<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tertimbun Longsor &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<atom:link href="https://lingkarpena.id/tag/tertimbun-longsor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<description>Portal Berita Terpercaya Sumber Literasi Anak Bangsa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Apr 2026 15:38:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://lingkarpena.id/wp-content/uploads/2021/12/cropped-ICON-32x32.png</url>
	<title>Tertimbun Longsor &#8211; LINGKAR PENA</title>
	<link>https://lingkarpena.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Sukalarang Tertimbun Longsor, BPBD Imbau Masyarakat Waspada</title>
		<link>https://lingkarpena.id/warga-sukalarang-tertimbun-longsor-bpbd-imbau-masyarakat-waspada/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/warga-sukalarang-tertimbun-longsor-bpbd-imbau-masyarakat-waspada/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 15:38:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukalarang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Tertimbun Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=64615</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/warga-sukalarang-tertimbun-longsor-bpbd-imbau-masyarakat-waspada/" title="Warga Sukalarang Tertimbun Longsor, BPBD Imbau Masyarakat Waspada" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukalarang pada Kamis (16/4/2026) sore menyisakan duka mendalam. Tebing setinggi delapan meter dengan panjang sekitar 10 meter di Kampung Griya Sukamaju, RT 01 RW 02, Desa Sukamaju, longsor dan menimpa permukiman warga.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu mengakibatkan satu unit rumah mengalami kerusakan berat. Sementara satu warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran tanah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Korban diketahui bernama Afni Nopianti (30), seorang perempuan yang saat kejadian berada di dalam rumah. Selain korban jiwa, satu kepala keluarga dengan dua jiwa lainnya juga dilaporkan terdampak dan terpaksa mengungsi demi keselamatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Suasana di lokasi kejadian masih menyisakan kepanikan. Tanah yang labil dan material longsoran yang belum sepenuhnya dievakuasi membuat warga sekitar diliputi kekhawatiran, terutama jika hujan kembali turun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Koordinator Lapangan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan bahwa longsor dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut dalam waktu cukup lama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Curah hujan tinggi menyebabkan struktur tanah menjadi labil hingga akhirnya terjadi longsor yang menimpa rumah warga. Saat ini tim gabungan sudah melakukan asesmen, evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan aparat setempat,” ujar Daeng.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ia menambahkan, unsur gabungan yang terdiri dari P2BK, Pol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Tagana telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi korban dan pembersihan material longsoran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Namun demikian, proses evakuasi masih menghadapi kendala karena sebagian material longsor masih menumpuk dan membutuhkan penanganan lebih lanjut dengan peralatan yang memadai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi. Jika terdapat retakan tanah atau tanda-tanda longsor, segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi berupa material bangunan untuk perbaikan rumah warga yang terdampak, serta dukungan logistik bagi warga yang mengungsi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihak BPBD juga merekomendasikan agar segera dibuatkan berita acara kejadian sebagai dasar pengajuan bantuan, sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam upaya penanganan lanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah duka yang menyelimuti, semangat gotong royong warga mulai terlihat. Sejumlah warga bersama petugas bahu-membahu membantu proses pembersihan, berharap kondisi segera pulih dan kehidupan kembali berjalan seperti sediakala.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/warga-sukalarang-tertimbun-longsor-bpbd-imbau-masyarakat-waspada/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Longsor di Sukabumi Timbun Dua Rumah, 1 Orang Meninggal Dunia</title>
		<link>https://lingkarpena.id/longsor-di-sukabumi-timbun-dua-rumah-1-orang-meninggal-dunia/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/longsor-di-sukabumi-timbun-dua-rumah-1-orang-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 04:56:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bojonggenteng]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Tertimbun Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=54304</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/longsor-di-sukabumi-timbun-dua-rumah-1-orang-meninggal-dunia/" title="Longsor di Sukabumi Timbun Dua Rumah, 1 Orang Meninggal Dunia" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LINGKARPENA.ID |</strong> Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Bojonggengeng, Kabupaten Sukabumi pada Rabu, 9 Juli 2025 memicu terjadinya bencana alam longsor di dua lokasi. Longsor terjadi di Kampung Bojonggenteng RT 02/01 dan di Kampung Babakan RT 17/06, Desa/Kecamatan Bojonggengeng, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian tersebut dua unit rumah warga tertimbun.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Longsor terjadi di dua lokasi, yaitu Kampung Babakan dan Kampung Bojonggenteng. Dua unit rumah warga tertimbun dan satu orang anak meninggal dunia,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Akibatnya Rumah milik Yuyu (45) di Kampung Bojonggenteng RT 02/01, tertimbun longsor dan mengakibatkan anaknya, Ugi (15) tertimbun material longsoran. Saat ditemukan korban dalam kondisi tak sadarkan diri. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit Bebita Pakuwon.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara rumah yang tertimbun di Kampung Babakan RT 17/06, milik Ita (51) menyebabkan seorang anak bernama Ibrahim (15) meninggal dunia dilokasi dan Said (8) mengalami sesak napas, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penangan medis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pihak BPBD telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan darurat serta evakuasi lanjutan di lokasi kejadian.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/longsor-di-sukabumi-timbun-dua-rumah-1-orang-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1 Warga Sukabumi Tertimbun Longsor, 63 Kepala Keluarga Diungsikan</title>
		<link>https://lingkarpena.id/1-warga-sukabumi-tertimbun-longsor-63-kepala-keluarga-diungsikan/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/1-warga-sukabumi-tertimbun-longsor-63-kepala-keluarga-diungsikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 13:39:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Karangjaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gegerbitung]]></category>
		<category><![CDATA[Pergerakan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Puluhan KK Diungsikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tertimbun Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=46604</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/1-warga-sukabumi-tertimbun-longsor-63-kepala-keluarga-diungsikan/" title="1 Warga Sukabumi Tertimbun Longsor, 63 Kepala Keluarga Diungsikan" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Satu warga Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi tertimbun longsoran tanah pada Rabu, 4 Desember 2024.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras sekitar pukul 09:00 wib. Kejadian itu menimpa warga Gunung Baen RT 17/06 Desa Karangjaya Kecamatan Gegerbitung, Sukabumi Jawa Barat.</p>
<p>Korban merupakan atas nama Ibu Emah usia 50 tahun. Di lokasi tersebut terdapat beberapa rumah yang terdampak bencana longsor seperti Villa, Warung, Fasilitas Umum turut terdampak.</p>
<p>Petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Gegerbitung Ofieq menjelaskan, informasi berawal dari warga sekitar yang memberi laporan terdapat bencana longsor di Kampung Gunung Baen dan menimpa rumah warga.</p>
<p>&#8220;Kami bersama Forkopimcam langsung meninjau lokasi. Benar rumah milih Bu Emah tertimbun longsor. Kami sudah berupaya evakuasi, namun mengingat cuaca dan di lokasi masih terjadi pergerakan tanah. Jadi evakuasi kami hentikan sementara,&#8221; ujar Ofieq kepada Lingkar Pena, Rabu (4/12) malam.</p>
<p>Selain di Desa Karangjaya, pergeseran tanah juga terjadi di Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung tepatnya di Kedusuanan Suradita RT 17/08. Puluhan Kepala Keluarga (KK) sudah di ungikan ke tempat yang lebih aman.</p>
<p>&#8220;Ada 63 Kepala Keluarga dengan jumlah 75 jiwa kami ungsikan. Mereka saat ini mengugsi di SD darurat Suradita DesaCiengang,&#8221; sambung Ofieq.</p>
<p>Lanjut Ofieq, hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung cukup lama menyebabkan Pergerakan tanah yang mengakibatkan longsoran serta menutupi akses jalan dan pemukiman warga,</p>
<p>&#8220;Saat inis akses ke Dusun Suradita mati total. Jalan tidak bisa dilalui. Alhamdulillah di Kampung Suradita<br />
tidak ada korban luka maupun jiwa,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/1-warga-sukabumi-tertimbun-longsor-63-kepala-keluarga-diungsikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem, 1 Korban Tertimbun Longsor di Gegerbitung Sukabumi</title>
		<link>https://lingkarpena.id/cuaca-ekstrem-1-korban-tertimbun-longsor-di-gegerbitung-sukabumi/</link>
					<comments>https://lingkarpena.id/cuaca-ekstrem-1-korban-tertimbun-longsor-di-gegerbitung-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akoy Khoerudin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 12:48:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kab Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Karangjaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gegerbitung Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tertimbun Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lingkarpena.id/?p=46600</guid>

					<description><![CDATA[ <a class="read-more" href="https://lingkarpena.id/cuaca-ekstrem-1-korban-tertimbun-longsor-di-gegerbitung-sukabumi/" title="Cuaca Ekstrem, 1 Korban Tertimbun Longsor di Gegerbitung Sukabumi" itemprop="url">Baca berita</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">LINGKARPENA.ID</span> |</strong> Cuaca Ekstrem yang terjadi beberapa hari ini di wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya menyebabkan bencana alam banjir dan longsor terjadi dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>Seperti yang terjadi di Kecamatan Gegerbitung, longsor terjadi di Kampung Gunung Baen RT/17/06 Desa Karang Jaya dan menyebabkan bencana bagi beberapa tempat tinggal.</p>
<p>Bencana longsor yang terjadi pada Rabu 4 Desember 2024 sekitar pukul 09:00 wib ini berdampak pada beberapa Rumah tinggal warga. Tempat yang terdampak seperti  Warung, Villa, Fasilitas Umum. Bahkan 1 korban dikabarkan tertimbun material longsoran.</p>
<p>Selain itu bencana longsor juga menyebabkan terputusnya akses transfortasi jalan Desa di lokasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Betul, kejadian ini  A1. Korban atas nama Ibu Emah (50) Tahun, warga Gunng Baen, Desa Karangjaya, tertimbun longsoran tanah,&#8221; ujar Ofieq P2BK Gegerbitung, saat dihubungi Lingkar Pena, Rabu malam.</p>
<p>Menurut Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan P2BK Gegerbitung ini menjelaskan, evakuasi pencarian korban sementara dihentikan mengingat cuaca dan pergeseran tanah semakin meluas.</p>
<p>Atas kejadian tersebut P2BK sudah melakukan koordinasi bersama Forkopimcam Kecamatan Gegerbitung, Pemdes Karangjaya , TNI, Polri, BPBD Basarnas, PMI, Tagana, Potensi Sar, Relawan, pengurus lingkungan Kadus, Rw, Rt dan relawan Warga.</p>
<p>&#8220;Iya, pencarian korban kami hentikan mengingat material longsoran masih terus terjadi dan dihawatirkan turun lagi. Pergarakan tanah masih meluas karena hujan masih turun,&#8221; kata Ofieq menambahkan.</p>
<p>Korban yang terdampak pada bencana longsor di Gunung Baen, Desa Karangjaya Kecamatan Gegerbitung sebanyak 4 Kepala Keluarga dengan jumlah 12 Jiwa.</p>
<p>&#8220;Korban yang tertimbun kami memastikan sudah meninggal dunia. Tapi keajaiban milik Allah. Kemugkinan evakuasi dilanjutkan besok,&#8221; tandas Petugas BPBD Kecamatan Gegerbitung ini.</p>
<p>Pihak Forkopimcam juga menghimbau warga masyarakat untuk selalu waspada mengingat cuaca ekstrem. Sebagian warga yang berada di lokasi sudah di ungsikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lingkarpena.id/cuaca-ekstrem-1-korban-tertimbun-longsor-di-gegerbitung-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
