. 38.000
11. Tepung / Kg :
a. Segitiga biru Rp.13.500
b. Cakra kembar Rp.16.000
12. Indomie rasa kari ayam/bks Rp 3000
13. Cabe / Kg :
a. Cabe merah keriting Rp 60.000
b. Cabe merah besar Rp 80.000
c. Cabe rawit hijau Rp 40.000
d. Cabe rawit merah 90.000
14. Bawang / Kg :
a. Bawang merah Rp 50.000
b. Bawang putih 50.000
c. Bawang Bombai Rp 40.000
15. Kacang – Kacangan / Kg :
a. Kacang tanah Rp. 30.000
b. Kacang hijau Rp. 25.000
16. Umbi – umbian / Kg :
a. Ketela pohon Rp 3.000
b. Ubi jalar Rp 7.000
c. Kentang Rp 23.000
17. Buah – buahan / Kg :
a. Jeruk Rp.18.000
b. Pisang Ambon Rp. 5.000
c. Pisang Bangka Rp. 6.000
18. Tahu / bks Rp. 4.000
19. Tempe / bks Rp.4.000
20. Mentega / Kg Rp. 28.500
21. Gas LPG 3 Kg Rp 24.000






