Pengukuhan Komite Ekonomi Kreatif Sukabumi 2026–2030, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Daerah

Prosesi pengukuhan Komite ekonomi kreatif Sukabumi tahun masa bakti 2026-2030, Selasa (12/5).[Foto:Istimewa]

LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi mengukuhkan Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) periode 2026–2030 sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Kegiatan tersebut digelar di Bumi Mandiri Center (BMC), Kadudampit, Selasa (12/5/2026).

 

Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk membangun kolaborasi lintas sektor, mulai dari pelaku kreatif, komunitas, UMKM, media, akademisi, hingga unsur pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:  Tok! Bazar Ramadan Resmi Ditutup, Yani Jatnika Marwan: 40 Produk UMKM Kab Sukabumi Laris Penjualannya

 

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, didampingi Sekretaris Daerah, Ade Suryaman, serta jajaran pejabat Eselon II dan tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menegaskan pentingnya kolaborasi sebagai kunci utama dalam pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

 

“Ekonomi kreatif harus menjadi kekuatan baru bagi Sukabumi. Melalui kolaborasi yang solid, kita bisa mendorong lahirnya inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Asep Japar.

Baca juga:  Ponpes Al Barokah Sagaranten Sukabumi Produksi Gula Aren Semut

 

Menurutnya, ekonomi kreatif tidak hanya sebatas tren, melainkan masa depan yang dibangun dari ide, kreativitas, budaya, serta inovasi generasi daerah. Oleh karena itu, kehadiran Komite Ekraf diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memperluas peluang usaha, memperkuat jejaring, serta meningkatkan daya saing daerah.

 

Dengan semangat Sukabumi Mubarakah, pemerintah daerah optimistis sektor ekonomi kreatif akan terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga:  Bazar Ramadhan Hasilkan Omset 300 Juta Selama Dua Pekan

 

Pengukuhan Komite Ekraf ini sekaligus menjadi titik awal bagi langkah-langkah strategis dalam membangun Sukabumi yang lebih inovatif, unggul, dan berdaya saing di masa mendatang.

Pos terkait