<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sekolah tatap muka &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/sekolah-tatap-muka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Jan 2021 03:44:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>sekolah tatap muka &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jumlah Positif Covid-19 Tinggi, Pemkot Sukabumi Batalkan Sekolah Tatap Muka</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jumlah-positif-covid-19-tinggi-pemkot-sukabumi-batalkan-sekolah-tatap-muka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Samsun Ramlie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 03:44:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[dibatalkan]]></category>
		<category><![CDATA[positif covid bertambah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tatap muka]]></category>
		<category><![CDATA[Zona orange]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=3885</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jumlah-positif-covid-19-tinggi-pemkot-sukabumi-batalkan-sekolah-tatap-muka/" title="Jumlah Positif Covid-19 Tinggi, Pemkot Sukabumi Batalkan Sekolah Tatap Muka" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Lingkarpena.id, SUKABUMI</strong> &#8211; Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sukabumi membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sejumlah sekolah tingkat SD, SMA dan SMK membatalkan tatap muka.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menegaskan, kami tetap akan memperkuat penerapan 3M di kalangan masyarakat. Kebijakan itu merupakan bentuk antisipasi agar tidak menimbulkan klaster baru di lingkungan pendidikan.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Kami akan memberikan edukasi, sosialisasi terus dan akan dilakukan bersama forkopimda termasuk juga untuk sementara waktu pendidikan tatap muka belum akan dilaksanakan di wilayah Kota Sukabumi,&#8221; kata Fahmi kepada awak media.</span></p>
<p><span style="font-size: 16px;"><strong>BACA JUGA: <a title="Zona Orange, Pemkot Sukabumi Tutup Lapang Merdeka dan Alun-Alun Digital" href="https://lingkarpena.id/2020/11/28/zona-orange-pemkot-sukabumi-tutup-lapang-merdeka-dan-alun-alun-digital/">Zona Orange, Pemkot Sukabumi Tutup Lapang Merdeka dan Alun-Alun Digital</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Fahmi menambahkan, ia akan memberikan sanksi yang tegas kepada sekolah negeri maupun swasta, apabila tetap melakukan kegiatan belajar mengajar di Kota Sukabumi.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Ada beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan kami, yaitu pertama angka kematian yang lebih tinggi dari rata-rata Nasional, kedua angka kesembuhan jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata Nasional, kemudian juga positif di Kota Sukabumi ini melebihi yang telah ditetapkan oleh WHO,&#8221; pungkasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 14px;">Reporter : Nuria Ariawan</span><br />
<span style="font-size: 14px;">Redaktur : Alan</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MTs Nurul Islam Kalibunder Laksanakan PTM, Ini Alasannya!</title>
		<link>https://lingkarpena.id/mts-nurul-islam-kalibunder-laksanakan-ptm-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Samsun Ramlie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 04:14:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[MTs Nurul Islam Kalibunder]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tatap muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=2990</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/mts-nurul-islam-kalibunder-laksanakan-ptm-ini-alasannya/" title="MTs Nurul Islam Kalibunder Laksanakan PTM, Ini Alasannya!" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Lingkarpena.id, SUKABUMI</strong> &#8211; Pendidikan Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Islam, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Kegiatan PTM dilaksanakan sejak November 2020 lalu.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">PTM ini dilaksanakan karena desakan jelang pelaksanaan UAS (Ujian Akhir Semester) yang akan dilaksanakan pada 13 Desember bulan ini,&#8221; kata Guru PKN Solihin kepada <em>Lingkarpena.id</em>.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Solihin menjelaskan, dilaksanakannya PTM secara tatap muka ini agar sekolah lebih memantapkan penyampaian materi kepada siswa. Sebab, jika dilakukan secara daring itu tidak mungkin, khusus untuk sekolah MTS ini, karena berbagai kendala.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Baca juga: <a title="Sekolah Tatap Muka Masih Tunggu Restu Disdik" href="https://lingkarpena.id/2020/11/06/sekolah-tatap-muka-masih-tunggu-restu-disdik/">Sekolah Tatap Muka Masih Tunggu Restu Disdik</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Baca juga: <a title="Padepokan Mundingwangi Surade Adakan Sekolah Warga Gratis" href="https://lingkarpena.id/2020/10/22/padepokan-mundingwangi-surade-adakan-sekolah-warga-gratis/">Padepokan Mundingwangi Surade Adakan Sekolah Warga Gratis</a></strong></span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Pelaksanaan sekolah secara tatap muka di MTs Nirul Islam ini sudah mendapatkan dukungan 100 persen dari wali murid. Ruang kelas VIII pun dibuat menjadi 3 shift, satu shiftnya 8 hingga 9 siswa dimulai pukul 7.30 WIB sampai 10.00 WIB. Jadi maksimalnya belajar secara langsung ini kita cuma 1,5 jam saja,&#8221; kata Solihin.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Lanjut Solihin, kendala tidak terus dilakukannya belajar secara daring, karena beberapa faktor. Satu diantaranya yaitu </span><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">siswa tidak semua memiliki fasilitas untuk belajar sesuai harapan pemerintah. Mereka para siswa harus punya handphone android dan perlu diketahui di daerah juga susah signal alias blank spot.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Kita sudah coba belajar secara daring, hasilnya tidak maksimal. Ini di daerah, faktor signal dan ketidak mampu sebagian orang tua untuk memberikan fasilitas belajar pada anaknya juga jadi pertimbangan kami para guru,&#8221; jelasnya.</span></p>
<p><strong>Baca juga: <a title="KSWN Kunjungi SW Baleriung Mandalawangi Sukabumi, Ini yang Dibahas!" href="https://lingkarpena.id/2020/11/21/kswn-kunjungi-sw-baleriung-mandalawangi-sukabumi-ini-yang-dibahas/">KSWN Kunjungi SW Baleriung Mandalawangi Sukabumi, Ini yang Dibahas!</a></strong></p>
<p><strong>Baca juga: <a title="Bikin Stres, Ketua Komisi X Minta Kurikulum 2013 Tak Dipakai" href="https://lingkarpena.id/2020/11/03/bikin-stres-ketua-komisi-x-minta-kurikulum-2013-tak-dipakai/">Bikin Stres, Ketua Komisi X Minta Kurikulum 2013 Tak Dipakai</a></strong></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Dengan adanya intruksi Menetri Pendidikan dan Kebudayaan, tambah dia, jelas menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di daerah.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Senang sekali dengar info dari Pak Menteri itu. Kami sudah kangen ketemu dengan siswa, belajar bersama. Ya walau bagaimanapun belajar secara daring hasilnya tidak efektif,&#8221; terangnya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Sementata itu, Lia Yuliantika kelas 8A, mengaku tidak takut belajar secara tatap muka, karen disekolahnya aman dan selalu mematuhi protokol kesehatan melalui M3.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Kalau belajar secara daring jaringan eror, Hp tidak punya, kuota mahal akhirnya tidak belajar. Sudah, diizinkan untuk mengikuti sekolah tatap muka ini sama orang tua kami,&#8221; singkatnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 14px;">Reporter : Wafik Hidayat</span><br />
<span style="font-size: 14px;">Redaktur : Garis Nurbogarullah</span></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Sekolah Tatap Muka, Puskesmas Gunungguruh Sasar 19 SD</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jelang-sekolah-tatap-muka-puskesmas-gunungguruh-sasar-19-sd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Samsun Ramlie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2020 07:10:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Guruh]]></category>
		<category><![CDATA[Protokol Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tatap muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=1188</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jelang-sekolah-tatap-muka-puskesmas-gunungguruh-sasar-19-sd/" title="Jelang Sekolah Tatap Muka, Puskesmas Gunungguruh Sasar 19 SD" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;"><strong>Lingkarpena.id, SUKABUMI</strong> &#8211; Menghadapi pembelajaran tatap muka di sekolah dalam waktu dekat ini, Puskesmas Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi akan melakukan pengecekan langsung ke sekolah. T</span><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">erdapat 19 Sekolah Dasar (SD) yang akan didatangi untuk memastikan kesiapan belajar tatap muka sesuai protokol kesehatan.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Kepala Puskesmas Gunungguruh, Dedi Setiadi mengatakan, timnya akan melakukan pengecekan kepada 19 Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Gunungguruh. Pengecekan sebagai bahan rekomendasi sekolah mana yang sudah layak dan memenuhi syarat sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Kita akan melakukan pengecekan kepada Sekolah Dasar terlebih dahulu, untuk memastikan adanya fasilitas atau sarana prasarana protokol kesehatan di masing-masing sekolah,&#8221; kata Dedi kepada <em>Lingkarpena.id</em>, Rabu (9/9/2020).</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Sebagai salah satu penanggungjawab Satgas Covid-19 Kecamatan Gunungguruh, ia harus memastikan bahwa sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka sudah memenuhi syarat dalam menerapkan prosedur protokol kesehatan.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka, kata dia, sekolah harus melengkapi sarana dan prasarana protokol kesehatan Covid-19. Juga harus menerapkan aktivitas sesuai prosedur kesehatan yang dianjurkan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Berkenaan dengan kesiapan sekolah menerapkan prosedur protokol kesehatan pada saat proses kegiatan belajar mengajar, kami akan merekomendasikan kepada dinas pendidikan, bahwa sekolah tersebut layak melaksanakan pembelajaran tatap muka,&#8221; tuturnya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Selain itu, lanjut Dedi, sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka guru wajib mengikuti test swab terlebih dahulu. Untuk memastikan pada saat mengajar di dalam kelas tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">Diketahui, proses pembelajaran tatap muka di sekolah hanya diizinkan kepada lembaga pendidikan yang berada di zona hijau. Selain itu juga harus memenuhi syarat sesuai standar protokol kesehatan Covid-19 yang ditentukan oleh pemerintah.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif; font-size: 16px;">&#8220;Informasi dari dinas pendidikan ingin dilaksanakan pembelajaran tatap muka secepatnya. Kita akan melakukan test swab untuk guru sekolah dasar di Kecamatan Gunungguruh mulai pekan depan,&#8221; pungkasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 14px;">Reporter : Samsun </span><br />
<span style="font-size: 14px;">Redaktur : Alan Kencana </span></p>
<p>https://www.instagram.com/p/CE6FKEfFWlN/?igshid=uo0wyqd1ic9u</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Sekolah Tatap Muka, Ruang Guru di SDN Bojong Ambruk</title>
		<link>https://lingkarpena.id/jelang-sekolah-tatap-muka-ruang-guru-di-sdn-bojong-ambruk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Samsun Ramlie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2020 04:11:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[belajar daring]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Cicadas]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Cisolok]]></category>
		<category><![CDATA[luring]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Bojong]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tatap muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=868</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/jelang-sekolah-tatap-muka-ruang-guru-di-sdn-bojong-ambruk/" title="Jelang Sekolah Tatap Muka, Ruang Guru di SDN Bojong Ambruk" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;"><strong>Lingkarpena.id, SUKABUMI</strong> &#8211; Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bojong, Sri Esih Wahyuningsih, meminta bantuan dari pemerintah daerah agar segera membangun kembali ruang guru yang ambruk beberapa waktu lalu.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">Sri menjelaskan ruang guru sekaligus perpustakaan di SDN Bojong, Kampung Bojong RT01 RW02, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi ini ambruk pada Kamis (21/5/2020) lalu sekitar pukul 03.00 WIB. Sehingga terpaksa ruang guru menggunakan salah satu kelas yang ada.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">&#8220;Satu ruangan yang ambruk itu merupakan ruang guru merangkap kantor, sekaligus perpustakaan, saat ini bangunan tersebut sudah rata dengan tanah,&#8221; ungkap Sri kepada <em>Lingkarpena.id</em>, Jumat (28/08/2020).</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">Ia menjelaskan, awalnya ruang guru tersebut hanya atapnya saja rusak parah di beberapa bagian dan berpotensi roboh. Maka dari itu pihaknya berinisiatif merobohkan ruang guru tersebut karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">&#8220;Karena takut roboh dan berpotensi menimbulkan korban, maka pihak sekolah dibantu warga berinisiatif meratakan bagunan tersebut,&#8221; imbuhnya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">Selama ini dari pihak pemerintah, sambung Sri, yang datang hanya dari pemerintah Desa Cicadas serta pengawas sekolah sebagai perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdik). Sehingga sekolah hanya dapat berkoordinasi dengan pihak tersebut terkait ruang guru yang ambruk ini.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">&#8220;Setelah berkoordinasi dengan pengawas sekolah, saya menerima informasi bahwa ruangan yang ambruk itu akan di segera dibangun menggunakan anggaran perubahan tahun ini,&#8221; tukasnya.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">Ia berharap, pembangunan ruang guru tersebut dapat segera direalisasikan, pasalnya kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka rencananya akan dilaksanakan awal September 2020 ini.</span></p>
<p><span style="font-family: 'book antiqua', palatino, serif;">&#8220;Kami juga telah berkoordinasi dengan warga membuat saung untuk menyimpan mebeler ruang guru, karena kelas akan segera disiapkan untuk tatap muka. Hal itu agar tidak mengganggu proses KBM tatap muka nanti,&#8221; tandasnya.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Reporter : Wafik Hidayat<br />
Redaktur : Garis Nurbogarullah</p>
<p>https://www.instagram.com/p/CEdqzTLFbNK/?igshid=v96bwzs78v78</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
