<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RSU Hermina &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/rsu-hermina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 15:20:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>RSU Hermina &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Korban Laka Cireunghas Meninggal di RS Hermina Usai 4 Hari Melawan Luka</title>
		<link>https://lingkarpena.id/korban-laka-cireunghas-meninggal-di-rs-hermina-usai-4-hari-melawan-luka/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/korban-laka-cireunghas-meninggal-di-rs-hermina-usai-4-hari-melawan-luka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 15:19:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[4 Hari Dirawat]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Cirenghas]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[RSU Hermina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=63515</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/korban-laka-cireunghas-meninggal-di-rs-hermina-usai-4-hari-melawan-luka/" title="Korban Laka Cireunghas Meninggal di RS Hermina Usai 4 Hari Melawan Luka" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Dini hari yang sunyi di Selasa (17/3/2026) menjadi penutup perjuangan panjang Nazla Arianti. Setelah empat hari bertahan dalam perawatan intensif, perempuan itu akhirnya mengembuskan napas terakhir di RSU Hermina Sukabumi, sekitar pukul 00.30 WIB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kabar duka tersebut menyisakan pilu, terutama bagi keluarga yang sejak awal berharap keajaiban datang. Nazla adalah korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kampung Gandasoli, Desa Cirumput, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat pagi (13/3/2026).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Humas RSU Hermina Sukabumi, Irma Angelina, membenarkan wafatnya korban.</p>
<p>“Betul, pasien meninggal dunia dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB,” ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Selama menjalani perawatan, kondisi Nazla memang kritis. Ia mengalami cedera berat di sejumlah bagian tubuh. Luka paling serius terjadi pada paru-paru yang berdampak langsung pada sistem pernapasannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pasien mengalami multiple trauma dan gagal napas berat akibat trauma paru,” jelas Irma.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tim medis, lanjutnya, telah berupaya maksimal untuk menyelamatkan nyawa korban. Berbagai tindakan medis dilakukan, termasuk pemasangan ventilator untuk membantu pernapasan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Penanganan sudah dilakukan sesuai prosedur, termasuk penggunaan alat bantu napas,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa yang merenggut nyawa Nazla bermula dari perjalanan sederhana bersama sang suami, Agung Dwi Putra. Pagi itu, sekitar pukul 09.34 WIB, keduanya melaju menggunakan sepeda motor Yamaha Lexi dari arah Gandasoli menuju Sukaraja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari arah belakang, sebuah angkutan kota jenis Mitsubishi Colt yang dikemudikan pria berinisial KW (64) menabrak kendaraan mereka. Benturan keras membuat Nazla terjatuh ke jalan, sebelum akhirnya terlindas kendaraan tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Luka parah yang dideritanya menjadi awal dari perjuangan panjang di ruang perawatan intensif—sebuah pertarungan yang akhirnya tak mampu ia menangkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah kabar duka itu, kondisi sang suami justru berangsur membaik. Ia telah diperbolehkan pulang lebih dulu setelah menjalani perawatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kondisi suaminya sudah membaik dan sudah pulang kemarin,” ungkap Irma.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kini, kisah Nazla Arianti menjadi pengingat getir tentang rapuhnya keselamatan di jalan raya. Sebuah perjalanan singkat yang seharusnya biasa saja, berubah menjadi peristiwa yang meninggalkan luka mendalam bagi orang-orang yang ditinggalkan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/korban-laka-cireunghas-meninggal-di-rs-hermina-usai-4-hari-melawan-luka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Sukabumi Apresiasi RSU Hermina Atas Pencapaian Penanganan Penyakit Stroke</title>
		<link>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-apresiasi-rsu-hermina-atas-pencapaian-penanganan-penyakit-stroke/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-apresiasi-rsu-hermina-atas-pencapaian-penanganan-penyakit-stroke/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 15:07:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pencapaian Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[RSU Hermina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=50251</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-apresiasi-rsu-hermina-atas-pencapaian-penanganan-penyakit-stroke/" title="Bupati Sukabumi Apresiasi RSU Hermina Atas Pencapaian Penanganan Penyakit Stroke" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi capaian yang diraih Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina berkaitan penanganan stroke oleh rumah sakit swasta yang berlokasi di Kecamatan Sukaraja tersebut</p>
<p>Atas capaiannya itu, RSU Hermina mendapatkan World Stroke Organization (WSO) Award kategori diamond. Di mana, diamond merupakan kategori tertinggi dalam penghargaan tersebut.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung perwakilan Angels Initiative Indonesia di RSU Hermina Sukabumi, Selasa, 18 Maret 2025.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar mengatakan, penghargaan ini akan berdampak positif bagi Kabupaten Sukabumi. Bahkan bisa menjadkan Hermina sebagai rumah sakit rujukan stroke di Sukabumi dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Rumah Sakit Hermina ini bisa menjadi satu-satunya yang memiliki kualitas penanganan stroke terbaik di Sukabumi dan Cianjur,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Oleh karena itu, dirinya mendorong rumah sakit tersebut dapat terus meningkatkan fasilitas penunjangnya demi membantu angka harapan hidup pasien yang terkena stroke.</p>
<p>&#8220;Dengan fasilitas dan layanan yang terus ditingkatkan, bisa menjadikan Rumah Sakit Hermina sebagai rujukan penanganan stroke,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, kabar baik tersebut harus diketahui masyarakat luas. Sehingga, pasien penderita stroke tidak langsung dibawa ke rumah sakit yang jauh.</p>
<p>&#8220;Penderita stroke harus mendapatkan penanganan yang cepat. Rumah sakit yang dekat, salah satunya di sini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu. Direktur RSU Hermina Sukabumi Hendy Kurniawan mengatakan, rumah sakit yang dipimpinnya memang fokus terhadap penanganan stroke. Hal itu untuk memperbaiki tarap hidup masyarakat.</p>
<p>&#8220;Tujuan utama kami, ingin memperbaiki tarap hidup masyarakat. Hermina siap dan mumpuni melakukannya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Berkaitan capaian penghargaan tersebut, dirinya pun berterima kasih kepada semua jajaran. Hal itu menurutnya, berkat peran serta semua jajaran.</p>
<p>&#8220;Semua ini tidak mungkin terlaksana tanpa peran serta dokter dan dokter spesialis,&#8221; pungkasnya</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/bupati-sukabumi-apresiasi-rsu-hermina-atas-pencapaian-penanganan-penyakit-stroke/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
